News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PDIP Sentil Represi Kritik hingga Seret Isu Palestina di Peringatan KAA, Hasto: Kritik ke Pemerintah Malah Dipolisikan

Ia menyinggung praktik pelaporan terhadap kritik masyarakat hingga menilai Indonesia mulai gamang dalam politik luar negeri.
Sabtu, 18 April 2026 - 12:10 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Sumber :
  • tvOnenews/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto melontarkan kritik tajam soal kondisi demokrasi dalam negeri saat memperingati 71 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA). 

Ia menyinggung praktik pelaporan terhadap kritik masyarakat hingga menilai Indonesia mulai gamang dalam politik luar negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasto menegaskan semangat KAA sebagai narasi pembebasan bangsa tertindas seharusnya tercermin dalam praktik bernegara saat ini.

“Sekarang ini kritik masalah pangan diadukan ke polisi. Kritik masalah terhadap pemerintah diadukan kepada polisi. Padahal republik ini dibangun dengan suatu dialektika,” tegas Hasto dalam sambutannya di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026). 

Ia menilai, kritik terhadap pemerintah tidak boleh dipersepsikan sebagai ancaman, melainkan bentuk kecintaan terhadap negara.

“Kalau kita kritik pemerintah, bukan berarti kita tidak ingin pemerintah berhasil. Justru ketika kita kritik pada pemerintah karena kita sayang, cinta tanah air kepada Republik ini,” lanjutnya.

Tak hanya menyoroti situasi domestik, Hasto juga mengingatkan posisi historis Indonesia sebagai pelopor keadilan global sejak KAA 1955. 

Ia menyebut, Indonesia seharusnya tetap konsisten membela bangsa-bangsa tertindas, termasuk Palestina.

“Maka Saudara-saudara sekalian, inilah mengapa kita harus konsisten memperjuangkan Palestina,” ujarnya.

Menurut Hasto, semangat KAA yang digagas Soekarno tidak hanya relevan dalam konteks global, tetapi juga harus diterapkan di dalam negeri, terutama dalam menjaga kebebasan berpendapat.

Ia bahkan menyinggung adanya keterputusan sejarah yang membuat arah politik Indonesia kehilangan pijakan ideologis.

“Sehingga rasanya di dalam menghadapi pertarungan geopolitik saat ini, kita menjadi bangsa yang begitu gamang di dalam politik luar negeri bebas aktif kita,” kata Hasto.

Lebih jauh, ia juga menyinggung warisan pemerintahan Soeharto yang dinilai menjauhkan bangsa dari pemikiran asli pendiri negara.

“Selama Orde Baru, pemerintahan rezim Soeharto menjauhkan kita dari sejarah yang benar, seluruh konsepsi tentang Indonesia merdeka,” ujarnya.

Dalam forum itu, Hasto juga menekankan pentingnya kebebasan sipil sebagai fondasi demokrasi.

“The freedom of speech, freedom to organize the people, freedom of press dan sebagainya termasuk berjalannya fungsi-fungsi DPR RI sebagai check and balances di dalam konstruksi sistem politik kita, semua harus kita perjuangkan,” katanya.

Menutup sambutannya, Hasto menyerukan agar Indonesia kembali menjadi mercusuar keadilan dan kemanusiaan seperti semangat awal KAA. Sekaligus memastikan tidak ada penindasan dalam bentuk apa pun di dalam negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Indonesia berdiri di muka di dalam perjuangan pembebasan dan kita harus memberikan suatu pelajaran kepada dunia bahwa tidak ada penindasan-penindasan yang terjadi di bumi Indonesia tercinta,” pungkasnya.

(rpi)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Banjir Bandang Solok, Dua Korban Ditemukan Tewas dan Empat Alami Luka-Luka

Banjir Bandang Solok, Dua Korban Ditemukan Tewas dan Empat Alami Luka-Luka

BPPB mengungkapkan total korban tewas akibat banjir bandang di wilayah Arosuka, Kabupaten Solok, yang terjadi pada Senin (21/9/2026) lalu menjadi dua orang.
Turut Berduka Cita, Jokowi Ingat Dedikasi Guruh Soekarnoputra untuk Bangsa Sebelum Meninggal Dunia

Turut Berduka Cita, Jokowi Ingat Dedikasi Guruh Soekarnoputra untuk Bangsa Sebelum Meninggal Dunia

Presiden ke-7 RI, Jokowi mengenang dedikasi Guruh Soekarnoputra, adik Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan putra bungsu Soekarno yang meninggal dunia.
Guruh Soekarnoputra Wafat, Sandiaga Uno: Indonesia Kehilangan Maestro Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif

Guruh Soekarnoputra Wafat, Sandiaga Uno: Indonesia Kehilangan Maestro Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif

Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno datang melayat ke rumah duka almarhum Guruh Soekarnoputra di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, pada Sabtu (26/9/2026).
KAI Service Champion 2026, KAI Service Rebut Dua Penghargaan

KAI Service Champion 2026, KAI Service Rebut Dua Penghargaan

Insan KAI Services kembali menorehkan prestasi dalam ajang KAI Service Champion 2026 yang diselenggarakan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Pestapora 2026 Hari Pertama: Juicy Luicy Buka Pesta, Whisnu Santika Tutup dengan Dentuman EDM

Pestapora 2026 Hari Pertama: Juicy Luicy Buka Pesta, Whisnu Santika Tutup dengan Dentuman EDM

Pestapora 2026 hari pertama berlangsung meriah. Juicy Luicy membuka pesta, disusul Vierratale, Nassar, Kerispatih-Sammy, hingga Whisnu Santika.
Aktif Bangun Citra Polantas, Anggota Polresta Karawang Dapat Penghargaan dari Kapolri

Aktif Bangun Citra Polantas, Anggota Polresta Karawang Dapat Penghargaan dari Kapolri

Anggota bernama Aipda Syarif Hidayat,SH ini seorang anggota polresta Karawang yang aktif memberikan edukasi terhadap masyarakat Karawang melalui media sosial. 

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
6 Zodiak Paling Berlimpah Rezeki pada 27 September 2026: Taurus Siap-siap Banjir Cuan

6 Zodiak Paling Berlimpah Rezeki pada 27 September 2026: Taurus Siap-siap Banjir Cuan

Pada Minggu, 27 September 2026, menjadi salah satu hari yang menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan keuangan. Siapa saja yang paling berlimpah cuan besok?
Selengkapnya

Viral