News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Jakarta Ramai, Gubernur Dedi Mulyadi Bagikan Dua Cara Jitu Berantas Ikan Sapu-sapu di Jabar: Harus Diangkat

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membagikan 2 usulan pemusnahan ikan sapu-sapu. Ia bicara ini usai di DKI Jakarta ramai berantas ikan invasif.
Kamis, 23 April 2026 - 14:38 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membagikan dua usulan membasmi ikan sapu-sapu. Ia membicarakan hal ini mengingat fenomena pemusnahan massal ikan invasif ini ramai di sejumlah wilayah Jakarta.

Dedi Mulyadi ikut memberikan penilaiannya. Populasi ikan sapu-sapu dinilai semakin tidak terkendali di sejumlah sungai di Jabar, terutama di perbatasan dengan Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi menganggap keberadaan ikan sapu-sapu tidak hanya berbicara tentang populasi. Ia menyoroti indikator penurunan kualitas air dan lingkungan terutama di sungai.

KDM sapaan akrabnya berpendapat sapu-sapu bertumbuh pesat apabila perairan atau sungai sudah mengalami pencemaran lingkungan. Menurutnya, cara menanganinya tidak sekadar melakukan penangkapan.

"Ikan sapu-sapu untuk seluruh daerah ya ambil saja, tangkap saja. Kemudian, sapu-sapu itu kan tumbuh mana kala sungainya sudah mengalami penurunan kualitas," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan resminya, Kamis (23/4/2026).

Alasan Dedi Mulyadi Soroti Kualitas Sungai Memicu Pertumbuhan Ikan Sapu-sapu

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Pemprov Jabar

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menyampaikan alasannya terkait maraknya pertumbuhan ikan sapu-sapu. Hal ini berkaitan dengan kualitas sungai yang sudah sehat.

Kata Gubernur Jabar itu, ikan sapu-sapu mendominasi sebagai bukti ekosistem tidak berimbang lagi. Padahal perairan menjadi efektif apabila banyak ikan endemik yang hidup.

Sayangnya kini banyak perairan sungai tidak sehat membuat ikan endemik atau lokal kalah bertahan. Sementara, kondisi ini menyebabkan pertumbuhan ikan sapu-sapu berkembang pesat.

"Jadi, kalau sungai mengalami penurunan kualitas, maka sungai yang hidup hanya sapu-sapu," ucapnya.

Apa Saja Cara Jitu Berantas Ikan Sapu-sapu yang Diusulkan KDM?

Berita Foto: Puluhan Petugas PPSU Sisir Kali Ciliwung untuk Berantas Ikan Sapu-Sapu
Berita Foto: Puluhan Petugas PPSU Sisir Kali Ciliwung untuk Berantas Ikan Sapu-Sapu
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

KDM menyampaikan dua langkah utama. Ia menekankan agar pemberantasan ikan dilakukan secara bersamaan.

Menurutnya, pembasmian secara bersamaan bentuk langkah serius mengatasi ikan sapu-sapu. Pergerakannya tidak boleh setengah-setengah agar persoalan ini tuntas.

"Jadi, kalau ingin menghilangkan sapu-sapu ada dua hal. Pertama, sapu-sapunya harus diangkat," terangnya.

Kemudian, mantan Bupati Purwakarta ini membagikan langkah kedua. Ia menginginkan seluruh pihak terutama pemerintah memperbaiki kualitas air khususnya di sungai.

"Kedua, kualitas airnya harus diperbaiki agar ikan endemiknya hidup lagi," jelasnya.

Ia meyakini ikan endemik akan kembali bersaing. Ikan lokal bisa mendominasi daripada ikan sapu-sapu, dengan catatan hal itu terjadi apabila kualitas air sungai telah membaik.

"Pokoknya di daerah yang di mana airnya sudah tercemar, pasti ikannya tinggal sapu-sapu," tegasnya.

Warga Jawa Barat Tangkap Ikan Sapu-sapu

Dedi Mulyadi mengapresiasi warga Jabar. Ia mendapatkan informasi bahwa mereka selama ini sudah lebih dulu memberantas ikan sapu-sapu.

Kendati demikian, sebagian warga di sejumlah wilayah di Jabar melakukan penangkapan ikan sapu-sapu bersifat individu, bukan secara bersama-sama.

Ia menilai langkah ini setidaknya membantu agar populasi ikan invasif ini semakin berkurang. Namun begitu, solusi utamanya tetap menyasar pada perbaikan kualitas air terutama di perairan sungai.

"Kalau selama ini, ikan sapu-sapu sudah diambilin oleh warga Jabar," tukasnya.

Fenomena Pemusnahan Ikan Sapu-sapu di Jakarta

Berita Foto: Puluhan Petugas PPSU Sisir Kali Ciliwung untuk Berantas Ikan Sapu-Sapu
Berita Foto: Puluhan Petugas PPSU Sisir Kali Ciliwung untuk Berantas Ikan Sapu-Sapu
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu. Hal itu terjadi secara serentak pada Jumat (17/4/2026) dari pukul 07.30 hingga 10.00 WIB.

Di Jakarta Timur, lokasi penangkapan di Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung, Cililitan, Kramat Jati. Di Jakarta Barat, lokasinya terletak di Kali Anak TSI.

Sementara, lokasi penangkapan di Jakarta Selatan berlangsung di Pintu Air Outlet Setu Babakan, Jakarta Pusat di Kali Cideng depan Plaza Indonesia. Adapun lokasi di Jakarta Utara di Saluran RW 06 Kelurahan Kelapa Gading Barat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa, operasi penangkapan ikan sapu-sapu akan digelar secara rutin. Lokasi penangkapannya juga akan meluas di seluruh titik perairan di Jakarta.

"Pasti akan dilakukan secara rutin dan diperluas," ucap Pramono.

Diketahui, penggagas pemberantasan ikan sapu-sapu berasal dari kreator konten, Arief Kamarudin. Melalui media sosial pribadinya, ia kerap membagikan aktivitas menangkap ribuan sapu-sapu di Sungai Ciliwung, tepatnya di wilayah Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Berdasarkan keterangan dari Arief Kamarudin, keberadaan ikan sapu-sapu sangat berbahaya. Pertumbuhan ikan ini tidak terkendali sejak lama di Ciliwung.

Invasi ikan sapu-sapu dapat membuat ikan endemik sulit bergerak. Pasalnya, kemampuan adaptasi ikan ini sangat tinggi dan tergolong kuat meski di air tercemar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, reproduksi ikan sapu-sapu juga cepat. Menariknya, ikan ini sulit berkurang lantaran minim predator alami sehingga menyebabkan kerusakan habitat ikan lokal.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Progres Capai 97,99 Persen, LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Ditargetkan Tuntas Agustus Ini

Progres Capai 97,99 Persen, LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Ditargetkan Tuntas Agustus Ini

PT Waskita Karya (Persero) Tbk melaporkan bahwa pengerjaan konstruksi Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B yang menghubungkan Velodrome dan Manggarai telah menyentuh angka 97,99 persen. 
Pelatih Timnas Malaysia Merendah Jelang Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026: Kami Underdog, Mereka Favorit

Pelatih Timnas Malaysia Merendah Jelang Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026: Kami Underdog, Mereka Favorit

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, memilih merendah jelang duel melawan Vietnam di Piala AFF 2026. Ia menyebut Harimau Malaya berada dalam posisi underdog.
Lama Terlupakan, Bintang Andalan Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Berharap Kembali Bela Garuda di Era John Herdman

Lama Terlupakan, Bintang Andalan Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Berharap Kembali Bela Garuda di Era John Herdman

Lama tak dipanggil Timnas Indonesia, permata Garuda era Shin Tae-yong, Rafael Struick masih menyimpan mimpi untuk kembali bela Merah Putih asuhan John Herdman.
Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Rupiah Langsung Ditutup Menguat ke Rp17.755

Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Rupiah Langsung Ditutup Menguat ke Rp17.755

Usai nama Destry Damayanti diajukan sebagai calon tunggal Gubernur BI definitif kepada DPR RI, rupiah langsung menguat 142 poin ke level Rp17.755 per dolar AS.
Jadwal UFC 330 Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Islam Makhachev Vs Ian Machado Garry di Kelas Welter

Jadwal UFC 330 Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Islam Makhachev Vs Ian Machado Garry di Kelas Welter

Jadwal UFC 330 pekan ini, di mana ada perebutan gelar juara kelas welter antara Islam Makhachev melawan Ian Machado Garry yang dipastikan berlangsung seru dan sengit.
Iuran Hanya Rp8.400, Ribuan Pemulung di Bantargebang Didaftarkan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Iuran Hanya Rp8.400, Ribuan Pemulung di Bantargebang Didaftarkan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyampaikan bahwa sebanyak 4.000 orang pemulung yang beroperasi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kini telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Timnas Indonesia mendapat angin segar setelah melewati Piala AFF 2026 dengan hasil yang kurang. Kini, skuad Garuda bisa tampil gagah dengan kehadiran sosok ini.
Selengkapnya

Viral