News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh soal ‘War Tiket’ Haji, Menhaj: Saya yang Tanggungjawab

Polemik wacana “war tiket haji” yang sempat ramai akhirnya dijawab tegas oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Mochammad Irfan Yusuf.
Selasa, 14 April 2026 - 20:44 WIB
Ilustrasi haji.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Polemik wacana “war tiket haji” yang sempat ramai akhirnya dijawab tegas oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Mochammad Irfan Yusuf.

Ia tak berkelit dan mengaku sebagai pihak yang pertama menggulirkan ide tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemudian, yang ketiga ini yang sempat rame ini, saya akui war tiket, war tiket ini memang wacana yang sedang kita bahas di kementerian haji dan kalau kita ditanya siapa yang bertanggung jawab, sayalah orang yang pertama melontarkan istilah war tiket ini,” ucap Moch Irfan Yuwuf dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Selasa (14/4/2026). 

Bahkan, Irfan menegaskan dirinya siap bertanggung jawab penuh atas munculnya wacana yang memicu pro-kontra di publik.

“Kalau kita ditanya siapa yang bertanggung jawab, saya yang tanggung jawab,” tegasnya.

Meski begitu, ia mengakui gagasan tersebut belum matang dan memilih untuk menghentikannya sementara.

“Dan kalau itu dianggap sebagai terlalu prematur ya akan kita tutup dulu sampai hari ini, sambil kita menyelesaikan haji kita yang sudah di depan mata,” lanjutnya.

Adapun diketahui, wacana “war tiket haji” sebelumnya menuai kritik karena dinilai berpotensi mengubah sistem antrean menjadi kompetisi terbuka. 

Skema ini dikhawatirkan menggerus prinsip keadilan dalam daftar tunggu haji yang sudah berjalan lama di Indonesia.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, menilai wacana yang diusulkan Kementerian Haji dan Umrah RI itu terlalu dini dan berpotensi merusak sistem yang sudah berjalan.

Menurut Atalia, niat pemerintah mengurai antrean panjang memang bisa dipahami. 

Namun, ia mengingatkan agar solusi yang diambil tidak justru menimbulkan masalah baru, terutama terkait keadilan bagi jemaah.

“Kita semua sepakat bahwa menunggu hampir tiga dekade adalah waktu yang terlalu lama. Namun, solusi tidak boleh lahir dari ketergesaan yang justru menimbulkan masalah baru yang lebih besar. Mengembalikan sistem haji ke mekanisme war ticket atau 'balapan cepat' seperti sebelum tahun 2017 adalah sebuah kemunduran besar bagi reformasi tata kelola haji di Indonesia,” ujar Atalia, Jumat (10/4/2026).

Ia menilai konsep “siapa cepat bayar, dia berangkat” yang disuarakan pemerintah bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 yang mengatur sistem antrean berdasarkan nomor porsi.

Atalia bahkan menyoroti dampak sosial dari kebijakan tersebut yang dinilai hanya menguntungkan kelompok tertentu.

“Bagaimana dengan ibu-ibu di kampung yang sudah menabung 20 tahun? Bagaimana dengan kakek-nenek kita yang gaptek? Mereka akan tersisihkan,” tegasnya.

Tak hanya soal keadilan, Atalia juga mengingatkan potensi dampak besar terhadap pengelolaan dana haji. 

Selama ini, setoran awal jemaah dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk menghasilkan nilai manfaat yang digunakan menekan biaya haji.

“Jika sistem antrean dihapus dan kembali ke sistem setoran penuh langsung (lumpsum), dana haji yang mencapai ratusan triliun akan kering. Siapa yang akan mensubsidi jemaah? Apakah biaya haji akan naik drastis?” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menilai wacana tersebut bertolak belakang dengan upaya pemerintah memberantas haji ilegal.

“Di satu sisi kita menggembar-gemborkan No Haji Without Queue, di sisi lain menteri mewacanakan war ticket. Ini kontradiktif dan hanya akan membingungkan publik. Saya khawatir ini akan dimanfaatkan oleh calo untuk menawarkan 'jalur cepat' dengan iming-iming sistem baru,” imbuhnya.(rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

2 Gebrakan Baru KDM untuk Jawa Barat, Sekolah dan Kampus Dilibatkan

2 Gebrakan Baru KDM untuk Jawa Barat, Sekolah dan Kampus Dilibatkan

Wah KDM tengah menyiapkan aturan baru untuk warga jawa barat. Kebijakan ini akan dimulai dari Sekolah dan Kampus, berikut penjelasannya.
Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Big Match Persebaya vs Persija Nanti Malam

Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Big Match Persebaya vs Persija Nanti Malam

Jadwal Piala Presiden 2026 hari ini, Minggu (26/7/2026), menghadirkan dua pertandingan menarik dari Grup B. Sorotan utama tertuju pada Persebaya vs Persija.
Tak Disangka, Ternyata Ini Alasan Dedi Mulyadi Rela Keluarkan Kocek Pribadi untuk Hadiah Tangkap Begal

Tak Disangka, Ternyata Ini Alasan Dedi Mulyadi Rela Keluarkan Kocek Pribadi untuk Hadiah Tangkap Begal

Ternyata ini alasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi rela mengeluarkan kocek pribadi untuk hadiah tangkap begal.
Jalani Pengobatan di Singapura, Hotman Paris Unggah Momen Didampingi Istri dan Putrinya di Rumah Sakit

Jalani Pengobatan di Singapura, Hotman Paris Unggah Momen Didampingi Istri dan Putrinya di Rumah Sakit

Jalani pengobatan di Singapura, Hotman Paris unggah momen didampingi istri dan putrinya di rumah sakit.
Reuni Timnas Indonesia, Ernando Ari Siap Permalukan Shin Tae-yong di Piala Presiden 2026

Reuni Timnas Indonesia, Ernando Ari Siap Permalukan Shin Tae-yong di Piala Presiden 2026

Penjaga gawang Persebaya Surabaya, Ernando Ari, mengaku memiliki perasaan berbeda menjelang pertandingan melawan Persija Jakarta pada ajang Piala Presiden 2026.
Resmi Jadi Pelatih Dewa United, Osmar Loss Siap Bawa Banten Warriors Naik Level di Super League 2026/2027

Resmi Jadi Pelatih Dewa United, Osmar Loss Siap Bawa Banten Warriors Naik Level di Super League 2026/2027

Dewa United Banten FC resmi memulai era baru dengan menunjuk Osmar Loss sebagai pelatih kepala untuk mengarungi Super League 2026/2027.

Trending

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Nama Febri Diansyah kembali disorot setelah resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Donald Trump: Michael Jordan Teman Saya, LeBron James 'Rasis'

Donald Trump: Michael Jordan Teman Saya, LeBron James 'Rasis'

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa bintang NBA LeBron James 'mungkin seorang rasis' dan memilih Michael Jordan.
Resmi Jadi Pelatih Dewa United, Osmar Loss Siap Bawa Banten Warriors Naik Level di Super League 2026/2027

Resmi Jadi Pelatih Dewa United, Osmar Loss Siap Bawa Banten Warriors Naik Level di Super League 2026/2027

Dewa United Banten FC resmi memulai era baru dengan menunjuk Osmar Loss sebagai pelatih kepala untuk mengarungi Super League 2026/2027.
Santuy Meski Dihujani Kritik Usai Bela Febrie Adriansyah, Hotman Paris: Saya Tidak Salah!

Santuy Meski Dihujani Kritik Usai Bela Febrie Adriansyah, Hotman Paris: Saya Tidak Salah!

Pengacara Hotman Paris Hutapea akhirnya buka suara mengenai gelombang kritik yang menghampirinya setelah sempat menjadi kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Kronologi Karyawan Swasta Ditemukan Tak Bernyawa di Lorong Rumah Tangerang Selatan, Bermula dari Muncul Bau Tak Sedap

Kronologi Karyawan Swasta Ditemukan Tak Bernyawa di Lorong Rumah Tangerang Selatan, Bermula dari Muncul Bau Tak Sedap

Seorang karyawan swasta ditemukan tak bernyawa di lorong rumah di kawasan Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten pada Sabtu (25/7/2026).
Gagal Raih Juara SEA V Cup, Timnas Voli Indonesia Rombak Skuad di Asian Games? Ini Kata Reidel Toiran

Gagal Raih Juara SEA V Cup, Timnas Voli Indonesia Rombak Skuad di Asian Games? Ini Kata Reidel Toiran

Timnas Voli Indonesia kalah 1-3 (25-22, 22-25, 19-25, 18-25) dari Vietnam di babak semifinal SEA V Cup 2026, di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). 
Jadi Tersangka TPPU, Pakar Desak Penyidik Dalami Peran Febrie Adriansyah sebagai Ketua Satgas PKH

Jadi Tersangka TPPU, Pakar Desak Penyidik Dalami Peran Febrie Adriansyah sebagai Ketua Satgas PKH

Jabatan Febrie Adriansyah sebagai Ketua Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), ikut disorot pakar kebijakan publik dan ekonomi politik Faisal Lohy.
Selengkapnya

Viral