News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Produksi Gula Nasional 2026 Capai 3,04 Juta Ton, Surplus untuk Konsumsi Rumah Tangga

Sektor pergulaan nasional menunjukkan tren positif di tahun 2026. Berdasarkan hasil pertemuan taksasi awal giling Gula Kristal Putih (GKP) yang digelar di Surabaya pada Jumat (17/4/2026), total produksi gula nasional diproyeksikan mencapai angka 3,04 juta ton.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 18 April 2026 - 15:06 WIB
Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Kementerian Pertanian, Dr. Abdul Roni Angkat.
Sumber :
  • tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Sektor pergulaan nasional menunjukkan tren positif di tahun 2026. Berdasarkan hasil pertemuan taksasi awal giling Gula Kristal Putih (GKP) yang digelar di Surabaya pada Jumat (17/4/2026), total produksi gula nasional diproyeksikan mencapai angka 3,04 juta ton.

Pertemuan yang diikuti oleh seluruh perwakilan pabrik gula se-Indonesia ini menjadi dasar penting dalam memetakan kondisi lahan tebu dan estimasi hasil panen musim giling tahun ini. Data yang dihimpun mencatat, luas areal panen tebu existing nasional mencapai 576.538 hektare.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sisi produktivitas, rata-rata hasil GKP diperkirakan mencapai 5,28 ton per hektare, dengan produktivitas tebu sebesar 70,87 ton per hektare. Sementara itu, rata-rata rendemen nasional diproyeksikan mencapai 7,45 persen, yang menandakan adanya peningkatan efisiensi dalam pengolahan tebu menjadi gula.

Dengan capaian proyeksi sebesar 3,04 juta ton, pasokan gula dipastikan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat yang berada di kisaran 2,8 juta ton. Artinya, terdapat potensi surplus sekitar 0,2 juta ton khusus untuk kebutuhan rumah tangga.

Angka ini melampaui target Rencana Strategis (Renstra) Perkebunan dan menjadi bukti nyata keberhasilan intervensi pemerintah di sektor hulu.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, penguatan produksi tebu akan terus diakselerasi demi mewujudkan swasembada gula dan mengurangi ketergantungan impor.

“Swasembada gula adalah keharusan. Pemerintah fokus meningkatkan produksi tebu, memperluas areal, menyediakan benih unggul, serta melakukan modernisasi industri gula,” tegas Mentan.

Meski kebutuhan konsumsi aman, tantangan masih menghadang pada pemenuhan kebutuhan gula untuk sektor industri. Pada tahun 2026 ini, kebutuhan gula industri diperkirakan mencapai 3,4 juta ton, angka yang jauh lebih besar dibandingkan pasokan GKP yang saat ini difokuskan untuk konsumsi langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena itu, penguatan industri gula nasional perlu terus diarahkan tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan konsumsi, tetapi juga mendukung kebutuhan bahan baku industri makanan, minuman, dan sektor manufaktur lainnya,” ujar Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Kementerian Pertanian, Dr. Abdul Roni Angkat.

Pemerintah melalui Perpres 40 Tahun 2023 dan Roadmap Swasembada Gula Nasional menargetkan produksi gula nasional bisa mencapai 3,27 juta ton pada tahun 2027.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Dibuat Kagum Ibu Asal Sukabumi, Tetap Kuat Rawat Anak Kanker Meski Hidup Serba Terbatas

Dedi Mulyadi Dibuat Kagum Ibu Asal Sukabumi, Tetap Kuat Rawat Anak Kanker Meski Hidup Serba Terbatas

​​​​​​​Dedi Mulyadi kagum pada ibu asal Sukabumi yang tetap kuat merawat anak kanker stadium 4 tanpa keluh, meski hidup serba terbatas dan penuh perjuangan.
Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Industri sawit RI hadapi tekanan EUDR. Traceability jadi kunci akses pasar global, petani kecil jadi tantangan utama implementasi sistem.
Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Penolakan dari masyarakat melalui petisi terkait rencana revitalisasi Jalan Diponegoro, Kota Bandung, mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah tegas dalam menentukan arah masa depan Timnas Futsal Indonesia. Alih-alih menempuh jalur naturalisasi untuk ..
Kukuhkan Empat Guru Besar, Rektor UAD Yogyakarta Tekankan Guru Besar Baru Harus Jaga Marwah Muhammadiyah

Kukuhkan Empat Guru Besar, Rektor UAD Yogyakarta Tekankan Guru Besar Baru Harus Jaga Marwah Muhammadiyah

Sebanyak empat dosen dari berbagai ranting ilmu di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta dikukuhkan sebagai guru besar baru.   

Trending

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyayangkan hasil imbang 2-2 yang diraih timnya saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.
Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah tegas dalam menentukan arah masa depan Timnas Futsal Indonesia. Alih-alih menempuh jalur naturalisasi untuk ..
Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Bek kiri Persib Bandung, Eliano Reijnders, mengakui timnya tampil kurang maksimal di awal laga saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025/26
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Industri sawit RI hadapi tekanan EUDR. Traceability jadi kunci akses pasar global, petani kecil jadi tantangan utama implementasi sistem.
Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Penolakan dari masyarakat melalui petisi terkait rencana revitalisasi Jalan Diponegoro, Kota Bandung, mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Selengkapnya

Viral