News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isu Merger NasDem-Gerindra Mencuat, NasDem Buka Suara soal Wacana Fusi Partai

NasDem tanggapi isu merger dengan Gerindra. Wacana fusi partai dinilai wajar, namun belum ada pembahasan internal terkait peleburan.
Senin, 13 April 2026 - 16:36 WIB
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Isu merger antara Partai NasDem dan Partai Gerindra mulai ramai diperbincangkan di tengah dinamika politik nasional. Menanggapi hal tersebut, Partai NasDem menegaskan bahwa wacana peleburan partai atau fusi merupakan hal yang lumrah dalam dunia politik, namun belum menjadi agenda resmi internal partai.

Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Saan Mustopa mengaku terkejut dengan mencuatnya isu merger NasDem-Gerindra ke ruang publik. Ia menegaskan bahwa dalam istilah politik, konsep tersebut lebih tepat disebut sebagai fusi, bukan merger atau akuisisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wacana Fusi Partai Dinilai Hal Biasa

Menurut Saan Mustopa, wacana fusi partai bukanlah hal baru dalam sejarah politik Indonesia. Ia mencontohkan peristiwa fusi partai pada 1973 yang menyederhanakan sistem kepartaian menjadi tiga kekuatan besar.

Dalam konteks tersebut, munculnya isu merger NasDem-Gerindra dinilai sebagai bagian dari dinamika gagasan politik yang wajar.

Ia menekankan bahwa setiap ide atau wacana politik, termasuk fusi partai, sah untuk dibahas dan dipertimbangkan, selama masih dalam tahap diskursus.

Fusi Partai Butuh Pertimbangan Ideologi dan Identitas

Meski dianggap wajar, Saan Mustopa menegaskan bahwa realisasi fusi partai tidak bisa dilakukan secara sederhana. Ada sejumlah faktor penting yang harus diperhitungkan secara matang.

Beberapa aspek krusial dalam wacana merger NasDem-Gerindra antara lain:

  • Ideologi partai yang menjadi dasar perjuangan

  • Identitas politik masing-masing partai

  • Eksistensi dan sejarah pembentukan partai

  • Visi dan filosofi pendiri

Menurutnya, setiap partai memiliki latar belakang dan nilai yang berbeda, sehingga proses penyatuan memerlukan pembahasan mendalam.

Belum Ada Pembahasan Internal di NasDem

Terkait isu merger NasDem-Gerindra yang beredar, Saan Mustopa memastikan bahwa hingga saat ini belum ada pembicaraan khusus di internal Partai NasDem mengenai hal tersebut.

Fokus utama partai saat ini masih pada konsolidasi internal, terutama dalam memperkuat struktur dan kesiapan politik ke depan.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa isu merger NasDem-Gerindra masih sebatas wacana yang berkembang di ruang publik, bukan keputusan organisasi.

Pertemuan Surya Paloh dan Prabowo Disorot

Isu merger NasDem-Gerindra turut dikaitkan dengan pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Namun, Saan Mustopa mengaku tidak mengetahui secara pasti isi pembicaraan dalam pertemuan tersebut, termasuk apakah membahas isu merger NasDem-Gerindra.

Komunikasi Koalisi Dinilai Wajar

NasDem menegaskan bahwa pertemuan antara Surya Paloh dan Prabowo Subianto merupakan bagian dari komunikasi politik yang lazim terjadi dalam koalisi pemerintahan.

Sebagai partai yang tergabung dalam koalisi, NasDem memiliki kepentingan untuk menjaga komunikasi intensif dengan pemerintah guna memastikan program prioritas berjalan optimal.

Pertemuan antar pimpinan partai koalisi juga dinilai sebagai bentuk silaturahmi politik yang umum dilakukan dalam sistem demokrasi.

Isu Merger NasDem-Gerindra Masih Sebatas Wacana

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga saat ini, isu merger NasDem-Gerindra masih berada pada tahap wacana dan belum mengarah pada langkah konkret. NasDem menilai gagasan tersebut sebagai hal yang sah dalam diskursus politik, namun membutuhkan kajian mendalam jika ingin direalisasikan.

Dengan berbagai pertimbangan yang kompleks, termasuk aspek ideologi dan identitas partai, kemungkinan fusi antara NasDem dan Gerindra masih memerlukan proses panjang dan diskusi intensif di tingkat internal masing-masing partai. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bechi Dapat Pembebasan Bersyarat, Aktivis JASIJO Minta Pemerintah Jelaskan Dasar Hukumnya

Bechi Dapat Pembebasan Bersyarat, Aktivis JASIJO Minta Pemerintah Jelaskan Dasar Hukumnya

Pembebasan bersyarat (PB) terpidana kasus kekerasan seksual Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Bechi kembali menjadi sorotan.
Kantor Imigrasi Madiun Terbitkan 973 Paspor Haji, Khusus Lansia Dapat Pelayanan Khusus

Kantor Imigrasi Madiun Terbitkan 973 Paspor Haji, Khusus Lansia Dapat Pelayanan Khusus

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun telah menyelesaikan penerbitan 973 paspor khusus bagi jemaah haji tahun ini.
HUT ke 81 Jawa Timur, Banyuwangi Terpilih Jadi Tuan Rumah Festival Budaya dan UMKM Terbesar “Zero Sampah”

HUT ke 81 Jawa Timur, Banyuwangi Terpilih Jadi Tuan Rumah Festival Budaya dan UMKM Terbesar “Zero Sampah”

Banyuwangi terpilih jadi tuan rumah untuk Festival Budaya dan Pameran UMKM bertajuk "The Biggest Culture with UKM-UMKM Ekraf Fiesta 2026", pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Dua Pria Ditangkap saat Hendak Transaksi Narkoba di Kebayoran Lama, Barang Bukti Tembakau Sintetis Disita

Dua Pria Ditangkap saat Hendak Transaksi Narkoba di Kebayoran Lama, Barang Bukti Tembakau Sintetis Disita

im Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis tembakau sintetis di kawasan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Anthony Gordon Bicara Persaingan Panas Ballon d’Or 2026: Lamine Yamal Fenomenal, Kane Bersejarah

Anthony Gordon Bicara Persaingan Panas Ballon d’Or 2026: Lamine Yamal Fenomenal, Kane Bersejarah

Anthony Gordon memilih bersikap netral ketika ditanya soal persaingan Lamine Yamal dan Harry Kane dalam perebutan Ballon d’Or, dengan menilai keduanya sama-sama
Harga Emas Antam Hari Ini 25 September 2026 Rp2.590.000 per Gram, Turun Rp15.000

Harga Emas Antam Hari Ini 25 September 2026 Rp2.590.000 per Gram, Turun Rp15.000

Harga emas Antam hari ini Rp2.590.000 per gram. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp15.000 dari semula 2.605.000 per gram.

Trending

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Selengkapnya

Viral