News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahas Kasus Kekerasan Seksual di Lingkup PTN, DPR Gelar Rapat Tertutup Bareng 4 Rektor Kampus

Komisi X DPR RI memilih menggelar rapat dengar pendapat secara tertutup saat membahas kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Ketua Komisi X DPR
Senin, 20 April 2026 - 17:54 WIB
Bahas Kasus Kekerasan Seksual di Lingkup PTN, DPR Gelar Rapat Tertutup Bareng 4 Rektor Kampus
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com – Komisi X DPR RI memilih menggelar rapat dengar pendapat secara tertutup saat membahas kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. 

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menuturkan, rapat tersebut turut melibatkan pemerintah yakni Kemendikbudristek dan pimpinan dari empat kampus besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selain teman-teman Kemendikbudristek RI, kami mengundang para pimpinan dari empat perguruan tinggi,” ucap Hetifah dalam pembukaan rapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).

Adapun perguruan tinggi yang hadir di antaranya Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Institut Pertanian Bogor (IPB). 

Meski dihadiri berbagai pihak, DPR memutuskan rapat tidak dibuka untuk publik. 

Hetifah menyebut keputusan itu diambil untuk memberi ruang pembahasan yang lebih leluasa dan mendalam, termasuk menyangkut hal-hal sensitif.

“Mungkin apakah menurut Bapak Ibu tadi ada beberapa usul. Apakah dibuat tertutup atau terbuka? Tertutup? Tertutup,” katanya.

Ia menilai, pembahasan tertutup diperlukan mengingat materi yang dibahas berpotensi menyangkut identitas hingga hal sensitif lainnya.

“Supaya kita bisa lebih rapatnya lebih bisa mengeksplorasi berbagai hal yang mungkin menyangkut nama-nama ataupun... mungkin lebih bagus tertutup ya?” lanjutnya.

Dengan keputusan tersebut, rapat resmi dinyatakan tertutup untuk umum.

“Baik kita lakukan rapat ini tertutup untuk umum. Mohon izin teman-teman ya,” tegas Hetifah.

Seperti diketahui, kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, tengah ramai menjadi perbincangan publik. 

Teranyar, kasus kekerasan seksual yamg terjadi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang melibatkan 16 mahasiswa sebagai pelaku dan puluhan yang menjadi korban, termasuk dosen. 

Kasus ini pertama kali mencuat pada Minggu, 12 April 2026, ketika sebuah akun anonim di platform X bernama @sampahfhui mengunggah tangkapan layar percakapan grup chat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Grup chat tersebut diduga melibatkan mahasiswa FH UI dan memuat konten bernuansa pelecehan seksual, termasuk komentar tidak pantas terhadap perempuan yang disampaikan dalam bentuk candaan. 

Unggahan ini menjadi titik awal terbongkarnya dugaan pelecehan seksual yang sebelumnya terjadi di ruang privat. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Afifuddin Kalla Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua Umum BPP HIPMI 2026-2029

Afifuddin Kalla Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua Umum BPP HIPMI 2026-2029

Afifuddin Kalla resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai Calon Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026-2029.
Menjadi Kaya atau Miskin Sama Beratnya, Amalkan Doa Ajaran Nabi Muhammad SAW agar Tetap Istiqomah Hadapi Ujian

Menjadi Kaya atau Miskin Sama Beratnya, Amalkan Doa Ajaran Nabi Muhammad SAW agar Tetap Istiqomah Hadapi Ujian

Supaya agar terhindar dari ujian kaya dan miskin. Baca doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, lengkap dengan makna bahwa keduanya adalah ujian dalam kehidupan.
Upaya Tekan Aksi Tawuran, KemenHAM Luncurkan Program Kampung REDAM di Jakarta

Upaya Tekan Aksi Tawuran, KemenHAM Luncurkan Program Kampung REDAM di Jakarta

Berbagai upaya dilakukan pemerintah agar dapat menumbuhkan nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) di wilayah zona rawan damai termasuk yang kerap terjadi aksi tawuran.
Desak Gelar Pahlawan Nasional Bagi Inggit Garnasih, Pemerintah Diminta Kaji Fakta Sejarah

Desak Gelar Pahlawan Nasional Bagi Inggit Garnasih, Pemerintah Diminta Kaji Fakta Sejarah

Pemerintah Indonesia diminta untuk dapat memulai kajian mengenai pemberian gelar pahlawan nasional bagi Inggit Garnasih.
Nekat Curi 4 Ekor Sapi Milik Majikannya, Karyawan Peternakan di Brebes Diamankan Polisi

Nekat Curi 4 Ekor Sapi Milik Majikannya, Karyawan Peternakan di Brebes Diamankan Polisi

Aksi nekat dilakukan M. Ilham (28), warga Kabupaten Asahan, Sumatera Utara yang mencuri 4 ekor sapi milik majikannya, di sebuah peternakan di Desa Bandungsari, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Dedi Mulyadi Blak-blakan Soal Penghapusan Sejumlah Tunjangan Gubernur untuk Kepentingan Masyarakat

Dedi Mulyadi Blak-blakan Soal Penghapusan Sejumlah Tunjangan Gubernur untuk Kepentingan Masyarakat

Dedi Mulyadi ungkap alasan penghapusan tunjangan gubernur demi penataan Gedung Sate dan kepentingan masyarakat. Anggaran miliaran rupiah jadi sorotan publik.

Trending

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top skor akhir final four Proliga 2026, di mana dua pemain Jakarta Pertamina Enduro yakni Irina Voronkova dan Megawati Hangestri mampu mempertahankan rekor masing-masing.
Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons negatif soal sanksi yang diberikan SMAN 1 Purwakarta terhadap puluhan siswa yang mengolok-olok guru. Ini katanya.
Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Megawati Hangestri kembali ke V-League musim 2026-2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Fadly Alberto kabarnya langsung mendapat sanksi berat yaitu dicoret dari Timnas Indonesia U-20 usai kedapatan layangkan tendangan kungfu ke arah pemain lawan.
Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

​​​​​​​Dedi Mulyadi heran pemuda asal Samosir menghindar saat ditanya di bengkel. Ia merasa tak dihargai dan memberi nasihat soal sikap saling menghormati.
Selengkapnya

Viral