Nasib Mujur Pedagang Tape, Nikah Disaksikan Dedi Mulyadi dan Diguyur Jutaan Rupiah: Jangan Sekali-kali Sakiti Istrinya Ya
- jabarprov.go.id
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), memberikan pesan menohok bagi warga yang ingin menikah namun terkendala biaya.
Di hadapan pasangan pengantin di KUA Pusaka, Bojongsari, Kota Depok, Selasa (21/4), pria yang akrab disapa KDM ini memperingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berutang hanya demi pesta pernikahan.
Ia menyoroti tingginya angka masyarakat Jawa Barat yang terjerat pinjaman online (pinjol).
Menurutnya, pernikahan massal yang ia hadiri tersebut adalah bukti bahwa memulai hidup baru bisa dilakukan tanpa beban finansial yang memberatkan.
"Ini habis nikah tidak punya hutang, malah dapat tabungan untuk beli rumah," ujar Dedi Mulyadi.
Dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut, Dedi Mulyadi bertindak langsung sebagai saksi nikah bagi lima pasangan.
Sesaat setelah prosesi ijab kabul usai, ia memberikan wejangan tegas kepada para mempelai pria.
"Selamat kepada para calon suami, jangan sekali kali menyakiti istrinya ya," tegas KDM.
Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah para pengantin, salah satunya Faza Febrianto.
Warga Pamulang ini mengaku tak pernah membayangkan momen sakralnya akan dihadiri langsung oleh orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.
Padahal, ia hanya menyediakan mas kawin berupa cincin emas seberat dua gram karena biaya lainnya sudah ditanggung.
"Senang dan tidak menyangka pernikahan kami akan disaksikan gubernur dan walikota. Akan menjadi kenangan indah kami," ungkap Faza.
Ia pun berencana menggunakan uang tabungan pribadinya untuk modal usaha.
Senada dengan Faza, Sailan, seorang pedagang tape singkong yang meminang Nurul Ramadhani dengan mas kawin satu gram emas, berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut.
"Berkah buat kami, bangga disaksikan pak KDM. Lanjutkan programnya ya pak," tuturnya.
Keberuntungan para mempelai tidak berhenti di situ. KDM memberikan hadiah menginap dua malam di hotel berbintang bagi setiap pasangan.
Selain itu, bank bjb turut menyumbangkan mesin cuci dan kulkas, serta tabungan uang muka (DP) rumah senilai Rp5 juta yang ditambah Rp2 juta dari Wali Kota Depok.
KDM mewanti-wanti agar dana bantuan tersebut digunakan secara bijak untuk kebutuhan tempat tinggal.
Load more