News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Periksa Dirjen Integrasi Transportasi Kemenhub, Kasus Suap Proyek Rel Kian Melebar

KPK periksa Dirjen Integrasi Transportasi Kemenhub terkait kasus suap proyek rel DJKA, jumlah tersangka capai 21 dan libatkan korporasi.
Kamis, 23 April 2026 - 15:03 WIB
Ilustrasi gedung KPK
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Terbaru, KPK memanggil Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub, Mohamad Risal Wasal, sebagai saksi.

Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/4/2026). Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa Risal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Direktur Jenderal Perkeretaapian periode 2022–2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama MRW,” ujar Budi kepada wartawan.

Peran Saat Menjabat Dirjen Perkeretaapian

KPK mendalami keterangan Risal terkait proyek-proyek perkeretaapian yang kini menjadi sorotan dalam perkara dugaan korupsi tersebut. Posisi strategis yang pernah diemban Risal sebagai Dirjen Perkeretaapian dinilai penting untuk mengurai dugaan praktik suap yang terjadi dalam sejumlah proyek infrastruktur rel.

Selain Risal, KPK juga memanggil dua saksi lain, yakni DHK selaku Staf Direktur Prasarana Perkeretaapian Kemenhub dan NYW yang menjabat sebagai Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya periode Maret 2023 hingga Juni 2024.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, NYW diketahui merupakan Nurhadi Unggul Wibowo yang kini menjabat sebagai Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sumatera Selatan.

Berawal dari OTT di Semarang

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah. Saat ini, unit tersebut telah berubah nama menjadi BTP Kelas I Semarang.

Dari OTT tersebut, KPK mengungkap dugaan praktik suap yang melibatkan sejumlah pihak dalam proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api. Temuan awal itu kemudian berkembang menjadi penyidikan besar yang mencakup berbagai proyek strategis di sejumlah wilayah.

Jumlah Tersangka Terus Bertambah

Seiring berjalannya proses penyidikan, jumlah pihak yang ditetapkan sebagai tersangka terus bertambah. Pada tahap awal, KPK menetapkan 10 orang sebagai tersangka yang langsung dilakukan penahanan.

Namun hingga 20 Januari 2026, jumlah tersebut meningkat signifikan menjadi 21 tersangka. Tidak hanya individu, KPK juga menetapkan dua korporasi sebagai pihak yang turut bertanggung jawab dalam perkara ini.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa kasus ini tidak hanya melibatkan pelaku perorangan, tetapi juga entitas perusahaan yang diduga terlibat dalam praktik korupsi proyek infrastruktur.

Proyek yang Terseret Kasus

Penyidikan KPK mencakup sejumlah proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di berbagai daerah. Proyek-proyek tersebut meliputi:

  • Pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan–Kadipiro–Kalioso

  • Pembangunan jalur kereta api di Makassar, Sulawesi Selatan

  • Empat proyek konstruksi jalur rel dan dua proyek supervisi di Lampegan, Cianjur, Jawa Barat

  • Proyek perbaikan perlintasan sebidang di wilayah Jawa dan Sumatera

Proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur transportasi nasional yang memiliki nilai strategis tinggi.

Dugaan Rekayasa Tender

Dalam proses pembangunan dan pemeliharaan proyek tersebut, KPK menduga terjadi pengaturan pemenang tender oleh pihak tertentu. Praktik ini dilakukan melalui rekayasa sejak tahap administrasi hingga penentuan pemenang proyek.

Dugaan tersebut menjadi salah satu fokus utama penyidikan, mengingat praktik pengondisian tender berpotensi merugikan keuangan negara dan merusak tata kelola proyek pemerintah.

KPK kini terus mendalami aliran dana serta peran masing-masing pihak dalam perkara ini, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pejabat lain di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Penyidikan Masih Berlanjut

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemanggilan terhadap Mohamad Risal Wasal menjadi bagian dari upaya KPK untuk memperkuat konstruksi perkara. Keterangan para saksi diharapkan dapat membuka lebih jauh pola praktik korupsi yang terjadi dalam proyek perkeretaapian tersebut.

KPK menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini hingga tuntas, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang turut bertanggung jawab. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Relokasi Warga Pasar Senen Dari Pinggir Rel ke Hunian Layak, Seskab Teddy Turun Tangan

Pemerintah Relokasi Warga Pasar Senen Dari Pinggir Rel ke Hunian Layak, Seskab Teddy Turun Tangan

Hunian baru ini dibangun sekitar 500 meter dari jalur rel dan dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga kawasan layak huni dengan fasilitas lengkap.
Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Persib mulai tertekan usai dua hasil imbang beruntun. Lima laga sisa jadi penentuan, dengan Bhayangkara FC dan Persija berpotensi menggagalkan ambisi juara.
BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyebut kerja sama dengan Muhammadiyah ini sebagai langkah penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor.
Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

FIFA siapkan aturan baru soal laga liga di luar negeri. Indonesia berpeluang jadi tuan rumah, tapi ada syarat berlapis yang wajib dipenuhi terlebih dahulu.
Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Menyoroti kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI justru menyinggung masalah yang lebih dalam, yakni perihal budaya elitis di dunia kedokteran.
Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang dibuat geger oleh penemuan jasad seorang pria yang sudah dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Sabtu (25/4) pagi tadi.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral