News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamenkes Akui Terima Laporan Kasus Dugaan Malapraktik RS Muhammadiyah Medan, Jubir Kemenkes Malah Jawab Ini: Bisa ke RS Terkait

Kasus dugaan malapraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan masih menjadi sorotan sebagian publik. Bahkan, insiden itu
Jumat, 24 April 2026 - 19:44 WIB
Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional
Sumber :
  • istimewa

Penilaian mencakup kepatuhan prosedur medis serta persetujuan pasien guna memastikan penanganan sesuai aturan berlaku dan transparan.

Untuk diketahui, baru-baru ini sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita terbaring lemas di atas tempat tidur di sebuah rumah sakit swasta di Sumatera Utara viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video tersebut memicu dugaan malapraktik terkait tindakan medis yang dilakukan terhadap pasien bernama Mimi Maisyah (48).

Dalam video tersebut, seorang perempuan tampak meluapkan emosi kepada pihak rumah sakit karena menilai telah terjadi kesalahan dalam tindakan medis.

Ia menyebut bahwa pasien awalnya direncanakan menjalani operasi miom, namun yang terjadi justru pengangkatan rahim.

"Udah tau kau, masih sekolah lagi anaknya, dia resign dari kerjaannya gara-gara kalian. Malapraktik, inilah hasilnya bukannya sembuh malah makin parah. Panggil dokternya, bukan polisi yang dipanggil. Enggak ada tanggung jawab kelen," ucap perempuan dalam video tersebut.

Menyikapi hal ini, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Dinkes Sumut), Hamid Rijal Lubis menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke rumah sakit swasta tersebut.

"Kita sudah lakukan tinjauan ke rumah sakit hari Rabu kemarin. Dan kita sudah berkoordinasi untuk bisa memberikan keterangan tertulis. Saat ini jadwal kita untuk bertemu dengan keluarga pasien," ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman karena informasi yang diperoleh belum menyeluruh.

"Ini opini kedua kami, jadi pasien mendapatkan pelayanan beberapa hari di rumah sakit, baru ke rumah sakit Haji. Nah dugaan pengangkatan rahim belum bisa kami apakan, karena masih banyak tahapan pemeriksaan yang kami lakukan. Karena ini baru satu sisi kami dapatkan informasinya," jelasnya.

Dalam proses ini, Dinas Kesehatan juga berkolaborasi dengan Ombudsman Sumatera Utara untuk memastikan objektivitas pemeriksaan.

"Benar informasi ada proses-proses di rumah sakit yang pengangkatan rahim tersebut namun kami harus memastikan berbagai pihak," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika terbukti terjadi pelanggaran, Hamid menegaskan akan ada sanksi tegas.

"Pasti kita akan beri sanksi tegas tergantung dengan kesalahannya bisa pencabutan izin praktik bahkan penghentian operasi rumah sakit. Semua sesuai prosedur yang berlaku," bebernya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan setelah kediamannya didatangi sekelompok pria yang diduga berasal dari komunitas bela diri. Ini pesan Hanny Kristianto.
Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 
Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menyiapkan regulasi terkait peredaran kratom dan rokok elektrik atau vape guna mencegah penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral