IJTI, PWI di Lamongan Panjatkan Doa untuk Keselamatan 5 Rekan Profesi yang Hilang Kontak
- tim tvone - tim tvone
Lamongan,tvOnenews.com - Keprihatinan mendalam dirasakan insan pers di Kabupaten Lamongan menyusul hilang kontaknya lima jurnalis yang tengah menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau. Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sesama jurnalis, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamongan bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya menggelar doa bersama di Alun-Alun Lamongan, Senin (14/9).
Â
Sejumlah jurnalis yang hadir tampak khusyuk memanjatkan doa, berharap kelima rekan seprofesi yang hingga kini belum diketahui keberadaannya segera ditemukan dalam kondisi selamat. Suasana haru terasa dalam doa yang dipanjatkan. Di tengah aktivitas jurnalistik yang setiap hari menuntut keberanian dan ketangguhan di lapangan, para jurnalis Lamongan memilih berhenti sejenak untuk mengirimkan doa kepada rekan-rekan mereka yang sedang menghadapi situasi penuh risiko.
Ketua PWI Lamongan Kadam Mustoko mengatakan, doa bersama ini merupakan ungkapan perasaan sekaligus bentuk solidaritas dari para jurnalis di Lamongan, baik yang tergabung dalam PWI maupun IJTI.
"Doa bersama ini merupakan ungkapan perasaan dari teman-teman jurnalis Lamongan, PWI dan IJTI. Kita semua prihatin dengan kondisi teman kita yang sedang meliput di Gunung Anak Krakatau dan sampai saat ini belum diketahui nasibnya," ujarnya.
Kadam berharap kelima jurnalis tersebut dapat segera ditemukan oleh tim pencarian dalam keadaan selamat. Ia juga mengajak seluruh insan pers dan masyarakat untuk terus mendoakan keselamatan para jurnalis yang tengah menjalankan tugas di lapangan.
"Semoga teman kita cepat ditemukan dalam keadaan selamat. Keluarga yang ditinggalkan dan keluarga teman-teman kita juga diberikan kekuatan, sehingga bisa menerima kondisi seperti ini," katanya.
Sementara itu, Ketua IJTI Korda Pantura Raya Moh. Mahrus mengatakan, doa bersama tersebut merupakan aksi solidaritas jurnalis di Lamongan, baik dari PWI maupun IJTI, untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga lima jurnalis yang hingga kini masih dalam proses pencarian.
Menurutnya, kondisi tersebut tentu menjadi beban berat bagi keluarga. Karena itu, para jurnalis di Lamongan ingin menunjukkan bahwa keluarga tidak menghadapi situasi tersebut sendirian. Dukungan dan doa terus diberikan agar keluarga tetap kuat dan sabar menunggu kabar terbaru dari proses pencarian.
Load more