News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UIB Jadi Langkah Strategis Pemerataan Pendidikan Tinggi di Bogor, Wakil Bupati hingga DPR Beri Pesan Menohok

Kehadiran Universitas Islam Bogor (UIB) di wilayah Bogor Barat mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi. Ia menilai,
Senin, 13 April 2026 - 14:18 WIB
UIB Jadi Langkah Strategis Pemerataan Pendidikan Tinggi di Bogor, Wakil Bupati hingga DPR Beri Pesan Menohok
Sumber :
  • istimewa

Bogor, tvOnenews.com - Kehadiran Universitas Islam Bogor (UIB) di wilayah Bogor Barat mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi

Ia menilai, berdirinya kampus ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ade Ruhandi, perjalanan panjang Pondok Pesantren Ummul Quro Al Islami hingga menjadi universitas bukanlah hal yang mudah. 

Ia menuturkan bahwa lembaga tersebut dirintis oleh almarhum KH Helmi Abdul Mubin, Lc, dengan penuh perjuangan dan komitmen dalam membangun pendidikan.

“Prosesnya panjang, tidak mudah. Dari pesantren hingga akhirnya hari ini menjadi Universitas Islam Bogor. Ini adalah bukti nyata dari cita-cita besar almarhum yang kini terwujud,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran keluarga besar pendiri yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam melanjutkan perjuangan tersebut. Dukungan dari keluarga dan penerus pesantren menjadi faktor penting dalam perkembangan lembaga pendidikan ini.

Lebih lanjut, Ade Ruhandi menegaskan bahwa kehadiran UIB menjadi bagian dari investasi besar di bidang sumber daya manusia. Menurutnya, pendidikan adalah salah satu investasi paling berharga yang dapat diberikan kepada generasi masa depan.

“Kalau kita hanya mewariskan hal lain, itu bisa habis. Tapi ilmu tidak akan habis. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang luar biasa,” ungkapnya.

Sebagai perwakilan pemerintah daerah, ia bersama Bupati Bogor juga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap berdirinya Universitas Islam Bogor. 

Ia berharap kampus ini mampu menjadi solusi bagi masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Barat, untuk mengakses pendidikan tinggi yang berkualitas.

Tak hanya itu, Ade Ruhandi juga mengajak masyarakat untuk lebih mendorong anak-anaknya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Saya mengajak masyarakat, khususnya di Bogor Barat, untuk mendorong anak-anaknya berkuliah. Ini penting untuk masa depan mereka dan juga untuk kemajuan daerah,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan kampus seperti UIB sangat penting dalam memperluas akses pendidikan, terutama bagi masyarakat yang selama ini terkendala jarak maupun biaya.

Ia juga menilai bahwa kontribusi Pondok Pesantren Ummul Quro Al Islami terhadap bangsa dan negara sudah sangat besar, tidak hanya dalam bidang pendidikan keagamaan, tetapi juga dalam mencetak generasi yang berdaya saing.

“Kontribusi Ummul Quro luar biasa untuk bangsa dan negara. Ini harus kita dukung bersama,” tambahnya.

Selain itu, anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Achmad Ru'yat, menilai berdirinya kampus ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendekatkan layanan publik di wilayah Bogor Barat.

Menurutnya, nama Universitas Islam Bogor (UIB) sendiri sudah mencerminkan identitas kuat sebagai lembaga pendidikan yang dekat dengan masyarakat.

“Dari namanya saja sudah sangat familiar. Ini menjadi kebanggaan dan harapan baru bagi masyarakat Bogor,” ujarnya.

Ia menambahkan, posisi UIB yang berada di wilayah Bogor Barat memiliki nilai strategis, terutama dalam mendukung rencana pemekaran wilayah. Dengan jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang mencapai sekitar 6 juta jiwa, kebutuhan akan pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan dinilai semakin mendesak.

“Kehadiran kampus di wilayah ini sangat penting untuk mendekatkan pelayanan, mempercepat pembangunan, dan memberikan akses yang lebih merata bagi masyarakat,” jelasnya.

Achmad Ru’yat juga mengungkapkan bahwa dirinya telah beberapa kali mengunjungi lokasi kampus dan berinteraksi langsung dengan mahasiswa. Ia melihat potensi besar UIB untuk berkembang, termasuk dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan.

Sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan, ia menaruh perhatian khusus pada rencana pengembangan Fakultas Kedokteran dan fakultas di bidang kesehatan di UIB.

“Mudah-mudahan ke depan bisa dioptimalkan, apalagi ada rencana pembangunan Fakultas Kedokteran dan kesehatan. Ini sangat penting agar layanan kesehatan di Bogor Barat semakin baik,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menyoroti adanya program pelayanan sosial seperti penyediaan makan bergizi gratis yang telah berjalan di lingkungan kampus. Hal ini dinilai sebagai langkah nyata kontribusi pendidikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih jauh, Achmad Ru’yat kembali menegaskan pentingnya pemekaran Bogor Barat sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan. Menurutnya, wilayah dengan jumlah penduduk besar membutuhkan pendekatan layanan yang lebih dekat dan terfokus.

“Saya sudah berkali-kali menyuarakan bahwa pemekaran Bogor Barat itu penting. Dengan jumlah penduduk yang sangat besar, perlu ada percepatan pembangunan dan pelayanan yang lebih optimal,” tegasnya.

Untuk diketahui, perjalanan Pesantren Modern Ummul Quro Al Islami menjadi Universitas Islam Bogor (UIB) menjadi contoh nyata bagaimana lembaga pendidikan berbasis pesantren mampu berkembang pesat sekaligus mendorong pemerataan pendidikan tinggi, khususnya di wilayah Bogor Barat.

Pimpinan Pesantren Modern Ummul Quro Al Islami, KH Saiful Falah menjelaskan bahwa pesantren ini didirikan pada 1993 oleh KH Helmi Abdul Mubin, Lc, dengan jumlah santri awal hanya sekitar 20 orang. 

Seiring waktu, jumlah tersebut terus meningkat hingga mencapai lebih dari 4.000 santri sebelum beliau wafat pada 2025.

“Perjuangan beliau luar biasa. Salah satu cita-citanya adalah mendirikan perguruan tinggi, dan itu terwujud pada 2016 dengan berdirinya Institut Ummul Quro Al Islami,” ujar KH Saiful Falah.

Rektor UIB, KH Syamsul Rizal menambahkan bahwa dari sisi infrastruktur, perkembangan lembaga ini juga sangat signifikan. Dari lahan awal sekitar 1.500 meter persegi, kini kawasan pesantren telah berkembang menjadi hampir 13 hektare, dengan kampus utama sekitar 3 hektare.

“Di dalamnya sudah ada berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pesantren, pendidikan dasar, hingga perguruan tinggi,” jelas KH Syamsul Rizal.

Sejak awal, pendiri memiliki visi besar untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berbasis keagamaan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan zaman. Salah satu gagasan utama yang terus diwariskan adalah pendirian Fakultas Kedokteran.

Menurut Syamsul Rizal, cita-cita tersebut berangkat dari pengalaman pendiri yang melihat langsung keterbatasan tenaga medis di daerah pelosok.

“Beliau ingin ada santri yang menjadi dokter dan bisa mengabdi ke daerah-daerah yang masih kekurangan tenaga kesehatan,” ungkap KH Syamsul Rizal.

Transformasi menjadi Universitas Islam Bogor pada 2026 menjadi langkah strategis untuk memperluas cakupan pendidikan. Dengan status universitas, UIB kini membuka peluang pengembangan program studi umum berbasis sains dan teknologi (STEM), tanpa meninggalkan kekuatan di bidang keislaman.

Saat ini, UIB telah memiliki sembilan program studi keislaman, dua program pascasarjana, serta tujuh program studi umum, termasuk administrasi kesehatan. Selain itu, yayasan juga telah memiliki fasilitas pendukung seperti klinik kesehatan dan akademi kebidanan.

“Kami targetkan dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, Fakultas Kedokteran dapat terwujud, sekaligus didukung dengan rumah sakit pendidikan,” tambah KH Syamsul Rizal.

Di sisi lain, minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi di wilayah Bogor Barat terus meningkat. Hal ini terlihat dari jumlah mahasiswa Institut Ummul Quro Al Islami yang mencapai hampir 2.000 orang, bahkan sempat dijuluki sebagai “bayi ajaib” karena pertumbuhannya yang pesat.

Meski terus berkembang, UIB tetap menjaga identitasnya sebagai lembaga berbasis pesantren. 

Program keguruan di bidang keislaman tetap dipertahankan, seperti Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Bimbingan Konseling Pendidikan Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum, UIB diharapkan mampu mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nilai keislaman yang kuat.

Lebih dari itu, kehadiran UIB menjadi harapan baru bagi pemerataan pendidikan tinggi di Kabupaten Bogor, sekaligus melanjutkan cita-cita besar pendiri: menghadirkan dokter dari kalangan santri untuk Indonesia. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kementerian Kehutanan dan IFCC Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Audit Kombinasi Sertifikasi SVLK dan IFCC/PEFC

Kementerian Kehutanan dan IFCC Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Audit Kombinasi Sertifikasi SVLK dan IFCC/PEFC

Direktorat BPPHH, Ditjen PHL, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bersama IFCC/PEFC secara resmi menandatangani PKS tentang Pengembangan Mekanisme Audit Kombinasi (Combined Audit) dan Uji Coba Audit Kombinasi Sertifikasi SVLK dengan Sertifikasi IFCC/PEFC.
Jadi Perbincangan Publik soal Komunitas Lari WNA di Canggu Diskriminasi WNI, Koster: Lagi Dikejar Polda Bali

Jadi Perbincangan Publik soal Komunitas Lari WNA di Canggu Diskriminasi WNI, Koster: Lagi Dikejar Polda Bali

Belakangan ini sebagian publik memperbincangkan terkait beredarnya kabar komunitas lari Warga Negara Asing (WNA) di Canggu lakukan diskirminasi WNI. Sontak, hal
Timnas Voli Putri Indonesia Tutup Laga Uji Coba internasional dengan Kekalahan dari Korea Selatan Straight Set 3-0

Timnas Voli Putri Indonesia Tutup Laga Uji Coba internasional dengan Kekalahan dari Korea Selatan Straight Set 3-0

Pada laga pamungkas yang digelar di GOR Jocheon, Minggu (26/7/2026), Timnas Voli Putri Indonesia menelan kekalahan dengan straight set 0-3 (19-25, 22-25, 16-25) dari Korea Selatan. 
Absen dari Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Justin Hubner Jadi Sorotan Media Vietnam: Sesuai Peraturan FIFA

Absen dari Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Justin Hubner Jadi Sorotan Media Vietnam: Sesuai Peraturan FIFA

Fortuna Sittard diketahui masih membutuhkan tenaga pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner untuk mengikuti rangkaian persiapan agenda pramusim jelang domestik.
74% Daerah Belum Punya Bioskop, Menekraf Wacanakan Bioskop Modular sebagai Peluang Ekonomi Kreatif Baru

74% Daerah Belum Punya Bioskop, Menekraf Wacanakan Bioskop Modular sebagai Peluang Ekonomi Kreatif Baru

Menekraf Teuku Riefky Harsya mewacanakan adanya bioskop modular di daerah sebagai solusi distribusi film nasional. Wacana ini juga diharapkan dapat menggerakkan ekonomi kreatif.
Anwar Hafid Bangun Jembatan dari Dana Pribadi, Demi Pelajar Tak Lagi Seberangi Sungai

Anwar Hafid Bangun Jembatan dari Dana Pribadi, Demi Pelajar Tak Lagi Seberangi Sungai

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid merogoh dana pribadi untuk membangun Jembatan Masungkang di Banggai setelah mengetahui banyak pelajar yang harus menyeberangi sungai untuk sekolah.

Trending

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas tahun ini digelar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Juli lalu.
Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar menyampaikan permohonan maaf kepada korban, atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh ketiga oknum anggota Polda Jabar di Bundaran HI tersebut.
Gurau John Herdman Soal Timnas Indonesia Cuma Lawan Klub Lokal di Uji Coba Jelang Piala AFF 2026: Maunya Brasil dan Argentina, tapi Mereka Sibuk

Gurau John Herdman Soal Timnas Indonesia Cuma Lawan Klub Lokal di Uji Coba Jelang Piala AFF 2026: Maunya Brasil dan Argentina, tapi Mereka Sibuk

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, melontarkan candaan saat ditanya lawan uji coba skuad Garuda yang cuma klub lokal menjelang Piala AFF 2026 bergulir.
Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Nama Febri Diansyah kembali disorot setelah resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Pada 27 Juli 2026, pergerakan energi astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Siapa yang penuh hoki?
Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 27-31 Juli 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 27-31 Juli 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan keuangan zodiak minggu ini, 27-31 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Selengkapnya

Viral