News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Pelecehan Seksual FH UI Jadi Sorotan Mendiktisaintek, Brian Yuliarto: Kami Menyikapi Sangat Serius

Kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) menjadi perhatian Mendiktisaintek, Brian Yuliarto. Ia menegaskan,
Jumat, 17 April 2026 - 17:56 WIB
Seorang dosen (pakai batik hijau paling kiri) diduga juga jadi korban pelecehan seksual mahasiswa FH UI
Sumber :
  • X @neposhit

Jakakrta, tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) menjadi perhatian Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto. Brian menegaskan, pihaknya akan memastikan pelaku mendapat sanksi setimpal.

Sebelumnya, kasus ini terkuak setelah tangkapan layar grup chat yang berisi mahasiswa FH UI tersebar. Dalam tangkapan layar tersebut, terlihat percakapan yang melontarkan narasi bernuansa seksual kepada mahasiswa dan dosen FH UI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus dugaan kekerasan seksual FH UI ini pun menjadi perhatian Mendikti. Dalam unggahan Instagram @kemdiktisaintek.ri Jumat (17/4), Brian menyayangkan isu tersebut.

"Saya ingin sampaikan kepada teman-teman mahasiswa dan seluruh masyarakat di Indonesia bahwa kami, Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, mendengar dengan seksama berbagai kegelisahan tersebut dan kami menyikapi ini dengan sangat serius," jelasnya.

Setelah menerima kabar mengenai isu tersebut, Brian mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan rektor dari kampus terkait. 

Kemudian hari ini Jumat (17/4), Kemendiktisaintek bersama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KemenPPA) mengadakan diskusi yang dihadiri oleh Rektor UI, BEM UI, dan BEM FH UI.

"Kami ingin memastikan bahwa langkah yang diambil pihak kampus benar-benar tepat dan kami pastikan penyelesaian kasus ini tidak akan berhenti di tengah jalan," beber Brian.

Brian menegaskan kampus adalah ruang aman dan tidak ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan. Perguruan tinggi tidak boleh mentoleransi budaya yangmenormalisasikan pelecehan maupun berbagai tindak kekeraan.

Mendikti juga memastikan pelaku akan mendapatkan sanksi yang setimpal. Saat ini, ada 16 mahasiswa FH UI yang merupakan terduga pelaku kekerasan seksual group chat mesum.

"Saat bersamaan, kami ingin memastikan para pelaku tindak kekerasan tersebut mendapatkan sanksi yang setimpal," jelasnya.

Lebih lanjut, Kemendiktisaintek berkomitmen untuk melindungi mahasiswa maupun tenaga kependidikan di semua universitas di Indonesia dari segala bentuk kekerasan.

"Kami ingin memberikan jaminan kepada seluruh sivitas akademika di manapun kalian berada, jika kalian melihat, mendengar, atau bahkan mengalami sendiri tindakan kekerasan atau pelecehan di kampus, jangan takut untuk bersuara. Fokus utama kami adalah menjamin perlindungan penuh dan pendampingan bagi para korban agar mereka mendapatkan keadilan tanpa rasa takut," ucapnya.

Brian berpesan untuk sivitas akademika maupun masyarakat yang mengalami atau melihat tindakan kekerasan untuk segera melaporkan ke Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi atau Satgas PPKPT setiap kampus, atau bisa juga melalui Pusat Panggilan pada nomor 126 dan email wlt.kemdiktisintek.go.id.

"Kami akan menjaga kerahasiaan identitas Anda dan terus berdiri mendampingi korban hingga pemulihan serta proses hukum selesai," bebernya.

Saat ini, Universitas Indonesia (UI) telah mengambil langkah berupa penonaktifan 16 mahasiswa terduga pelaku kekerasan seksual FH UI hingga 30 Mei 2026. 

Langkah tersebut berdasarkan rekomendasi dari Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UI, tertanggal 15 April 2026.

"UI menetapkan penonaktifan akademik sementara bagi ke-16 mahasiswa terduga selama periode 15 April hingga 30 Mei 2026. Kebijakan ini merupakan langkah administratif preventif yang diambil untuk menjaga integritas proses pemeriksaan serta melindungi seluruh pihak yang terlibat," jelas Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI Dr Erwin Agustian Panigoro, MM dalam keterangan tertulis dikutip Jumat (17/4/2026).

Para pelaku tidak dapat mengikuti perkuliahan maupun beraktivitas di lingkungan UI, kecuali untuk kepentingan pemeriksaan oleh Satgas PPK atau keperluan tertentu yang bersifat mendesak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

UI juga membatasi keterlibatan para terduga dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan. Pengawasan dilakukan secara intensif untuk mencegah terjadinya interaksi, baik langsung maupun tidak langsung, dengan korban maupun saksi selama proses pemeriksaan berlangsung.

"Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen universitas untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan secara objektif, melindungi seluruh pihak yang terlibat, serta menjaga lingkungan akademik tetap kondusif," beber Erwin. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keras! Pramono Larang Campur Tangan Politik di Kursi Direksi BUMD DKI

Keras! Pramono Larang Campur Tangan Politik di Kursi Direksi BUMD DKI

Pramono menekankan bahwa posisi strategis di BUMD harus diisi oleh individu yang memiliki kemampuan dan rekam jejak yang mumpuni, bukan berdasarkan kepentingan tertentu.
Sempat Dinyatakan Dibuka, Iran Tegaskan Selat Hormuz Masih Terbatas

Sempat Dinyatakan Dibuka, Iran Tegaskan Selat Hormuz Masih Terbatas

Otoritas militer Iran juga dikabarkan memiliki kewenangan untuk menahan atau menolak kapal dari negara yang dianggap tidak bersahabat.
Di Hadapan Media Malaysia, Asisten John Herdman Blak-blakan Soal Timnas Indonesia

Di Hadapan Media Malaysia, Asisten John Herdman Blak-blakan Soal Timnas Indonesia

Pengakuan jujur Simon Grayson di depan media Malaysia: dari tak kenal pemain hingga mengakui kualitas Timnas Indonesia.
Gara-gara Tak Nurut, Nenek di Kediri Aniaya Cucu Balita hingga Tewas

Gara-gara Tak Nurut, Nenek di Kediri Aniaya Cucu Balita hingga Tewas

Namun, karena anak-anak tersebut tidak menuruti permintaan, pelaku diduga melakukan tindakan kekerasan menggunakan benda keras.
Geopolitik Memanas, LPEI Siapkan Tameng Berlapis Jaga Pembiayaan Ekspor Tetap Sehat

Geopolitik Memanas, LPEI Siapkan Tameng Berlapis Jaga Pembiayaan Ekspor Tetap Sehat

Ketidakpastian global akibat memanasnya situasi geopolitik memaksa Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) memperkuat strategi pertahanan.
Pemprov DKI Siapkan Rp253,6 Miliar untuk Sekolah Swasta Gratis, Sasar 23 Ribu Siswa

Pemprov DKI Siapkan Rp253,6 Miliar untuk Sekolah Swasta Gratis, Sasar 23 Ribu Siswa

Program tersebut diperkirakan menjangkau hingga 23.694 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.

Trending

Ujian Sesungguhnya, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Negara Top 10 Ranking FIFA di Matchday 2026

Ujian Sesungguhnya, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Negara Top 10 Ranking FIFA di Matchday 2026

Timnas Indonesia berpeluang menghadapi negara top 10 ranking FIFA pada FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir tengah negosiasi demi uji coba bergengsi.
Usai Frankfurt, Kini Indonesia Jadi Guest of Honor di Tunisia: Ribuan Buku Karya Anak Bangsa dalam Berbagai Bahasa

Usai Frankfurt, Kini Indonesia Jadi Guest of Honor di Tunisia: Ribuan Buku Karya Anak Bangsa dalam Berbagai Bahasa

Kabar membanggakan datang dari dunia literasi dan diplomasi kebudayaan Indonesia. Kementerian Kebudayaan Tunisia secara resmi mengumumkan Indonesia sebagai tamu
Trending: Jawaban Rieke Diah Pitaloka Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi

Trending: Jawaban Rieke Diah Pitaloka Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka tertangkap kamera melakukan pertemuan akrab dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), pada Jumat (17/4/2026)
Permintaan Fans Jadi Nyata! Duel Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Resmi Terwujud di Final Four Proliga 2026

Permintaan Fans Jadi Nyata! Duel Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Resmi Terwujud di Final Four Proliga 2026

Duel Gresik Phonska melawan Jakarta Pertamina Enduro di panggung Grand Final final four Proliga 2026 sudah dinanti jauh sebelum kepastian resmi. Harapan fans Gresik Phonska
Dapat 'Restu' FIFA, 3 Pemain Naturalisasi Baru Ini Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni

Dapat 'Restu' FIFA, 3 Pemain Naturalisasi Baru Ini Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni

Sudah dapat "restu" atau "lampu hijau" dari FIFA, lantas siapa saja trio maut yang siap menjalani debutnya di bawah komando John Herdman di Timnas Indonesia?
Pakar Ingatkan Ambisi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Saat Revitalisasi Gedung Sate

Pakar Ingatkan Ambisi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Saat Revitalisasi Gedung Sate

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi merevitalisasi kini besar-besaran Gedung Sate yang terletak di Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
Nasibnya Bisa Sama dengan Cristian Gonzales, Eks Brasil U-20 Ini Punya Peluang Bela Timnas Indonesia

Nasibnya Bisa Sama dengan Cristian Gonzales, Eks Brasil U-20 Ini Punya Peluang Bela Timnas Indonesia

Mantan rekan setim Gabriel Jesus di Brasil U-20 ini ternyata bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia meskipun sama sekali tidak punya garis keturunan nusantara.
Selengkapnya

Viral