News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ancaman Gubernur KDM: Pemda di Jabar Wajib Alokasi 7,5 Persen APBD Buat Infrastruktur Desa jika RAPBD Mau Diteken

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mendorong agar Pemerintah Daerah (Pemda) di Provinsi Jabar menyisihkan 7,5 & APBD untuk infrastruktur desa ke depannya.
Jumat, 17 April 2026 - 02:08 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mendesak seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) terutama kepala daerah di seluruh wilayah Jabar.

KDM menekankan pemerintah di 27 kabupaten/kota Jabar mengalokasikan 7,5 persen APBD untuk pembangunan infrastruktur. Hal ini upaya memberikan porsi optimal pada anggaran infrastruktur di 2027.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM menjelaskan alasan kebijakan alokasi anggaran sebesar 7,5 persen dari APBD. Tujuannya untuk menciptakan keselarasan dalam upaya pembangunan antara Pemprov dan Pemda di Jabar.

KDM menyampaikan permintaan itu pada forum Musrenbang Jawa Barat dalam rangka penyusunan rencana kerja Pemerintah Provinsi tahun 2027 di Gedung Pakuan Bandung.

"Itu kebijakan kita. Provinsi dan kabupaten/kota kan harus selaras dalam kebijakannya," kata KDM dikutip, Jumat (17/4/2026).

KDM Ingin Visi Pembangunan Pemprov dan Kabupaten/Kota Selaras

Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Antara

KDM menjelaskan, upaya pembangunan dari Pemprov Jabar tidak boleh berjalan sendiri. Konektifitas harus dibangun untuk menciptakan pemerataan di seluruh daerah.

Pria bernama Dedi Mulyadi itu menginginkan adanya kesamaan visi pembangunan di seluruh instansi pemerintah di Jabar. APBD Provinsi harus linear atau selaras dengan APBD Kabupaten/Kota.

Kata dia, 7,5 persen anggaran dari APBD yang dialokasikan bisa mewujudkan pembangunan maupun perbaikan jalan sampai tingkat desa, tidak hanya menyasar pada provinsi.

Mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan, kebijakan ini dibuat tidak sekadar dari keinginan secara individu, termasuk dirinya selaku Gubernur Jabar.

Ia menambahkan, kebijakan ini muncul atas permintaan dari masyarakat. Porsi optimal dalam mengalokasikan untuk anggaran infrastruktur demi memenuhi kebutuhan masyarakat Jabar.

"Kita mengetahui usul-usulan dari masyarakat pada akhirnya kita harus selalu jalan," lanjutnya.

Berapa Lama Target Pembangunan Infrastruktur Jalan Merata ke Desa?

Dedi Mulyadi menyampaikan target utama dari kebijakan tersebut. Ia mengungkap prediksi pencapaian pembangunan akses jalan hingga ke tingkat desa dapat rampung dalam empat tahun ke depan.

KDM menjelaskan, saat ini Pemprov Jabar masih berusaha membangun maupun memperbaiki infrastruktur jalan di tingkat Provinsi. Target ini diharapkan bisa selesai pada 2026.

Namun, ia menginginkan infrastruktur jalan harus sudah merata, setidaknya bisa selesai pada 2029 mendatang.

"Saya tidak ingin ada lagi jalan-jalan di desa yang buruk," tegasnya.

Dedi Mulyadi Singgung Penurunan Anggaran Desa

Gubernur Jabar itu menyampaikan kebijakan ini berkaitan dengan kondisi anggaran desa saat ini. Ia mengakui salah satu faktor menghambat pembangunan desa karena penurunan anggaran daerah.

Kondisi penurunan anggaran desa menjadi salah satu aspek terdampak dari pemotongan transfer keuangan daerah. Akibatnya, anggaran belanja untuk publik terus ditahan daerah.

Ia tidak menginginkan adanya omongan perbandingan anggaran antara Pemprov dan Pemda berbeda. Ia menilai kondisi ini juga dirasakan oleh pemerintah setingkat provinsi.

Namun begitu, kekurangan anggaran desa membuat Pemprov Jabar harus turun tangan. Dedi Mulyadi menyebut persoalan ini harus diatasi demi memenuhi kebutuhan warga desa.

"Jangan sampai masyarakat desa mengalami ketertinggalan layanan infrastruktur dari pemerintah," harapnya.

Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jabar menginginkan warga Desa mempunyai hak yang sama. Mereka harus turut merasakan fasilitas yang layak seperti masyarakat di kota.

Lebih lanjut, KDM menyinggung tentang pajak kendaraan bermotor (PKB). Hasil ini akan menjadi pendapatan asli daerah.

Nantinya, pendapatan ini merupakan bagian 7,5 persen APBD yang dialokasikan untuk masyarakat. Tentu pengembaliannya berbentuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan.

Maka dari itu, ia mendesak 18 bupati dan 9 wali kota menggunakan anggaran belanja daerah sebanyak 7,5 persen. Pengalokasian ini tak lepas demi memenuhi kepentingan tersebut.

"Itu adalah sebuah keharusan," tegasnya.

Ultimatum Lewat RAPBD

Ia kemudian menyoroti rancangan APBD (RAPBD) 2027. Hal ini menyasar pada setiap Kabupaten/Kota di seluruh wilayah Jabar.

Ia berniat mencermati bagian ini untuk mewujudkan keselarasan visi pembangunan Pemprov dan Pemda. Lagi pula, pengalokasian anggaran ini guna membenahi yang meliputi halte, taman, trotoar, hingga drainase kabupaten/kota.

Ia menegaskan bahwa, RAPBD akan ditandatangani olehnya. Namun persetujuan itu bisa terwujud jika Pemkab/Pemkot mengalokasikan 7,5 persen APBD untuk kebijakan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu terkoneksi. Kalau tidak 7,5 persen, maka tidak saya tandatangani rekomendasi RAPBD," ucapnya dengan tegas.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Four Proliga 2026: Alessandro Lodi Ungkap Alasan Timnya Rotasi Pemain saat Gresik Phonska Hadapi Jakarta Electric PLN

Final Four Proliga 2026: Alessandro Lodi Ungkap Alasan Timnya Rotasi Pemain saat Gresik Phonska Hadapi Jakarta Electric PLN

Gresik Phonska merebut kemenangan 3-1 atas Jakarta Electric PLN pada lanjutan Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April 2026.
6 Bulan Jadi Buronan, Kurir Sabu 58 Kilogram yang Kabur dari Ruang Penyidik Polda Jambi Akhirnya Tertangkap Saat Mau ke Riau

6 Bulan Jadi Buronan, Kurir Sabu 58 Kilogram yang Kabur dari Ruang Penyidik Polda Jambi Akhirnya Tertangkap Saat Mau ke Riau

Setelah enam bulan menghirup udara bebas sebagai buronan, M. Alung Ramadhan (23), kurir narkotika jenis sabu seberat 58 kilogram, akhirnya diringkus kembali oleh tim gabungan Polda Jambi dan Mabes Polri. 
Siap-siap akan Ada Angkot Listrik di Jawa Barat, Dedi Mulyadi Pastikan Sopir Bisa Beli Angkot Baru Tanpa DP!

Siap-siap akan Ada Angkot Listrik di Jawa Barat, Dedi Mulyadi Pastikan Sopir Bisa Beli Angkot Baru Tanpa DP!

Di bawah komando Gubernur Dedi Mulyadi (KDM), angkot yang selama ini identik dengan kesan usang kini tengah dibidik untuk masuk ke era elektrifikasi dan modern.
Gegara Polemik 'Passportgate' di Belanda, Dean Zandbergen Jadi Ragu Jika Ditawari Main untuk Timnas Indonesia

Gegara Polemik 'Passportgate' di Belanda, Dean Zandbergen Jadi Ragu Jika Ditawari Main untuk Timnas Indonesia

Polemik Passportgate yang menyeret sejumlah pemain Timnas Indonesia di Belanda membuat striker Dean Zandbergen jadi sedikit ragu untuk bermain di skuad Garuda.
Reaksi Dedi Mulyadi usai Bayar Pajak STNK Tanpa KTP, hingga Warga Jawa Barat Bisa Punya Rumah Layak dan Bagus

Reaksi Dedi Mulyadi usai Bayar Pajak STNK Tanpa KTP, hingga Warga Jawa Barat Bisa Punya Rumah Layak dan Bagus

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membawa angin segar, tak cuma bagi warga di wilayah yang ia pimpin, tapi juga secara nasional. Berikut rangkuman dua beritanya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 17 April: Waktunya Megawati Hangestri Cs Segel Tiket Terakhir ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 17 April: Waktunya Megawati Hangestri Cs Segel Tiket Terakhir ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 17 April yang merupakan hari kedua dari seri Semarang akan menyajikan dua pertandingan seru dari sektor putra dan putri.

Trending

Gresik Petrokimia Lolos ke Grand Final Proliga 2026, Fans Minta Duel Panas vs Jakarta Pertamina Enduro!

Gresik Petrokimia Lolos ke Grand Final Proliga 2026, Fans Minta Duel Panas vs Jakarta Pertamina Enduro!

Fans minta Gresik Petrokimia lawan Jakarta Pertamina Enduro di Final Proliga 2026. Gresik Petrokimia Ponska Plus memastikan diri sebagai tim pertama yang melaju ke grand final Proliga 2026.
Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

​​​​​​​Dedi Mulyadi dirayu wanita asal Singajaya saat di KUA. Alih-alih menerima, ia justru memberi respons tak terduga dengan menyarankan jadi ketua IJI.
Bukan Top Skor Final Four Proliga 2026, Megawati Hangestri Justru Buktikan Level Berbeda di Jakarta Pertamina Enduro

Bukan Top Skor Final Four Proliga 2026, Megawati Hangestri Justru Buktikan Level Berbeda di Jakarta Pertamina Enduro

Dalam laga penting Jakarta Pertamina Enduro di fase final four proliga 2026, Megawati Hangestri memperlihatkan kualitas elite yang sulit ditandingi. Service Ace Megatron
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 17 April: Waktunya Megawati Hangestri Cs Segel Tiket Terakhir ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 17 April: Waktunya Megawati Hangestri Cs Segel Tiket Terakhir ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 17 April yang merupakan hari kedua dari seri Semarang akan menyajikan dua pertandingan seru dari sektor putra dan putri.
Dedi Mulyadi Bangunkan Pria Paruh Baya Tidur di Trotoar Menahan Lapar, Diberi Makanan hingga Modal Usaha

Dedi Mulyadi Bangunkan Pria Paruh Baya Tidur di Trotoar Menahan Lapar, Diberi Makanan hingga Modal Usaha

​​​​​​​Dedi Mulyadi temukan pria paruh baya tertidur di trotoar karena lapar. Ia beri makanan, nasihat, hingga modal usaha, momen haru ini viral di publik.
Medan Terjal dan Gelap, Evakuasi Korban Helikopter PK-CFX di Kalbar Dilanjutkan Jumat Pagi

Medan Terjal dan Gelap, Evakuasi Korban Helikopter PK-CFX di Kalbar Dilanjutkan Jumat Pagi

Upaya evakuasi terhadap korban kecelakaan helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air terpaksa dihentikan sementara dan baru akan dilanjutkan Jumat (17/4) pagi. 
Kurniawan Dwi Yulianto Ungkap 'Biang Kerok' Kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia U-17 di Piala AFF U-17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Ungkap 'Biang Kerok' Kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia U-17 di Piala AFF U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, ungkap faktor utama di balik kekalahan dari Malaysia di Piala AFF U-17 2026. Salah satu penyebab utama kekalahan Garuda Muda
Selengkapnya

Viral