News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penguatan Keamanan Data dan Kewaspadaan Nasional Jadi Fokus, Pemerintah dan Mahasiswa Soroti Ancaman Siber hingga Pengaruh Asing

Pemerintah perkuat keamanan data nasional hadapi ancaman siber, mahasiswa serukan kewaspadaan terhadap pengaruh asing di ruang digital dan sosial.
Jumat, 24 April 2026 - 19:40 WIB
Waspada Ancaman Siber, Perkuat Keamanan Data dengan Sertifikasi ISO/IEC 27001 Transaksi Digital Makin Aman
Sumber :
  • Istockphoto

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Indonesia terus mempercepat penguatan sistem keamanan data nasional sebagai langkah strategis menghadapi meningkatnya ancaman siber dan penyalahgunaan data pribadi. Upaya ini menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan digital nasional di tengah pesatnya transformasi teknologi dan terbukanya arus informasi global.

Penguatan sistem keamanan data kini tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan teknis, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara. Ancaman siber yang semakin kompleks dinilai dapat berdampak luas, mulai dari gangguan sistem hingga potensi manipulasi informasi yang memengaruhi stabilitas sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital, Ismail, menegaskan bahwa pendekatan yang lebih komprehensif sangat dibutuhkan dalam menghadapi risiko keamanan data yang terus berkembang.

“Biaya investasi keamanan memang tidak kecil. Namun, dampak kebocoran data jauh lebih besar dan bisa merusak fondasi institusi yang telah dibangun selama bertahun-tahun,” ujarnya.

Tiga Strategi Perkuat Keamanan Data Nasional

Dalam memperkuat tata kelola keamanan data, pemerintah menyiapkan tiga langkah utama yang saling terintegrasi:

  • Penyusunan kebijakan dan regulasi yang adaptif

  • Peran sebagai orkestrator ekosistem digital lintas sektor

  • Investasi pada talenta digital dan infrastruktur teknologi

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat perlindungan terhadap data masyarakat.

Ancaman Siber Jadi Isu Global

Ancaman terhadap keamanan data kini telah menjadi persoalan global. Laporan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) mencatat kerugian akibat penipuan digital di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara mencapai 18 hingga 37 miliar dolar AS pada 2023.

Kawasan Asia Tenggara bahkan disebut sebagai salah satu pusat aktivitas kejahatan digital terorganisir. Sementara itu, Europol mengungkap bahwa pelaku kejahatan siber kini berkembang menjadi broker data berskala besar yang tidak hanya mencuri, tetapi juga memperdagangkan data.

Kondisi ini mempertegas pentingnya penguatan sistem keamanan data nasional sebagai bagian dari perlindungan terhadap masyarakat dan stabilitas negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sistem Peringatan Dini dan Kolaborasi

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menilai bahwa sistem peringatan dini menjadi kunci dalam mendeteksi ancaman sejak awal. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta juga diperlukan untuk membangun ekosistem keamanan yang terintegrasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral