News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, Penyebab Utama Jusuf Kalla Beberkan Peran Penting Dirinya di Karier Politik Jokowi hingga Jadi Presiden

Baru-baru ini, publik dikejutkan dengan pernyataan mantan Walik Presiden, Jusuf Kalla (JK) terkait peran penting dirinya di karier politik Jokowi hingga jadi
Minggu, 19 April 2026 - 19:38 WIB
Pengakuan Mencengangkan Jusuf Kalla soal Peran Besarnya di Karier Politik Jokowi: Kasih Tahu Itu Termul-termul!
Sumber :
  • tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini, publik dikejutkan dengan pernyataan mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) terkait peran penting dirinya di karier politik Jokowi hingga jadi Presiden. Sontak, hal ini juga membuat sebagian publik hingga elite politik mempertanyakan penyebab JK beberkan hal tersebut.

Menyikapi hal itu, Jubir JK, Husain Abdullah beberkan penyebab utama JK menyampaikan hal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, kata dia, pernyataan JK itu disampaikan lantaran kerap dituding tidak tahu terima kasih kepada Jokowi yang menjadikannya wapres pada 2014 lalu.

Bahkan kata dia, JK sudah lama JK memendam soal ini.

Foto Jokowi sungkem ke JK yang ditunjukkan Jusuf Kalla dalam konfensi pers di rumahnya, di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).
Foto Jokowi sungkem ke JK yang ditunjukkan Jusuf Kalla dalam konfensi pers di rumahnya, di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

"Penjelasan Pak JK yang sempat disampaikan dengan nada tinggi, untuk meyakinkan loyalis Jokowi yang kerap menarasikan JK tidak tahu balas budi padahal sudah diangkat jadi Wapres oleh Jokowi. Tidak punya rasa terima kasih kepada Jokowi. JK tidak juga emosi. Tapi sudah lama JK menahan diri tidak buka-bukaan soal ini," jelas Husain saat dihubungi, Minggu (19/4/2026).
 
Kemudian, ia jelaskan, JK terpaksa mengungkap perannya, khususnya terkait pencalonan Jokowi di Pilgub DKI Jakarta pada 2012 lalu. Ia menyebut JK berperan atsas majunya Jokowi di panggung Ibu Kota.

"Akhirnya JK pun terpaksa mengungkapkan perannya, bagaimana dia mengantarkan Jokowi ke Ibu Mega agar dicalonkan jadi Gubernur DKI. JK sadar bahwa kemudian saat kontestasi Pilpres telah berproses, banyak pihak kemudian yang terlibat. Tapi awal mula Jokowi dipromosikan ke Ibu Mega 'manggung' di Ibu Kota sebagai calon Gubernur DKI, tidak lepas dari peran yang dilakonkannya," ucap dia.

Husain menyampaikan nasib Jokowi mungkin akan berbeda jika tidak pernah berkiprah di Jakarta. Menurutnya, Jokowi mendapatkan peluang maju di Pilpres 2014 karena menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Jadi yang disampaikan JK adalah ketika langkah awal Jokowi berkiprah di Jakarta yang membuka pintu bagi Jokowi kemudian menjadi Presiden RI. Tanpa ini, kemungkinan nasibnya beda lagi. Sebab sesudah jadi Gubernur, selanjutnya, Jokowi dicalonkan jadi Presiden oleh Ibu Mega," bebernya.

"Tapi saat itu, Ibu Mega tidak bersedia mengesahkan pencalonan Jokowi kalau bukan JK sebagai wakilnya. Sebab Jokowi dianggap belum berpengalaman sekalipun elektabilitasnya tinggi untuk bersaing dengan Prabowo. Maka jadilah Pak JK sbg Wapres Jokowi," lanjutnya.

Husain menegaskan bukan Jokowi yang menetapkan JK menjadi pasangannya. Dia memastikan itu atas permintaan langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Catatan pentingnya di sini, bukan Jokowi yang menetapkan JK sebagai pasangannya, melainkan langsung atas permintaan Ibu Mega selaku Ketua Umum PDIP kepada JK agar mendampingi Jokowi (yang dianggapnya belum berpengalaman pada saat itu). Sekali lagi, Ibu Mega tidak mau menandatangani pencalonan Jokowi kalau tidak berpasangan dengan M. Jusuf Kalla. Jadi siapa sebenarnya yang berhutang budi? Apalagi sepanjang pemerintahan mendampingi Jokowi, dalam beberapa moment krusial JK kerap pasang badan buat Jokowi," jelasnya.

Untuk diketahui, Jusuf Kalla (JK) mengeluarkan kekesalannya atas tuduhan Rismon Sianipar yang mengatakan dirinya mendanai kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). JK pun mengingatkan perannya di balik karier Jokowi hingga menjadi Presiden ke-7 RI.

Pernyataan ini disampaikan JK ketika dia ditanya perihal adanya laporan polisi mengenai video ceramahnya tentang 'mati syahid' di UGM. JK ditanya apakah dia merasa dipolitisasi atau tidak dengan adanya kasus ini.

Lalu, JK menjawab dengan mengatakan dirinya tidak mau berspekulasi. Namun, dia merasa masalah ini muncul setelah dia melaporkan Rismon Sianipar ke polisi terkait tudingan mendanai kasus ijazah Jokowi.

Bahkan Jusuf Kalla mengungkapkan dia beberapa kali dihubungi oleh Rismon dan Roy Suryo, namun selalu dia tolak, karena dia ingin berada di posisi netral, mengingat kasus tudingan ijazah palsu Jokowi sedang ramai. Dia pun mengungkapkan kekesalannya tentang masalah ijazah palsu ini yang berlarut-larut sehingga menyeret sejumlah nama. 

JK pun bicara mengenai peran pentingnya dalam karier politik Jokowi. JK mengatakan dia adalah orang yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

JK mengatakan dia yang menyodorkan nama Jokowi ke Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta). Bahkan, dia juga mengatakan Jokowi menjadi Presiden ke-7 RI karena dirinya.

"Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya," beber JK. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bertemu dengan Ustaz Abdul Somad, Buya Yahya Getarkan Pesan Menyentuh: Kita Jadi Kaya Raya di Akhirat

Bertemu dengan Ustaz Abdul Somad, Buya Yahya Getarkan Pesan Menyentuh: Kita Jadi Kaya Raya di Akhirat

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya berbagi pesan menyentuh tentang cinta karena Allah saat bertemu Ustaz Abdul Somad (UAS) di Ponpes Mahad Az-Zahra Riau.
Siap-siap, Persib Bandung Bakal Borong Pemain Baru Berlabel Internasional

Siap-siap, Persib Bandung Bakal Borong Pemain Baru Berlabel Internasional

Persib ingin melaju jauh dalam keikutsertaannya di panggung internasional. Rencana matang dipersiapkan oleh manajemen supaya mimpi tersebut bisa diwujudkan.
DLH Bogor dan PPLI Tanam 500 Bibit Pohon di Hulu Ciliwung Telaga Saat Peringati Hari Lingkungan Hidup

DLH Bogor dan PPLI Tanam 500 Bibit Pohon di Hulu Ciliwung Telaga Saat Peringati Hari Lingkungan Hidup

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di kawasan Kilometer Nol Telaga Saat, Puncak, Bogor, menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi berbagai pihak
Marc Marquez Merebut 'Pole Position' di MotoGP Hungaria

Marc Marquez Merebut 'Pole Position' di MotoGP Hungaria

Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez merebut pole position di MotoGP Hungaria. Dalam sesi kualifikasi yang berlangsung di Sirkuit Balaton, Sabtu, Marc menjadi yang tercepat setelah mengunci waktu 1 menit 36,785 detik.
Nyanyian Sony Sonjaya soal Kasus Korupsi MBG Jadi Sorotan Publik: Tokoh Kalangan Eksekutif dan Legislatif Terlibat

Nyanyian Sony Sonjaya soal Kasus Korupsi MBG Jadi Sorotan Publik: Tokoh Kalangan Eksekutif dan Legislatif Terlibat

Nyanyian Sony Sonjaya soal kasus dugaan korupsi program MBG jadi sorotan publik. Pasalnya ia senggol sejumlah tokoh besar dari kalangan Eksekutif dan Legislatif
Media Korea Kabarkan Shin Tae-yong ke Persija Jakarta Gantikan Mauricio Souza

Media Korea Kabarkan Shin Tae-yong ke Persija Jakarta Gantikan Mauricio Souza

Media terkemuka asal Korea Selatan mengklaim bahwa mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong akan turun gunung untuk melatih raksasa Liga 1 Persija Jakarta

Trending

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya melalui pengacaranya Elza Syarief, bocorkan data puluhan orang yang terlibat kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di BGN.
Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap hasil FIFA Matchday pada Jumat (05/06/2026) menghadirkan nasib berbeda bagi sejumlah wakil Asia Tenggara. Hanya Timnas Indonesia yang berhasil menang.
Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman, Tarik Sektioui, mengaku merasa tertipu dengan peringkat FIFA Timnas Indonesia. Hal itu ia ungkapkan setelah timnya kalah telak dari skuad Garuda.
Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Sebelum pertandingan digelar, media Timur Tengah sudah lebih dulu memberikan peringatan kepada tim nasional mereka soal kekuatan Timnas Indonesia melawan Oman.
Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman soroti debut buruk Tarik Sektioui setelah timnya dihancurkan Timnas Indonesia 0-3 di FIFA Matchday. Bahkan media setempat mengakui kualitas Garuda.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Kalahkan Tim Terkuat Asia Barat

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Kalahkan Tim Terkuat Asia Barat

Timnas Indonesia menang telak 3-0 atas Oman di FIFA Matchday Juni 2026. Media Vietnam mengaku terkejut dan menilai level Garuda mulai meningkat pesat.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan Timnas Indonesia usai Skuad John Herdman Bungkam Oman 3-0

Media Vietnam Mulai Curiga dengan Timnas Indonesia usai Skuad John Herdman Bungkam Oman 3-0

Media Vietnam soroti kemenangan telak Timnas Indonesia atas Oman dengan skor akhir 3-0. Media Vietnam curiga Skuad John Herdman akan jadi lawan kuat di AFF 2026
Selengkapnya

Viral