Gerakan Aktivis Jakarta Gelar Diskusi Publik tentang Modernisasi Sistem Air Bersih
- Istimewa
Di sisi lain, Raden Umar menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pengawasan layanan air bersih. Ia mendorong pemutakhiran data pelanggan, sosialisasi tarif progresif, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mendeteksi permasalahan distribusi air sejak dini.
Dalam sesi diskusi, sejumlah peserta menyoroti berbagai persoalan, mulai dari kondisi pipa tua yang masih digunakan hingga efektivitas skema pembiayaan dan komitmen penyelesaian proyek. Isu sertifikasi halal air dan mekanisme pengawasan kualitas juga turut menjadi perhatian.
Menanggapi hal tersebut, Syahrul Hasan memastikan bahwa modernisasi infrastruktur dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan tetap menjaga kualitas layanan.
Sementara Basri Baco menegaskan DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar kerja sama dengan swasta tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.
Diskusi ini menyimpulkan bahwa modernisasi sistem air bersih di Jakarta membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, BUMD, sektor swasta, dan masyarakat. Sejumlah tantangan seperti infrastruktur tua, keterbatasan pembiayaan, dan koordinasi lintas sektor harus diatasi secara bersama.
Adapun target utama yang ingin dicapai adalah terwujudnya layanan air perpipaan yang menyeluruh di Jakarta pada tahun 2029, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang modern, efisien, dan berkelanjutan.
Load more