News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada dari Indonesia, Korea Hingga Jepang, Ini 5 Ide Jualan Makanan yang Cocok untuk UMKM

Memulai usaha makanan tidak selalu membutuhkan modal besar, apalagi yang dilakukan oleh pelaku UMKM.
Selasa, 14 April 2026 - 13:02 WIB
Ilustrasi Gelombang Korean Wave Kian Panas Dengan Hadirnya K-Food: Dari Tteokbokki, Kimchi & Mi Korea Jadi Favorit Kaum Urban Indonesia
Sumber :
  • Istockphoto

Jakarta, tvOnenews.com - Memulai usaha makanan tidak selalu membutuhkan modal besar, apalagi yang dilakukan oleh pelaku UMKM. 

Dengan pemilihan menu yang tepat serta perhitungan bahan yang jelas, pelaku usaha bisa lebih mudah menentukan harga jual dan memperkirakan keuntungan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa menu dari berbagai negara bahkan bisa dibuat dari bahan sederhana dengan hasil yang cukup menjanjikan.

1. Makanan Indonesia

Untuk menu lokal, pilihan seperti cilok, bakso bakar, nasi goreng, mie goreng, hingga siomay masih menjadi andalan karena bahan bakunya mudah didapat dan sudah memiliki pasar yang kuat.

Cilok menjadi salah satu yang paling ringan dari sisi modal. Bahan utamanya adalah tepung tapioka, yang di pasaran berkisar Rp10 ribu–Rp12 ribu per kilogram.

Dari 1 kg tepung, biasanya bisa menghasilkan sekitar 80–100 butir cilok, atau kurang lebih 15–20 porsi (isi

5–6 butir). 

Jika ditambah bumbu sederhana dan saus, total biayaproduksi per porsi bisa berada di kisaran Rp2 ribu–Rp3 ribu. Di pasaran, cilok dijual sekitar Rp5.000–Rp7.000. Untuk meningkatkan rasa, saus bisa diperkaya dengan sedikit kecap Inggris.

2. Makanan Jepang

Menu Jepang seperti takoyaki, chicken katsu, onigiri, okonomiyaki,hingga rice bowl cukup diminati karena tampilannya menarik dan cocok untuk target pasar anak muda.

Takoyaki sendiri menggunakan bahan dasar tepung khusus atau campuran tepung terigu, yang harganya berkisar Rp10 ribu–Rp13 ribu per kilogram. 

Dari 1 kg tepung, pelaku usaha bisa menghasilkan sekitar 100–120 pieces takoyaki. Untuk satu porsi 6 pieces, artinya bisa menghasilkan sekitar 16–20 porsi.

Dengan tambahan telur, isian (seperti sosis), dan saus, biaya produksi per porsi biasanya berada di kisaran Rp6 ribu–Rp8 ribu. Harga jualnya bisa mencapai Rp12 ribu–Rp18 ribu. Saus takoyaki dapat ditambahkan sedikit kecap Inggris Asia Harum Sedap seperti yang banyak digunakan.

3. Makanan Korea

Untuk kategori Korea, menu seperti tteokbokki, corndog, ayam goreng Korea, kimbap, dan odeng semakin populer, terutama di kalangan anak muda.

Tteokbokki menggunakan bahan utama rice cake yang biasanya dijual dalam kemasan 1 kg dengan harga sekitar Rp18 ribu–Rp25 ribu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari 1 kg rice cake, bisa diolah menjadi sekitar 8–10porsi tergantung ukuran. Dengan tambahan saus gochujang, gula,dan bumbu lainnya, biaya produksi per porsi berkisar Rp8 ribu–Rp10 ribu. Harga jual di pasaran berada di Rp15 ribu–Rp25 ribu per porsi.

Dari gambaran tersebut, terlihat bahwa perhitungan bahan menjadi hal penting dalam usaha makanan. Dengan memahami berapa banyak hasil dari 1 kilogram bahan, pelaku usaha bisa lebih mudah mengatur harga jual dan margin keuntungan. Ditambah dengan rasa yang konsisten, peluang usaha kecil pun dapat berkembang secara bertahap.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berawal dari Gebrakan Dedi Mulyadi di Jabar, Bayar Pajak Perpanjang STNK Tahunan Tanpa KTP Bersifat Nasional

Berawal dari Gebrakan Dedi Mulyadi di Jabar, Bayar Pajak Perpanjang STNK Tahunan Tanpa KTP Bersifat Nasional

Korlantas Polri dukung kebijakan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Kini menerapkan perpanjang STNK tahunan tanpa KTP pemilik pertama saat bayar pajak kendaraan bersifat nasional.
Tinju Dunia: Terence Crawford Ungkap Satu Petinju yang Ingin Ia Lawan, Tapi Tak Pernah Terwujud

Tinju Dunia: Terence Crawford Ungkap Satu Petinju yang Ingin Ia Lawan, Tapi Tak Pernah Terwujud

Legenda tinju dunia, Terence Crawford (42-0, 31 KO) mengungkapkan satu nama petinju yang hingga kini masih ingin dihadapinya namun berakhir menjadi penyesalan dalam kariernya.
Menuju Daerah Berdaya Saing, Kepala BSKDN Soroti Pentingnya Keberlanjutan Inovasi di Tabalong

Menuju Daerah Berdaya Saing, Kepala BSKDN Soroti Pentingnya Keberlanjutan Inovasi di Tabalong

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menyoroti pentingnya keberlanjutan inovasi sebagai kunci dalam mewujudkan daya saing daerah yang berkelanjutan.
DPR Soroti Penyampaian Informasi Petugas Haji Bikin Resah, Salah Fiqih hingga Menakut-nakuti Suasana Perang

DPR Soroti Penyampaian Informasi Petugas Haji Bikin Resah, Salah Fiqih hingga Menakut-nakuti Suasana Perang

DPR menyoroti masih ada oknum petugas haji yang menafsirkan situasi secara berlebihan hingga membuat calon jemaah bingung dan cemas.
Ambisi Gila Crystal Palace: Liga Inggris dan Eropa Diburu Sekaligus!

Ambisi Gila Crystal Palace: Liga Inggris dan Eropa Diburu Sekaligus!

Bek Crystal Palace, Chris Richards, menegaskan timnya kini fokus penuh mengarungi dua kompetisi sekaligus, yakni Liga Inggris dan Liga Konferensi UEFA pada sisa musim 2025/2026.
4 Pemain Keturunan Kelas Dunia yang Bisa Dibidik PSSI jika Timnas Indonesia Lolos ke Playoff Darurat Piala Dunia 2026

4 Pemain Keturunan Kelas Dunia yang Bisa Dibidik PSSI jika Timnas Indonesia Lolos ke Playoff Darurat Piala Dunia 2026

FIFA siapkan playoff darurat Piala Dunia 2026 akiibat polemik Iran. Timnas Indonesia berpeluang lolos, PSSI bisa bidik 4 pemain keturunan kelas dunia untuk dinaturalisasi

Trending

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Hitung-hitungan Jakarta Pertamina Enduro Rebut Tiket Grand Final Proliga 2026: Megawati Hangestri Dkk Cuma Butuh Sekali Menang Lagi

Hitung-hitungan Jakarta Pertamina Enduro Rebut Tiket Grand Final Proliga 2026: Megawati Hangestri Dkk Cuma Butuh Sekali Menang Lagi

Jakarta Pertamina Enduro hanya butuh satu kemenangan di pekan ketiga final four Proliga 2026 untuk merebut tiket grand final.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Megawati Hangestri Cs Berebut Tiket ke Grand Final, Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Megawati Hangestri Cs Berebut Tiket ke Grand Final, Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Semarang pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan bakal berebut tiket ke grand final termasuk menjalani big match termasuk Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Media Italia Jelaskan Alasan FIFA Tak Pilih Timnas Indonesia untuk Playoff Dadakan Piala Dunia 2026

Media Italia Jelaskan Alasan FIFA Tak Pilih Timnas Indonesia untuk Playoff Dadakan Piala Dunia 2026

Media Italia menjelaskan alasan FIFA tak pilih Timnas Indonesia untuk ikut playoff dadakan Piala Dunia 2026. Turnamen tersebut bisa terselenggara jika Iran dicoret.
Selengkapnya

Viral