News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mensos Ajak Keluarga Miskin Manfaatkan Sekolah Rakyat, Fasilitas Laptop Hingga Asrama Menanti

Pemerintah melalui Kementerian Sosial kini tengah menggencarkan program Sekolah Rakyat sebagai solusi pendidikan bagi keluarga dengan kondisi ekonomi paling bawah. 
Selasa, 21 April 2026 - 06:25 WIB
Mensos Saifullah Yusuf (tengah) didampingi Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae meninjau kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Menegah Pertama 22 Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (20/4).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah melalui Kementerian Sosial kini tengah menggencarkan program Sekolah Rakyat sebagai solusi pendidikan bagi keluarga dengan kondisi ekonomi paling bawah. 

Program ini menggunakan sistem "jemput bola" dengan menerjunkan tim gabungan untuk melakukan penjangkauan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa proses seleksi siswa dilakukan melalui kolaborasi erat antara pemerintah daerah, Kemensos, dan Badan Pusat Statistik (BPS). 

Tim tersebut akan turun ke lapangan guna berdialog dengan orang tua yang datanya sudah tercantum dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Kalau orang tuanya setuju dan memenuhi kriteria maka akan ditetapkan Bupati Sigi sebagai siswa Sekolah Rakyat di daerah tersebut untuk selanjutnya dibawa ke Kementerian Sosial," ujar Mensos saat memberikan keterangan di Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (20/4).

Langkah ini diambil guna memastikan anak-anak Indonesia bisa menempuh jenjang wajib belajar selama 13 tahun. 

Mensos menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang khusus untuk menciptakan ekosistem belajar yang bermutu tinggi bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

"Jadi orang tua dan negara memiliki kewajiban untuk bisa memberikan pendidikan kepada anak-anak usia sekolah, maka itu Sekolah Rakyat hadir dalam rangka memberikan kesempatan kepada keluarga-keluarga yang paling tidak mampu atau miskin ekstrem agar anaknya memperoleh pendidikan dengan lingkungan yang berkualitas," tegas Saifullah.

Tidak hanya sekadar akses sekolah, para siswa Sekolah Rakyat juga akan didukung dengan berbagai fasilitas penunjang yang memadai, mulai dari tempat tinggal atau asrama, perangkat laptop, hingga perlengkapan sekolah lainnya. 

Fokus utama program ini adalah anak-anak yang berada pada klasifikasi Desil 1 dan 2 dalam data DTSEN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentunya program Sekolah Rakyat ini bertujuan memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang tercatat dalam Desil 1 dan 2 DTSEN," tambah Mensos.

Dengan adanya fasilitas lengkap dan pengawasan langsung dari negara, diharapkan hambatan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi generasi muda untuk mendapatkan hak pendidikan yang layak dan semestinya. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral