Revitalisasi Stasiun Bundaran HI Dimulai, MRT Ubah Skema Lalin di Thamrin hingga 2027
- MRT Jakarta
Jakarta, tvOnenews.com - PT MRT Jakarta (Perseroda) mulai menyiapkan rekayasa lalu lintas seiring dimulainya proyek revitalisasi kawasan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta. Proyek ini mencakup pembangunan ruang multifungsi (extended concourse) serta penambahan akses masuk (entrance/entre) baru yang akan memperkuat konektivitas kawasan pusat ibu kota.
Kebijakan ini berdampak langsung pada pengaturan arus kendaraan di Jalan M.H. Thamrin, khususnya di sisi barat yang akan menjadi area utama pekerjaan konstruksi.
Skema Lalin Berubah, Lajur Dipangkas
Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta, Rendy Primartantyo, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan dilakukan dengan menyesuaikan ruang jalan yang terdampak proyek.
Sebagian trotoar, satu lajur sepeda, serta sebagian badan jalan akan digunakan sebagai area kerja konstruksi. Akibatnya, komposisi jalur lalu lintas mengalami perubahan signifikan.
Sebelumnya, ruas tersebut terdiri dari:
-
1 lajur sepeda
-
3 lajur kendaraan reguler
-
1 lajur Transjakarta
Selama proyek berlangsung, jalur tersebut akan disederhanakan menjadi:
-
3 lajur mixed traffic (gabungan kendaraan umum dan pribadi)
Perubahan ini diperkirakan akan memengaruhi kepadatan lalu lintas, terutama pada jam sibuk di kawasan pusat bisnis Jakarta.
Proyek Berlangsung hingga 2027
Pekerjaan revitalisasi telah dimulai sejak Jumat (10/4/2026) dan akan berlangsung dalam beberapa tahap hingga target penyelesaian pada pertengahan 2027.
Proyek ini tidak hanya berfokus pada perluasan area stasiun, tetapi juga menciptakan ruang multifungsi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas, termasuk integrasi dengan area komersial di sekitarnya.
Tambahan Tiga Akses Baru
Dalam pengembangan ini, MRT Jakarta akan membangun tiga akses masuk baru (entre) guna meningkatkan kemudahan mobilitas penumpang.
Rinciannya meliputi:
-
Dua entre di sisi barat stasiun
-
Satu entre di sisi timur stasiun
Fasilitas yang disediakan juga beragam, antara lain:
-
Tangga dan eskalator pada dua akses
-
Elevator pada satu akses untuk mendukung aksesibilitas
Akses ini akan terhubung langsung dengan jalur pejalan kaki di kedua sisi Jalan M.H. Thamrin, serta terintegrasi dengan Halte Transjakarta Bundaran HI melalui fasilitas lift.
Dilengkapi Sistem Ventilasi Modern
Selain akses tambahan, proyek ini juga mencakup pembangunan menara ventilasi dan pendingin (cooling and ventilation tower). Fasilitas ini penting untuk menjaga kenyamanan dan sirkulasi udara di area bawah tanah stasiun yang berada pada kedalaman sekitar 18 meter.
Load more