News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Periksa 7 Pejabat Pemkab Cilacap, Dalami Dugaan Pemerasan yang Menjerat Syamsul Auliya Rachman

KPK periksa 7 pejabat Pemkab Cilacap terkait kasus pemerasan yang menjerat Syamsul Auliya Rachman, penyidikan terus berkembang.
Selasa, 14 April 2026 - 19:30 WIB
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (kedua kiri) dan dan Sekda Sadmoko Danardono (kiri) kenakan rompi tahanan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Pada Selasa (14/4/2026), penyidik memeriksa tujuh saksi yang berasal dari jajaran pejabat daerah terkait perkara yang menyeret nama mantan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.

Pemeriksaan dilakukan di Polresta Cilacap sebagai bagian dari upaya pendalaman kasus yang sebelumnya terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuh Kepala Dinas Diperiksa KPK

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap para saksi bertujuan untuk menguatkan konstruksi perkara dugaan pemerasan dan penerimaan di lingkungan pemerintahan daerah.

“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dalam dugaan tindak pidana pemerasan dan penerimaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap,” ujar Budi.

Adapun tujuh saksi yang dipanggil merupakan pejabat penting di Pemkab Cilacap, yakni:

  • Annisa Fabriana – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

  • Arida Puji Hastuti – Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP

  • Achmad Nurlaeli – Kepala Dinas Lingkungan Hidup

  • Bayu Prahara – Kepala BKPSDM

  • Buddy Haryanto – Kepala Dinas Kominfo

  • Budi Narimo – Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga

  • Moch Ichlas Riyanto – Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Hingga saat ini, KPK belum merinci materi pemeriksaan yang didalami terhadap para saksi tersebut. Namun, pemeriksaan ini diduga berkaitan dengan alur dugaan pemerasan serta penerimaan dana yang terjadi di lingkup pemerintah daerah.

Berawal dari OTT, 27 Orang Diamankan

Kasus ini mencuat setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan di wilayah Kabupaten Cilacap pada Maret 2026. Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan total 27 orang dari berbagai latar belakang.

Di antara mereka terdapat pejabat negara, aparatur sipil negara (ASN), serta pihak swasta. Salah satu yang diamankan adalah Bupati Cilacap saat itu, Syamsul Auliya Rachman.

“Tim mengamankan 27 orang, termasuk Bupati Cilacap, dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif,” ujar Budi sebelumnya.

OTT tersebut menjadi pintu masuk bagi KPK untuk mengungkap dugaan praktik pemerasan yang diduga melibatkan pejabat daerah dan pihak lain.

Dua Tersangka Sudah Ditahan

Sehari setelah OTT, KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni Syamsul Auliya Rachman dan seorang pihak lain bernama Sadmoko.

Keduanya langsung ditahan untuk 20 hari pertama sejak 14 Maret hingga 2 April 2026 di Rumah Tahanan KPK Cabang Gedung Merah Putih.

Penetapan tersangka dilakukan setelah KPK mengantongi alat bukti yang dinilai cukup untuk menaikkan status perkara ke tahap penyidikan.

Penyidikan Terus Dikembangkan

Pemeriksaan terhadap tujuh pejabat Pemkab Cilacap menunjukkan bahwa KPK masih terus mengembangkan kasus ini. Penyidik berupaya menelusuri lebih dalam peran masing-masing pihak serta kemungkinan adanya keterlibatan aktor lain.

Langkah ini juga menjadi indikasi bahwa kasus dugaan pemerasan tersebut tidak berhenti pada dua tersangka awal, melainkan berpotensi meluas seiring ditemukannya fakta-fakta baru.

KPK memiliki kewenangan untuk menelusuri aliran dana, pola komunikasi, hingga peran pejabat di berbagai level pemerintahan dalam perkara ini.

Sorotan Publik terhadap Tata Kelola Daerah

Kasus ini turut menjadi perhatian publik karena melibatkan pejabat tinggi daerah dan sejumlah kepala dinas aktif. Dugaan praktik pemerasan dalam birokrasi dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan dan tata kelola pemerintahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemeriksaan terhadap para kepala dinas diharapkan dapat membuka secara terang mekanisme yang terjadi di balik dugaan praktik tersebut.

Di sisi lain, kasus ini juga menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan roda pemerintahan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update! 103 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang Kontak di Laut Jawa Berhasil Dievakuasi

Update! 103 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang Kontak di Laut Jawa Berhasil Dievakuasi

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 103 orang dari total 243 penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/8/2026). 
Dedi Mulyadi Bagikan Momen Terakhir Kanaya Whu Sebelum Meninggal Dunia Akibat Kanker: Persembahan Terakhir

Dedi Mulyadi Bagikan Momen Terakhir Kanaya Whu Sebelum Meninggal Dunia Akibat Kanker: Persembahan Terakhir

Dedi Mulyadi ungkap momen terakhir Kanaya Whu sebelum meninggal dunia akibat kanker. Penampilan di HUT RI itu ternyata menjadi persembahan terakhirnya untuk bangsa.
RT Inggris di Gandaria Utara:  Belajar Gratis, Bisa Diikuti Semua Kalangan

RT Inggris di Gandaria Utara: Belajar Gratis, Bisa Diikuti Semua Kalangan

Di RT 11 RW 7, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, hadir program RT Inggris, sebuah gerakan belajar bahasa Inggris yang gratis
Beda Sikap dengan Ruben Onsu, Sarwendah Pilih Begini Usai Betrand Peto Terseret Dugaan Kekerasan Seksual

Beda Sikap dengan Ruben Onsu, Sarwendah Pilih Begini Usai Betrand Peto Terseret Dugaan Kekerasan Seksual

Tak senada dengan Ruben Onsu, Sarwendah malah upload hal ini di saat putra angkatnya Betrand Peto dilaporkan atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).
Muncul Inisial ATT dalam Pusaran Kasus yang Menyeret Betrand Peto, Netizen X: Gue Bacanya Ayu Ting Ting

Muncul Inisial ATT dalam Pusaran Kasus yang Menyeret Betrand Peto, Netizen X: Gue Bacanya Ayu Ting Ting

Kemunculan akronim ATT di media sosial X pun sukses membuat warganet salah fokus. Siapakah sebenarnya sosok ATT yang ikut terseret dalam kasus Betrand Peto?
Kapal Virgo Angkut 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Polda Kalimantan Selatan Siagakan RS Bhayangkara Banjarmasin

Kapal Virgo Angkut 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Polda Kalimantan Selatan Siagakan RS Bhayangkara Banjarmasin

Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sekitar pukul 02.00 WITA pada Minggu (13/9/2026). Bhayangkara Banjarmasin disiagakan.

Trending

Kronologi Lengkap Betrand Peto Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Ruben Onsu Sudah Buka Suara

Kronologi Lengkap Betrand Peto Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Ruben Onsu Sudah Buka Suara

Kronologi kasus Betrand Peto yang diduga terseret laporan TPKS, bermula dari unggahan viral hingga polisi membenarkan adanya laporan dan penyelidikan.
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Ryan Garcia Vs Conor Benn Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Ryan Garcia Vs Conor Benn Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Ryan Garcia vs Conor Benn yang akan berlangsung pada pagi ini.
Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Menanggapi laporan polisi terhadap Betrand Peto terkait dugaan kekerasan seksual, Ruben Onsu mengaku belum mengathui informasi dugaan pelecehan seksual tersebut
Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dipolisikan

Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dipolisikan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan soal adanya pelayangan laporan terhadap anak angkat Ruben Onsu tersebut terkait pelecehan.
Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Ryan Garcia Vs Conor Benn, Jai Opetaia Lawan Noel Mikaelian

Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Ryan Garcia Vs Conor Benn, Jai Opetaia Lawan Noel Mikaelian

Jadwal tinju dunia hari ini, di mana ada perebutan gelar juara kelas welter antara Ryan Garcia vs Conor Benn.
Rekap Hasil Tinju Dunia: Ryan Garcia Hantam Conor Benn Sampai TKO, Jai Opetaia Pertahankan Gelar Juara

Rekap Hasil Tinju Dunia: Ryan Garcia Hantam Conor Benn Sampai TKO, Jai Opetaia Pertahankan Gelar Juara

Rekap hasil tinju dunia hari ini, di mana Ryan Garcia berhasil mengalahkan Conor Benn lewat TKO secepat kilat. Sedangkan Jai Opetaia sukses mempertahankan sabuk gelar juara Zuffa Boxing dan The Ring kelas penjelajah.
Polisi Benarkan Betrand Peto Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual

Polisi Benarkan Betrand Peto Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual

Akun Thread menyebut anak artis diduga Betrand Peto sebelumnya membuat kerusuhan di sebuah klub malam bersama teman-temannya. Anak Ruben Onsu tersebut bahkan...
Selengkapnya

Viral