News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Video Ceramah Jusuf Kalla, Abu Janda dan Ade Armando Dipolisikan Usai Diduga Sebarkan Penghasutan dan Provokasi

Konten creator Ade Armando dan Heddy Setya Permadi alias Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut diduga memotong video ceramah Jusuf Kalla di mimbar Masjid Kampus UGM yang dinilai menyebarkan penghasutan dan provokasi.
Selasa, 21 April 2026 - 17:43 WIB
Permadi Arya alias Abu Janda, pegiat media sosial yang sering kontroversi
Sumber :
  • Instagram/@permadiaktivis2

Jakarta, tvOnenews.com - Konten creator Ade Armando dan Heddy Setya Permadi alias Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut diduga memotong video ceramah Jusuf Kalla di mimbar Masjid Kampus UGM yang dinilai menyebarkan penghasutan dan provokasi.

Adapun laporan ini telah teregister dengan nomor polisi LP/B/2767/IV/SPKT/POLDA METRO JAYA/ 20 April 2026. Tertulis terlapor dalam lidik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelayangan laporan ini dilakukan usai pelapor selaku korban pada tanggal 5 Maret 2028 melihat postingan di Facebook akun pribadi Permadi Arya dan tayangan Cokro TV dimana Jusuf Kala berbicara di depan publik dengan tema "Strategi diplomasi Indonesia dalam memtimigasi potensi perang regional". Inti dalam ceramah tersebut "membunuh orang yang tidak bersalah tidak masuk surga namun masuk neraka”.

Tertulis bahwa ceramah tersebut telah diedit oleh akun channel YouTube Cokro TV yang diduga milik Ade Armando.

Terkait hal ini, Paman Nur Lette selaku pelapor mengungkapkan bahwa dirinya melaporkan atas dugaan tindak pidana penghasutan dan provokasi yang diduga dilakukan oleh saudara Ade Armando dan Permadi Arya melalui media sosial.

“Dampak dari potongan video ceramah Bapak Jusuf Kalla pada saat ceramah di mimbar Masjid Kampus UGM yang telah dipotong dan kemudian didistribusikan atau ditransmisikan oleh saudara Ade Armando melalui channel YouTube Cokro TV dan akun Facebook Permadi Arya, itu menimbulkan kegaduhan dan keonaran yang nyata di ruang publik maupun masyarakat,” terang Paman Nur Lette.

Hal ini telah memantik pandangan negatif, rasa kebencian dan permusuhan dari saudara-saudara umat beragama tertentu untuk menyerang kehormatan dan martabat Jusuf Kalla, bahkan menyerang agama Islam, Al-Qur'an, dan Nabi Muhammad Rasulullah SAW.

“Konteks video yang diviralkan oleh diduga Ade Armando dan kemudian Permadi Arya, itu sudah memenuhi unsur niat jahat atau mens rea. Perlu kami tegaskan bahwa dengan potongan video ceramah Pak JK yang diposting kemudian disertai dengan narasi penghasutan, provokasi, manipulatif, provokatif, dan konfrontatif, itu membentuk persepsi negatif masyarakat di ruang interaksi sosial masyarakat,” jelasnya.

Atas peristiwa ini yang bersangkutan dilaporkan ats dugaan Tindak Pidana Kejahatan Informasi Dan Transaksi Elektronik UU Nomor 1/2024 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksı Elektronik sebagai mana dimaksud dalam Pasal 48 UU 1/2024 Juncto Pasal 32 dan atau Pasa 243 KUHP.

Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto membenarkan terkait adanya pelaporan terhadap Ade Armando dan Abu Janda.

"Benar ada laporan tersebut. Saat ini laporan tersebut masih dikaji," kata Budi, kepada wartawan, Rabu (21/4/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Budi mengatakan, dalam hal ini pelapor turut menyeo barang bukti berupa tiga lembar dokumen, printout percakapan layar, dan flashdisk.

Kemudian, Budi mengungkapkan, keduanya dilaporkan dengan dugaan Pasal 48 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 juncto Pasal 32 dan/atau Pasal 243 KUHP.(ars/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Tim Ini Dipastikan Tidak Akan Rekrut Megawati Hangestri untuk V League Musim Depan, Keduanya Telah Resmi...

Dua Tim Ini Dipastikan Tidak Akan Rekrut Megawati Hangestri untuk V League Musim Depan, Keduanya Telah Resmi...

Setelah resmi mendatangkan bintang Red Sparks, Jung Ho-young, Pink Spiders masih belum berhenti bergerak di bursa transfer menyambut V League musim depan .
Erick Thohir Bekukan Sementara Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Keturunan Grade A Ini Malah Berpotensi Dicaplok Negara Lain

Erick Thohir Bekukan Sementara Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Keturunan Grade A Ini Malah Berpotensi Dicaplok Negara Lain

Erick Thohir tutup pintu naturalisasi Timnas Indonesia demi John Herdman. Dampaknya, pemain keturunan "Grade A" Eropa kini terancam dicaplok oleh negara lain.
Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Kabupaten Kolaka, PT Vale Indonesia Jangkau 5.000 Keluarga Berisiko Stunting Sejak 2024

Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Kabupaten Kolaka, PT Vale Indonesia Jangkau 5.000 Keluarga Berisiko Stunting Sejak 2024

PT Vale Indonesia Tbk terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Hal tersebut merupakan komitmen PT Vale sebagai bagian dari MIND ID dan mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.
Terungkap di Sidang Tipikor: Saksi Sebut Permintaan “3 Meter” hingga Motor Ducati dalam Kasus Kemnaker

Terungkap di Sidang Tipikor: Saksi Sebut Permintaan “3 Meter” hingga Motor Ducati dalam Kasus Kemnaker

Sidang Tipikor ungkap dugaan permintaan Rp3 miliar dan motor Ducati oleh Immanuel Ebenezer. Saksi sebut istilah “3 meter” dan aliran dana non-teknis.
Marco Bezzecchi Kaget Catatkan Rekor Bersejarah Jelang MotoGP 2026: Saya Baru...

Marco Bezzecchi Kaget Catatkan Rekor Bersejarah Jelang MotoGP 2026: Saya Baru...

Dominasi Marco Bezzecchi di awal MotoGP 2026 terus berlanjut dengan torehan rekor impresif. 
Tiru Taktik Valentino Rossi, Marco Bezzecchi Siap Pasang 'Tembok' di Garasi Aprilia Jelang MotoGP Spanyol 2026

Tiru Taktik Valentino Rossi, Marco Bezzecchi Siap Pasang 'Tembok' di Garasi Aprilia Jelang MotoGP Spanyol 2026

Marco Bezzecchi, melontarkan candaan terkait meningkatnya ancaman dari rekan setimnya di Aprilia Racing, Jorge Martin jelang MotoGP Spanyol 2026

Trending

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Kawasan wisata Pacira (Pangalengan, Ciwidey, Rancabali) di Bandung menjadi fokus utama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. 
Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Nama Fadly Alberto viral di media sosial. Buntut tendangan kungfunya terhadap satu pemain Dewa United
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri dikabarkan bakal kembali ke Liga Voli Korea 2026-2027 dan kini diberi julukan baru oleh Media Korea. Simak selengkapnya.
Singgung Para Pemain Timnas Indonesia, Jurnalis Belanda Marah Besar Eks Feyenoord Dukung NAC Breda

Singgung Para Pemain Timnas Indonesia, Jurnalis Belanda Marah Besar Eks Feyenoord Dukung NAC Breda

Jurnalis Belanda marah besar eks Feyenoord mendukung NAC Breda soal kasus skandal paspor. Hal ini telah merugikan banyak pihak termasuk para pemain Timnas Indonesia.
Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi memberikan apresiasi tinggi kepada Bagas, siswa SD di Sukabumi yang semangat berjuang melawan kanker darah. Seperti apa kish inspiratifnya? Simak!
Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Saat ini, pemerintah tengah merampungkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewarganegaraan yang membuka peluang bagi penerapan dwi kewarganegaraan terbatas. Regulas
Selengkapnya

Viral