News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Soroti 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi Terjunkan 130 Petugas Kebersihan: 1 Orang Kerja 300 Meter

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyebut Pemprov Jabar menerjunkan 130 petugas kebersihan untuk bantu 1.500 penyapu jalan menjaga kebersihan di Kota Bandung.
Jumat, 24 April 2026 - 18:38 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) temukan tumpukan sampah di sekitar area kantor pemerintah di Kota Bandung
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Subang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membagikan kabar baik. Hal ini tak lepas dari peran penyapu jalan menjaga kebersihan di Kota Bandung.

Dedi Mulyadi mengabarkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar telah menerjunkan 130 petugas kebersihan tambahan. Kehadiran mereka mendukung menjaga kebersihan lingkungan di Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menyampaikan bahwa dalam upaya mendukung kebersihan di Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendistribusikan 130 tukang sapu baru," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Letak Ratusan Penyapu Jalan yang Diterjunkan Dedi Mulyadi

Sampah Berserakan, Petugas Kebersihan Bergerak Cepat
Sampah Berserakan, Petugas Kebersihan Bergerak Cepat
Sumber :
  • Istimewa

KDM menyebut penambahan penyapu jalan di Kota Bandung telah bekerja sejak tiga hari lalu. 130 petugas kebersihan itu juga akan bekerja secara rutin ke depannya.

Selain itu, mantan Bupati Purwakarta ini menyampaikan informasi terkait posisi mereka. Pemprov Jabar meletakkan ratusan petugas kebersihan baru di area jalan provinsi.

"Mereka untuk melakukan kebersihan secara rutin setiap hari di seluruh wilayah jalan Provinsi Jawa Barat yang berada di Kota Bandung," terangnya.

Dedi Mulyadi menambahkan, Pemprov Jabar telah membuat strategi. Posisinya diharapkan bisa efektif karena setiap orang diletakkan berjarak 300 meter.

"Mereka bertugas satu orang rata-rata membersihkan sepanjang 300 meter di kanan-kiri," jelasnya.

KDM Optimis Kota Bandung Kembali Nyaman

KDM meyakini penambahan ini sebagai langkah dan upaya yang diambil untuk perbaikan kebersihan di Kota Bandung. Kata dia, sebagai Ibu Kota Jabar, Kota Bandung harus lebih tertata.

Menurutnya, kehadiran ratusan petugas tambahan setidaknya menciptakan lingkungan semakin aman, nyaman, dan asri.

"Ini adalah upaya untuk membantu dan mendukung Wali Kota Bandung agar tercipta Kota Bandung yang nyaman, aman, bersih, dan asri untuk kepentingan kita semua," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, mantan Bupati Purwakarta ini juga memberikan apresiasinya. Para petugas yang baru diterjunkan memperlihatkan antusias dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kota Bandung.

"Terima kasih untuk seluruh petugas penyapu Provinsi Jawa Barat yang mulai hari ini bertugas di Kota Bandung," puji dia.

Awal Mula Dedi Mulyadi Soroti Tata Ruang dan Kebersihan Kota Bandung

Sebelumnya, Dedi Mulyadi menyoroti tata ruang Kota Bandung. Perhatian itu terjadi saat ia memantau proses revitalisasi Gedung Sate-Lapangan Gasibu.

KDM heran tata ruang Kota Bandung semrawut. Ia menemukan banyak tumpukan sampah di sekitar area Gedung Sate, Gasibu, dan Monumen Perjuangan.

Di momen ini, ia juga menyoroti tata ruang lainnya. Mulai dari kondisi taman yang tidak terawat di tengah trotoar jalan, pagar pembatas jalan nasional tidak terurus.

Kemudian, Dedi Mulyadi menemukan seorang tunawisma tertidur di fasilitas umum. Ia bahkan tidak habis pikir terdapat kasur dipakai untuk tidur di luar area Monumen Perjuangan.

Melalui fenomena ini, Dedi Mulyadi menilai harus ada beberapa hal yang harus segera dibenahi oleh Pemkot Bandung maupun Pemprov Jabar, salah satunya persoalan sampah.

"Sampahnya harus segera tertangani dengan baik, tidak boleh lagi ada tumpukan gundukan di berbagai sudut kota," ucap KDM.

Ia bahkan mempertanyakan tentang kinerja sekitar 1.500 penyapu jalan tersebar di wilayah Kota Bandung. Kehadiran mereka dinilai tidak menunjukkan perubahan secara signifikan.

"Saya undang Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung. Problem-nya di penyapu (jalan) yang ada 1.500 tapi menurut saya tidak berfungsi dengan baik," tegasnya.

Ia membeberkan satu penyapu jalan bisa terhitung membersihkan 300 meter di daerah garapannya. Maka jika ditotal dari seluruh petugas, kebersihan Kota Bandung bisa terjaga dengan baik.

"Jadi saya lihat yang dari 1.500 itu mungkin hanya tanda tangan aja tapi kerjanya enggak. Coba kalau 1.500 disebar di Kota Bandung kan kelihatan, sekarang enggak kelihatan," sentil dia.

Untuk itu, KDM akan membantu pengelolaan kebersihan. Pemprov Jabar menempatkan ratusan penyapu tambahan di beberapa ruas jalan kota hingga provinsi demi perbaikan kondisi kebersihan di Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi nanti Insyaallah Bandung dalam sebulan ini pasti bersih," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-
Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Selengkapnya

Viral