83 Jembatan Merah Putih Tahap II Siap Dibangun, Polda Riau Turunkan 120 Personel
- Humas Polda Riau
Jakarta, tvOnenews.com - Polda Riau beberapa waktu lalu telah kembali mengerahkan personel untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II.
Sebanyak 120 personel diberangkatkan untuk mengawal proses pembangunan dan renovasi jembatan di sejumlah wilayah.
Apel Pemberangkatan Satuan Tugas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II digelar di Lapangan Apel Mapolda Riau, Rabu (15/4/2026) pagi.
Apel dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Pol. Hengky Haryadi dan dihadiri Irwasda Kombes Pol Prabowo Santoso serta para pejabat utama Polda Riau.
Dalam arahannya, Wakapolda menekankan pentingnya keberadaan jembatan sebagai penghubung antarwilayah sekaligus penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.
Kombes Hengky menegaskan, setiap potensi gangguan terhadap proyek strategis tersebut harus diantisipasi secara serius, profesional, dan terukur.
“Pembentukan Satgas ini merupakan bentuk nyata komitmen Polda Riau dalam mengawal pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya, dikutip Selasa (21/4/2026).
Pada tahap kedua ini, sebanyak 120 personel diturunkan. Rinciannya terdiri dari 70 personel Satuan Brimob, 30 personel Polda Riau, dan 20 personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara.
Seluruh personel akan bekerja secara terpadu untuk mengamankan jalannya pembangunan dan renovasi jembatan.
Proyek tahap II mencakup pembangunan serta perbaikan 83 jembatan yang dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 15 April hingga 15 Mei 2026 dengan target 44 jembatan.
Sementara gelombang kedua dijadwalkan pada 16 Mei hingga 16 Juni 2026 dengan target 39 jembatan.
Wakapolda juga menegaskan bahwa pola pekerjaan bertahap memerlukan strategi pengamanan yang adaptif terhadap kondisi di lapangan. Personel diminta mampu mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di setiap tahapan proyek.
Selain itu, seluruh anggota Satgas diingatkan untuk mengutamakan keselamatan, menjaga profesionalisme dan integritas, memperkuat koordinasi, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar lokasi pembangunan.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan dedikasi tinggi. Tunjukkan bahwa Polda Riau hadir untuk menjamin keamanan dan mendukung pembangunan daerah,” pesannya.
Selama apel berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Dengan pengerahan Satgas ini, seluruh proses pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II diharapkan berjalan lancar tanpa kendala. Program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Riau. (rpi)
Load more