News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tobat Ekologis dan Seruan Kesadaran Kolektif, Doa Lintas Iman di Gunung Padang Gaungkan Harmoni dengan Alam

Tobat ekologis jadi seruan global, doa lintas iman di Gunung Padang peringati Hari Bumi dan ajak masyarakat jaga keseimbangan alam.
Jumat, 24 April 2026 - 19:45 WIB
Tobat Ekologis dan Seruan Kesadaran Kolektif, Doa Lintas Iman di Gunung Padang Gaungkan Harmoni dengan Alam
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tobat ekologis menjadi konsep yang semakin relevan di tengah meningkatnya krisis lingkungan global. Istilah ini merujuk pada perubahan cara pandang dan perilaku manusia terhadap alam, bukan sekadar sebagai sumber daya, tetapi sebagai bagian dari kehidupan yang harus dijaga bersama.

Secara universal, tobat ekologis dimulai dari kesadaran bahwa kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini merupakan dampak dari aktivitas manusia. Krisis iklim, pencemaran, hingga hilangnya keanekaragaman hayati tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan akumulasi dari pola hidup yang eksploitatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesadaran tersebut kemudian mendorong perubahan orientasi berpikir. Manusia tidak lagi ditempatkan sebagai pusat yang bebas mengeksploitasi alam, tetapi sebagai bagian dari ekosistem yang saling terhubung. Pergeseran dari pola pikir antroposentris menuju ekosentris menjadi inti dari transformasi ini.

Namun, tobat ekologis tidak berhenti pada kesadaran dan perubahan cara pandang. Aksi nyata menjadi kunci utama, mulai dari gaya hidup sederhana, pengurangan konsumsi berlebihan, hingga keterlibatan dalam upaya pelestarian lingkungan.

Lebih jauh, konsep ini juga menekankan pentingnya keadilan antargenerasi, yaitu memastikan bahwa generasi mendatang tetap memiliki akses terhadap lingkungan yang sehat dan layak huni.

Doa Lintas Iman di Gunung Padang

Di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan perubahan iklim, seruan tobat ekologis diwujudkan dalam sebuah ikhtiar spiritual di kawasan Gunung Padang, Jawa Barat, Rabu (22/4/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Bumi.

Kegiatan doa lintas spiritualitas ini dipusatkan di Teras 5 Gunung Padang, melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, insan pers, hingga komunitas lingkungan.

Inisiator kegiatan, Dar Edi Yoga, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk refleksi mendalam terhadap hubungan manusia dengan bumi.

“Kami tidak datang untuk meminta, tetapi untuk bersujud dalam syukur dan kesadaran. Ini adalah seruan tobat ekologis,” ujarnya.

Bumi Bukan untuk Dieksploitasi

Menurut Yoga, kerusakan alam yang memicu berbagai bencana tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencerminkan cara manusia memperlakukan lingkungan.

Ia menilai bahwa manusia mulai menjauh dari nilai keseimbangan, sehingga alam merespons melalui berbagai bentuk krisis.

“Jika manusia lupa cara menghormati bumi, maka alam akan mengingatkan dengan caranya sendiri,” katanya.

Dimensi Spiritual dalam Menjaga Alam

Wakil Sekjen WALUBI, Romo Asun Gotama, menekankan bahwa menjaga lingkungan tidak bisa dilepaskan dari kesadaran spiritual.

Dalam pandangannya, harmoni dengan alam merupakan bagian dari praktik kebijaksanaan. Ketika manusia hidup dengan kesadaran dan tidak serakah, keseimbangan alam dapat terjaga.

“Merawat bumi adalah bagian dari laku spiritual,” ujarnya.

Kolaborasi Lintas Elemen

Kegiatan ini juga dihadiri berbagai tokoh dan organisasi, termasuk perwakilan PWI, WALUBI, komunitas lintas agama, serta pegiat lingkungan.

Ketua Harian Artha Graha Peduli, Kent Dixon, menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama lintas iman dan elemen bangsa.

Menurutnya, momentum Hari Bumi harus dimanfaatkan untuk memperkuat harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

Gunung Padang sebagai Ruang Refleksi

Gunung Padang dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan spiritual yang kuat. Tempat ini dinilai sebagai ruang hening yang mengajak manusia kembali pada akar kesadaran tentang kehidupan.

Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk merenungkan kembali posisi manusia sebagai bagian dari alam, bukan penguasa yang bebas merusaknya.

Komitmen Dunia Industri

Keterlibatan sektor industri juga terlihat dalam kegiatan ini. CEO PT QMB New Energy Materials, Pan Hua, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung kelestarian lingkungan.

Sebagai penyedia material baterai kendaraan listrik, perusahaan tersebut berperan dalam mendorong transisi energi hijau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Komitmen kami bukan hanya pada industri, tetapi juga pada keberlanjutan bumi,” ujarnya.

Kegiatan doa lintas spiritualitas ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan tidak cukup hanya melalui kebijakan dan teknologi, tetapi juga membutuhkan kesadaran batin yang mendalam sebagai fondasi perubahan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Herri Pras membantah menantang duel Adi Paryanto. Ia membeberkan bukti chat WhatsApp yang menunjukkan niat awalnya hanya ingin bersilaturahmi dan berdiskusi.
Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

YouTuber Herri Pras mengakui dirinya langsung melakukan hal ini usai diduga dipukul di area ulu hati dan perut oleh segerombolan OTK. Dia masuk ke rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi lalu menelepon polisi.
Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencemaskan rumor pemecatannya menjelang laga kontra AS Roma. Dia tetap fokus menghadapi pertandingan Liga Champions ini.
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Peluang Indonesia meraup pundi-pundi medali emas di SEA Games 2027 terancam berkurang setelah cabang olahraga panjat tebing dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan. Hal ini pun amat disesalkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).
Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri menghadapi tantangan dalam debutnya bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027 saat bertemu IBK Altos pada laga pembuka. (3/11)
Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama bahkan merayakannya bersama keluarga yang menyaksikan langsung sejarah balapan Indonesia itu di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026) lalu. 

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Akhirnya Bawa Kabar Superbahagia untuk John Herdman

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Akhirnya Bawa Kabar Superbahagia untuk John Herdman

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, akhirnya membawakan kabar yang sangat membahagiakan untuk John Herdman. Sebab, sang bek tengah kini sudah pulih dan kembali bermain.
Selengkapnya

Viral