News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Bumi Sedunia 2026: Dari Kesadaran Global hingga Aksi Nyata Tanam 1.000 Pohon di Bekasi

Hari Bumi Sedunia 2026 jadi momentum global menjaga lingkungan, aksi nyata tanam 1.000 pohon dilakukan di Bekasi oleh Cermati Fintech Group.
Kamis, 23 April 2026 - 17:48 WIB
Hari Bumi Sedunia 2026: Dari Kesadaran Global hingga Aksi Nyata Tanam 1.000 Pohon di Bekasi
Sumber :
  • Istimewa

Jenis Pohon yang Ditanam

Dalam kegiatan tersebut, terdapat lima jenis pohon yang ditanam untuk mendukung fungsi ekologis kawasan, yakni:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • 500 bibit pohon jati

  • 150 bibit pohon mahoni

  • 150 bibit pohon manggis

  • 100 bibit pohon pucuk merah

  • 100 bibit pohon sengon

Penanaman ini diharapkan dapat meningkatkan penyerapan karbon sekaligus memperkuat fungsi hutan kota sebagai ruang hijau.

Komitmen Dunia Usaha terhadap Lingkungan

CEO Cermati Fintech Group, Andhy Koesnandar, menegaskan bahwa peringatan Hari Bumi bukan hanya seremoni, melainkan komitmen jangka panjang.

Menurutnya, kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Inisiatif ini adalah bagian dari upaya menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Eduforest Bekasi Jadi Pusat Edukasi Lingkungan

Kawasan Hutan Kota Eduforest dipilih karena memiliki peran strategis sebagai ruang terbuka hijau sekaligus pusat edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Selain sebagai area konservasi, lokasi ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami pentingnya menjaga lingkungan.

Dorong Gerakan Kolektif Jaga Bumi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui aksi ini, diharapkan semakin banyak pihak yang terlibat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Hari Bumi Sedunia menjadi pengingat bahwa setiap tindakan kecil memiliki kontribusi besar jika dilakukan secara bersama-sama.

Kesadaran kolektif dan kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan lingkungan global di masa depan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Super Transfer Persija! Ini Profil Ivan Mamut, Eks Bomber Timnas Kroasia yang Dielukan Jadi Penerus Marko Simic

Super Transfer Persija! Ini Profil Ivan Mamut, Eks Bomber Timnas Kroasia yang Dielukan Jadi Penerus Marko Simic

Persija resmi mendatangkan striker baru, Ivan Mamut. Mantan bomber Timnas Kroasia itu langsung diharapkan menjadi penerus Marko Simic bersama Macan Kemayoran.
Tak Main-Main! Setelah Lawan Timnas Indonesia, Skuad Singapura Hadapi Brasil di Laga Uji Coba FIFA Jelang Piala Asia 2027

Tak Main-Main! Setelah Lawan Timnas Indonesia, Skuad Singapura Hadapi Brasil di Laga Uji Coba FIFA Jelang Piala Asia 2027

Singapura mendapat kesempatan menghadapi Brasil pada jeda internasional November. Laga tersebut menjadi bagian persiapan The Lions menuju Piala Asia 2027.
Gibran Minta Sekolah Sesuaikan Pembelajaran Selama Karhutla, Keselamatan Siswa Diutamakan

Gibran Minta Sekolah Sesuaikan Pembelajaran Selama Karhutla, Keselamatan Siswa Diutamakan

Gibran menegaskan keselamatan dan kesehatan siswa harus menjadi prioritas selama wilayah terdampak kabut asap.
Identitas 3 ASN Pemkab Jayawijaya yang Tewas Jadi Korban Penembakan Diduga oleh KKB Hendak Tinjau Cetak Sawah

Identitas 3 ASN Pemkab Jayawijaya yang Tewas Jadi Korban Penembakan Diduga oleh KKB Hendak Tinjau Cetak Sawah

Tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Muliama, yakni Aprida Rapi (49), Alfonsius Albinus Meha (35), dan Willi Mbuik (25).
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Rupiah Melemah ke Rp 17.585 Dibayangi Tekanan Harga Minyak Dunia terhadap Ketahanan Fiskal RI

Rupiah Melemah ke Rp 17.585 Dibayangi Tekanan Harga Minyak Dunia terhadap Ketahanan Fiskal RI

Posisi rupiah itu menguat 16 poin dari kurs sebelumnya di level Rp 17.552 pada perdagangan Rabu, 9 September 2026.

Trending

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, Anggota Polri Diperiksa KPK

Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, Anggota Polri Diperiksa KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang anggota Polisi bernama Yayat Sudrajat, Kamis (10/9/2026).
Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru terkait kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Hilal dan Al Nassr Masih Kejar-kejaran dengan 1 Noda Kekalahan

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Hilal dan Al Nassr Masih Kejar-kejaran dengan 1 Noda Kekalahan

Berdasarkan data resmi per Jumat (11/9/2026) pukul 07.02 WIB, berikut adalah penjelasan peta persaingan di tangga klasemen sementara. Al Hilal masih di puncak!
Selengkapnya

Viral