Bahas Kasus Kekerasan Seksual di Lingkup PTN, DPR Gelar Rapat Tertutup Bareng 4 Rektor Kampus
- tvOnenews - Rika Pangesti
Jakarta, tvOnenews.com – Komisi X DPR RI memilih menggelar rapat dengar pendapat secara tertutup saat membahas kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menuturkan, rapat tersebut turut melibatkan pemerintah yakni Kemendikbudristek dan pimpinan dari empat kampus besar.
“Selain teman-teman Kemendikbudristek RI, kami mengundang para pimpinan dari empat perguruan tinggi,” ucap Hetifah dalam pembukaan rapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).
Adapun perguruan tinggi yang hadir di antaranya Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Meski dihadiri berbagai pihak, DPR memutuskan rapat tidak dibuka untuk publik.
Hetifah menyebut keputusan itu diambil untuk memberi ruang pembahasan yang lebih leluasa dan mendalam, termasuk menyangkut hal-hal sensitif.
“Mungkin apakah menurut Bapak Ibu tadi ada beberapa usul. Apakah dibuat tertutup atau terbuka? Tertutup? Tertutup,” katanya.
Ia menilai, pembahasan tertutup diperlukan mengingat materi yang dibahas berpotensi menyangkut identitas hingga hal sensitif lainnya.
“Supaya kita bisa lebih rapatnya lebih bisa mengeksplorasi berbagai hal yang mungkin menyangkut nama-nama ataupun... mungkin lebih bagus tertutup ya?” lanjutnya.
Dengan keputusan tersebut, rapat resmi dinyatakan tertutup untuk umum.
“Baik kita lakukan rapat ini tertutup untuk umum. Mohon izin teman-teman ya,” tegas Hetifah.
Seperti diketahui, kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, tengah ramai menjadi perbincangan publik.
Teranyar, kasus kekerasan seksual yamg terjadi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang melibatkan 16 mahasiswa sebagai pelaku dan puluhan yang menjadi korban, termasuk dosen.
Kasus ini pertama kali mencuat pada Minggu, 12 April 2026, ketika sebuah akun anonim di platform X bernama @sampahfhui mengunggah tangkapan layar percakapan grup chat.
Grup chat tersebut diduga melibatkan mahasiswa FH UI dan memuat konten bernuansa pelecehan seksual, termasuk komentar tidak pantas terhadap perempuan yang disampaikan dalam bentuk candaan.
Unggahan ini menjadi titik awal terbongkarnya dugaan pelecehan seksual yang sebelumnya terjadi di ruang privat.
Load more