News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Dua Wanita di Lebak Banten Bersumpah dengan Menginjak Al Quran, Sudah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Viral dua wanita yang melakukan aksi penistaan agama dengan menginjak Al Quran. Kedua wanita tersebut berasal dari Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten
Senin, 13 April 2026 - 18:55 WIB
Dua wanita di Lebak Banten diduga lakukan penistaan agama mengambil sumpah dengan menginjak Al Quran
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Belakangan ini telah viral dua orang wanita yang melakukan aksi penistaan agama dengan menginjak Al Quran. 

Kedua wanita tersebut berasal dari Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten yang bekerja di sebuah salon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Hutapea.

Menurut penjelasan dari Kombes Pol Maruli Hutapea, kasus ini terjadi pada Rabu (8/4/2026) tepatnya pada pukul 21.30 WIB di sebuah salon tempat pelaku bekerja.

Awalnya mereka melakukan aksi sumpah ini lantaran seseorang berinisial M diduga melakukan pencurian.

Sehingga wanita lainnya yang berinisial N meminta M untuk membuktikannya dengan cara bersumpah.

“Di lokasi yang bertepatan di Salon ada dugaan terjadinya pencurian. Pencurian ini dilontarkan oleh tersangka N kepada tersangka M,” ungkap Kombes Pol Maruli Hutapea pada program acara Apa Kabar Indonesia Pagi, tvOne pada Senin, (13/4/2026).

“Kemudian karena tersangka M ini tidak mengakui perbuatannya, tersangka N meminta M untuk membuktikan dengan cara bersumpah. Nah ini yang fatal, sambil menginjak kitab suci Al-Quran. Kemudian direkam dan dibagikan hingga menjadi viral,” sambungnya.

Tersangka kasus dugaan penistaan agama, bersumpah dengan menginjak Al Quran
Tersangka kasus dugaan penistaan agama, bersumpah dengan menginjak Al Quran
Sumber :
  • Tim tvOne - Apa Kabar Indonesia Pagi

Padahal, menurut Maruli kedua tersangka ini bersahabat dan bekerja bersama di sebuah salon. 

“Jadi memang N dan M ini adalah warga yang bekerja di salon tersebut. Mereka sebenarnya sahabat ya, sama-sama bekerja di salon,” ujarnya.

“Tapi karena hanya ada dugaan tidak diakui, kemudian melakukan tindakan yang fatal mengambil sumpah dan diviralkan,” lanjutnya.

Polres Banten bergerak cepat dan memeriksa pelaku hingga keduanya mengakui perbuatannya.

Kini kedua terduga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penistaan agama.

“Jadi Polres Banten tindak cepat kemudian kami menjemput pelaku ke Polres untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, mereka akhirnya mengakui. Mengakui karena dia merasa tidak mengambil barang, dia rela untuk disumpah,” terang Maruli.

“Kita langsung memeriksa, ada alat buktinya terpenuhi. Ada handphone yang merekam, kemudian pelaku mengakui. Kita langsung tetapkan tersangka dan keduanya sudah ditahan,” lanjutnya menjelaskan.

Pelaku dijerat dengan pasal 301 dan 305 KUHP tentang penodaan dan penyalahgunaan terhadap agama dengan ancaman 5 tahun penjara.

Meski kedua terduga pelaku sudah meminta maaf di hadapan publik atas kekhilafan yang telah dilakukan. 

Namun, pihak kepolisian tetap memproses kasus tersebut berdasarkan hukum. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Apapun yang dilakukan oleh pelaku sepanjang ada alat bukti, ada keterangan saksi, ada bukti-bukti yang kita temukan di lapangan, kita akan bergerak sesuai dengan aturan hukum,” pungkasnya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Duka! Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia di Yogyakarta, Sempat Alami Demam

Kabar Duka! Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia di Yogyakarta, Sempat Alami Demam

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dapil DIY, Gandung Pardiman meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta pada Selasa (27/10/2026) pagi hari.
Pemilu Israel Digelar Hari Ini, Apakah Warga Palestina Bisa Berpartisipasi?

Pemilu Israel Digelar Hari Ini, Apakah Warga Palestina Bisa Berpartisipasi?

Muncul sejumlah pertanyaan terkait bagaimana partisipasi warga Palestina dalam Pemilu Israel 2026 yang akan digelar pada hari ini, Selasa, 27 Oktober 2026.
Ternyata Ini yang Buat Keluarga Korban Percaya Ibu-Anak di Madiun Hilang, Terduga Pelaku Lakukan Hal Tak Terduga

Ternyata Ini yang Buat Keluarga Korban Percaya Ibu-Anak di Madiun Hilang, Terduga Pelaku Lakukan Hal Tak Terduga

Ternyata hal inilah yang membuat keluarga korban percaya bahwa ibu dan anak di Madiun menghilang, bukan dibunuh. Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan terduga pelaku, yakni DBM ternyata ikut membuat laporan.
Diejek Thierry Henry usai Dapat Kopa Trophy 2026, Lamine Yamal: Saya Harap Pau Cubarsi yang Menang

Diejek Thierry Henry usai Dapat Kopa Trophy 2026, Lamine Yamal: Saya Harap Pau Cubarsi yang Menang

Lamine Yamal mendapatkan ejekan dari Thierry Henry setelah mendapatkan Kopa Trophy 2026. Itu menjadi gelar ketiganya di kategori ini dalam kariernya.
Kemenhaj Buka Suara Nasib Ribuan Jemaah Umrah Indonesia di Tengah Eskalasi Konflik Arab Saudi-Houthi

Kemenhaj Buka Suara Nasib Ribuan Jemaah Umrah Indonesia di Tengah Eskalasi Konflik Arab Saudi-Houthi

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan 48.969 jemaah umrah Indonesia masih beribadah secara khusyuk di tengah perang Arab Saudi dan Houthi Yaman.
Terungkap! Siasat Pelaku Pembunuhan Istri dan Anak di Madiun, Sempat Buat Laporan Orang Hilang

Terungkap! Siasat Pelaku Pembunuhan Istri dan Anak di Madiun, Sempat Buat Laporan Orang Hilang

Sebelum diamankan kepolisian, pelaku pembunuhan terhadap istri dan anak di Madiun, Jawa Timur ternyata sempat dampingi keluarga korban buat laporan orang hilang

Trending

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Setelah menghabisi nyawa dari istri siri dan anak kandungnya, pelaku pembunuhan di Madiun yakni DBS sempat membeli mesin giling serta tas kresek sampah hitam.
Selengkapnya

Viral