News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPOM Kena Semprot DPR: Pengawasan Lemah, Obat 'Teler' hingga Kosmetik Bermerkuri Masih Beredar

Sistem pengawasan pre-market dan post-market obat-obatan dinilai masih lemah. Sehingga berbagai produk berbahaya masih leluasa beredar di masyarakat.
Senin, 20 April 2026 - 19:25 WIB
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar
Sumber :
  • TV Parlemen

Jakarta, tvOnenews.com - Kinerja pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menjadi sorotan tajam di parlemen. 

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menilai sistem pengawasan pre-market dan post-market masih lemah. Sehingga berbagai produk berbahaya tetap leluasa beredar di masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kritik itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI bersama Kepala BPOM di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Irma mengaku belum melihat langkah konkret dari BPOM, baik dalam pencegahan sebelum produk beredar maupun penindakan setelah ditemukan pelanggaran.

“Saya belum melihat bentuk pencegahan itu seperti apa. Begitu juga dengan penindakan, saya belum dengar ada langkah konkret di lapangan, termasuk bersama kepolisian,” ucap Irma.

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago.
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago.
Sumber :
  • Youtube TV Parlemen

Menurutnya, lemahnya pengawasan ini tercermin dari masih maraknya peredaran produk berbahaya, mulai dari makanan dengan kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) berlebih hingga obat-obatan ilegal.

“Kita tahu makanan yang mengandung GGL masih beredar dan belum ditarik. Begitu juga obat-obatan yang membuat teler, bahkan ada yang mengandung narkoba, masih sangat luas beredar,” tegas politisi Fraksi Partai NasDem tersebut.

Tak hanya itu, Irma juga menyoroti peredaran rokok ilegal serta kosmetik rumahan yang diproduksi tanpa pengawasan ketat.

Ia mengingatkan, banyak produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri.

“Rokok ilegal merajalela. Kosmetik juga banyak dibuat di rumah-rumah, bahkan oleh oknum tertentu, dan mengandung bahan berbahaya seperti merkuri,” jelasnya.

Ia turut menyinggung penggunaan bahan berbahaya lain seperti boraks dan pewarna makanan, hingga dugaan kontaminasi pada produk perikanan yang dinilai belum ditangani secara optimal.

Irma menegaskan, kondisi ini tak bisa dianggap sepele karena berdampak langsung pada beban layanan kesehatan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengingatkan, lemahnya upaya promotif dan preventif akan berujung pada lonjakan kasus penyakit yang harus ditangani secara kuratif.

“Kalau promotif dan preventif tidak berjalan, maka angka kuratif akan tinggi. Ini yang akhirnya berdampak pada defisit BPJS,” katanya. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Abaikan Peringatan, TPS Ilegal di Tambun Utara Resmi Disegel Pemkab Bekasi

Abaikan Peringatan, TPS Ilegal di Tambun Utara Resmi Disegel Pemkab Bekasi

Pemerintah Kabupaten Bekasi, mengambil tindakan tegas dengan menyegel tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Kampung Turi, Sriamur, Kecamatan Tambun Utara. 
Demi Naik Haji Sampai Jual Rumah, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Demi Naik Haji Sampai Jual Rumah, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Bolehkah menjual rumah demi berangkat haji? Ustaz Syafiq Riza Basalamah memberikan penjelasan lengkap soal hukumnya dan prioritas dalam Islam.
Ayah di Garut Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Terancam Hukuman Berat

Ayah di Garut Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Terancam Hukuman Berat

Kepolisian Resor (Polres) Garut mengamankan seorang pria berinisial S (43) atas dugaan tindak asusila terhadap anak kandungnya yang masih berusia 12 tahun. 
Penjelasan Sumardji soal Akhirnya Fadly Alberto Resmi Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 setelah Insiden 'Tendangan Kungfu'

Penjelasan Sumardji soal Akhirnya Fadly Alberto Resmi Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 setelah Insiden 'Tendangan Kungfu'

Aksi tidak terpuji mewarnai jalannya kompetisi Elite Pro Academy Super League U-20. Seorang mantan pemain Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 Fadly Alberto ...
Pep Guardiola ke Timnas Italia? Pernyataan Bonucci Bikin Heboh

Pep Guardiola ke Timnas Italia? Pernyataan Bonucci Bikin Heboh

Mantan bek timnas Italia, Leonardo Bonucci, mengungkapkan harapannya agar Pep Guardiola bisa menjadi pelatih baru Gli Azzurri.
Petugas UPK Badan Air Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas Mengapung di Kali Ciliwung Lenteng Agung

Petugas UPK Badan Air Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas Mengapung di Kali Ciliwung Lenteng Agung

Warga di sekitar Gang H. Sonyon, Lenteng Agung, Jagakarsa, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang mengapung di aliran Kali Ciliwung, Senin (20/4).

Trending

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top skor akhir final four Proliga 2026, di mana dua pemain Jakarta Pertamina Enduro yakni Irina Voronkova dan Megawati Hangestri mampu mempertahankan rekor masing-masing.
Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons negatif soal sanksi yang diberikan SMAN 1 Purwakarta terhadap puluhan siswa yang mengolok-olok guru. Ini katanya.
Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Megawati Hangestri kembali ke V-League musim 2026-2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Fadly Alberto kabarnya langsung mendapat sanksi berat yaitu dicoret dari Timnas Indonesia U-20 usai kedapatan layangkan tendangan kungfu ke arah pemain lawan.
Kondisi Terkini Pemain Dewa United yang Diserang Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto

Kondisi Terkini Pemain Dewa United yang Diserang Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto

Update kondisi dari pemain Dewa United Rakha Nurkholis yang wajahnya diserang eks Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto dengan tendangan kungfu di laga EPA U-20.
Selengkapnya

Viral