News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkes: 10 Persen Orang Kaya RI Jadi Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Hasil pemadanan data bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sebagian penerima subsidi justru berasal dari kelompok ekonomi atas.
Kamis, 16 April 2026 - 09:39 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap kasus penyaluran bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan yang tidak tepat sasaran.

Hasil pemadanan data bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sebagian penerima subsidi justru berasal dari kelompok ekonomi atas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR, Budi menyebut temuan itu memperlihatkan sekitar 10 persen masyarakat dari kelompok kaya tercatat menerima bantuan iuran yang seharusnya diprioritaskan bagi warga miskin dan rentan.

"Bahwa uang yang kita bayarkan itu tidak semuanya untuk 50 persen orang termiskin. Ada juga yang 10 persen orang terkaya pun kita bayarkan setelah kita konsolidasikan data di BPS," beber Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR, Rabu (15/4/2026).

Ia mencontohkan pada segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN yang sepenuhnya dibiayai pemerintah pusat. Dari sekitar 96,8 juta peserta, terdapat sekitar 47 ribu orang yang dinilai masuk kategori tidak tepat sasaran. 

Bahkan, Budi sempat berkelakar salah satu nama yang pernah masuk daftar tersebut adalah Sekretaris Jenderal Kemenkes, Kunta Wibawa Dasa Nugraha.

"PBI yang dibayarkan Kemenkes, itu masih ada dari 96 jutaan itu 47 ribu yang kurang tepat sasaran. Saya kalau boleh bercanda sedikit, Pak Kunta, Sekjen saya, dulu masuk di situ, pernah," kata Budi.

Saat ini, iuran PBI JKN sepenuhnya ditanggung negara sebesar Rp42 ribu per orang setiap bulan untuk layanan kelas tiga. Selain segmen PBI, pemerintah juga menemukan ketidaktepatan sasaran pada peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) mandiri yang menerima subsidi.

Budi mengungkap, sekitar 35 juta penerima bantuan di kelompok PBPU mandiri dinilai tidak sesuai target. Selain itu, ada sekitar 11 juta peserta PBPU lain yang juga tercatat mengalami persoalan serupa dalam proses verifikasi data.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah menyiapkan realokasi kuota agar bantuan dapat lebih adil. Subsidi yang selama ini dinikmati kelompok ekonomi atas akan dipindahkan kepada masyarakat yang berada di lapisan menengah bawah dan belum masuk skema PBI.

"Nah, pemerintah melihat bahwa demi keadilan, angka-angka yang kurang tepat sasaran ini mau kita alihkan ke yang lebih membutuhkan," ujarnya.

Menurut Budi, salah satu prioritas pengalihan adalah masyarakat di desil 5 yang hingga kini belum seluruhnya tercakup bantuan iuran BPJS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi ada beberapa teman kita di Desil 5 yang belum bisa masuk PBI. Lebih baik kita kurangi yang Desil 10, yang 10 persen terkaya, kita hapus dan kita alihkan kuotanya ke Desil 5," imbuhnya.

Langkah pembenahan ini disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan subsidi kesehatan benar-benar diterima kelompok yang paling membutuhkan, sekaligus menjaga prinsip keadilan dalam pembiayaan JKN nasional. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selain Borong Dagangan UMKM, Dedi Mulyadi Langsung Kepincut HP Rakitan Anak Muda Papua

Selain Borong Dagangan UMKM, Dedi Mulyadi Langsung Kepincut HP Rakitan Anak Muda Papua

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mencuri perhatian lewat aksinya saat mengunjungi stan UMKM Papua. KDM kepincut handphone rakitan anak muda Papua.
Gara-gara Omongan Nova Arianto, Media Vietnam Langsung Yakin Bisa Kalahkan Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2026

Gara-gara Omongan Nova Arianto, Media Vietnam Langsung Yakin Bisa Kalahkan Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2026

Media Vietnam soroti pernyataan Nova Arianto yang tidak menargetkan gelar juara Piala AFF U-19 2026. Keputusan itu disebut bisa membuka peluang Vietnam.
Polisi sebut Bom Sisa Perang Dunia II Diduga Penyebab Ledakan di Biak Papua

Polisi sebut Bom Sisa Perang Dunia II Diduga Penyebab Ledakan di Biak Papua

Publik dikejutkan dengan kabar terkait ledakan mengerikan di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor,
Resmi Gantikan Jay Idzes di Timnas Indonesia, Harga Pasar Mees Hilgers Anjlok Drastis Imbas Absen Semusim Penuh

Resmi Gantikan Jay Idzes di Timnas Indonesia, Harga Pasar Mees Hilgers Anjlok Drastis Imbas Absen Semusim Penuh

Sempat ditahan pergi dan mengalami cedera ACL yang membuatnya menepi semusim, nilai Mees Hilgers turun drastis bahkan lebih dari setengahnya. 
Marak Korban Pinjol hingga Bunuh Diri, PPKHI Jatim Buka Pendampingan Hukum Gratis

Marak Korban Pinjol hingga Bunuh Diri, PPKHI Jatim Buka Pendampingan Hukum Gratis

Korban pinjaman online (pinjol) yang selama ini diteror penagih utang kini mendapat perhatian serius dari Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia Jawa Timur.
Lebih Sehat Mana, Sahur pakai Roti atau Nasi? dr Zaidul Akbar Beberkan Fakta Gizinya

Lebih Sehat Mana, Sahur pakai Roti atau Nasi? dr Zaidul Akbar Beberkan Fakta Gizinya

Menu sahur di Indonesia begitu beragam, namun umumnya masyarakat konsumsi nasi. Lantas, lebih sehat mana makan nasi atau roti?

Trending

Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan menangkap tiga orang terduga pelaku pemakai sekaligus pengedar narkotika jenis obat-obatan.
Media Italia Bocorkan Kondisi Cedera Jay Idzes yang Resmi Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Italia Bocorkan Kondisi Cedera Jay Idzes yang Resmi Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kapten sekaligus tembok kokoh lini belakang Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan bakal absen memperkuat skuad Garuda dalam agenda uji coba internasional FIFA -
Timnas Indonesia Siap Guncang FIFA Matchday, Bintang Grade A Liga Jerman Sudah di Jakarta dan Bakal Bela Garuda

Timnas Indonesia Siap Guncang FIFA Matchday, Bintang Grade A Liga Jerman Sudah di Jakarta dan Bakal Bela Garuda

Timnas Indonesia mulai kedatangan amunisi penting jelang FIFA Matchday Juni 2026. Dua diaspora di Eropa, Kevin Diks dan Emil Audero, resmi tiba di Jakarta.
Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Polemik dugaan manipulasi riset melibatkan seorang peneliti bernama Prihantini dalam sebuah konferensi internasional hingga kini terus menyita perhatian publik
Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, mendadak mengabarkan bahwa dirinya berada di Jakarta. Padahal, John Herdman tidak memanggilnya untuk skuad FIFA Matchday Juni 2026.
Istana Buka Suara soal Isu Prabowo ke Italia, Qodari: Sejak Awal Agenda Resmi Hanya Kunjungan ke Prancis

Istana Buka Suara soal Isu Prabowo ke Italia, Qodari: Sejak Awal Agenda Resmi Hanya Kunjungan ke Prancis

Penegasan tersebut disampaikan Qodari menyusul beredarnya kabar bahwa Presiden Prabowo akan melanjutkan lawatan ke Roma, Italia,
Viral! Lagi Meliput Proyek KDM di Wisata Air Kalimalang Bekasi, Konten Kreator Diduga Diintimidasi Bang Jago

Viral! Lagi Meliput Proyek KDM di Wisata Air Kalimalang Bekasi, Konten Kreator Diduga Diintimidasi Bang Jago

2 konten kreator diduga diintimidasi preman saat meliput proyek Wisata Air diinisiasikan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di Kalimalang, Kota Bekasi viral.
Selengkapnya

Viral