Dikritik MUI, Pemprov DKI Akui Sulit Matikan Ikan Sapu-sapu dalam Jumlah Banyak
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengakui sulit mematikan ikan sapu-sapu dalam jumlah banyak sebelum dikubur.
Hal ini menanggapi kritik dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap aksi Pemprov DKI yang mengubur ikan sapu-sapu dalam keadaan hidup-hidup.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Hasudungan Sidabalok mengatakan bahwa penguburan ikan sapu-sapu dalam kondisi hidup memang sulit dihindari ketika ikannya dalam jumlah banyak.
“Kejadian penguburan ikan sapu-sapu dalam jumlah besar memang sulit untuk dihindari walaupun sebagian dimatikan dulu sebelum dikubur,” kata Hasudungan kepada wartawan, Senin (20/4/2026).
Kendati demikian, Pemprov DKI menerima kritik dan masukan dari MUI terkait tata cara penguburan sesuai syariat islam dan kesejahteraan hewan.
Hasudungan menyebut pihaknya sedang berdiskusi dengan praktisi maupun lembaga terkait untuk menentukan metode pemusnahan yang tepat.
“Kami dari Pemprov DKI Jakarta sedang berkoordinasi dengan akademisi, lembaga penelitian, praktisi maupun pemerintah pusat untuk memformulasikan metode yang paling efektif dan efisien dalam hal pemusnahan hasil tangkapan ikan sapu-sapu tersebut,” kata dia.
“Agar tidak menyalahi kaidah agama sekaligus sesuai dengan kesejahteraan hewan (animal welfare),” tandas Hasudungan. (saa/iwh)
Load more