News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bos Buruh Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Berikut Profil dan Sepak Terjang Jumhur Hidayat

Usai dilantik Presiden Prabowo di Istana, pada Senin (27/4/2026) menjadi Menteri Lingkungan Hidup. Kini, Bos Buruh Jumhur Hidayat akan menyelesaikan permasalah
Senin, 27 April 2026 - 15:48 WIB
Resmi, Bos Buruh Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkuhan Hidup, Singgung Menyelesaikan Persoalan Sampah
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Usai dilantik Presiden Prabowo di Istana, pada Senin (27/4/2026) menjadi Menteri Lingkungan Hidup. Kini, Bos Buruh Jumhur Hidayat akan menyelesaikan permasalahan di depan mata. Bahkan, akan menyelesaikan persoalan sampah.

Lantas, siapa sosok Jumhur Hidayat sebenarnya, yang dikabarkan merupakan Bos Buruh, berikut profil lengkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, Moh Jumhur Hidayat, yang akrab disapa Jumhur, lahir di Bandung pada Februari 1968. 

Sejak masa mudanya, ia telah menunjukkan ketertarikan besar terhadap isu sosial dan politik.

Saat menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jumhur dikenal sebagai salah satu tokoh aktivis mahasiswa. 

Ia aktif memprakarsai dan memimpin berbagai aksi demonstrasi yang menentang rezim militer Indonesia.

Akibat keterlibatannya dalam aksi menentang kebijakan pemerintah yang dinilai tidak adil, termasuk perampasan tanah milik petani kecil, pada tahun 1989 ia dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun.

Setelah bebas pada tahun 1992, ia melanjutkan pendidikan di Universitas Nasional dengan mengambil jurusan teknik fisika. 

Perjalanan akademiknya kemudian berlanjut hingga meraih gelar magister sosiologi dari Universitas Indonesia pada tahun 2013.

Perjuangan Jumhur Hidayat tidak hanya terbatas di dalam negeri. Ia juga terlibat dalam aksi solidaritas internasional.

Pada Juni 1989, ia ikut serta dalam demonstrasi mahasiswa sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan damai mahasiswa di Tiongkok yang dikenal sebagai Tragedi Tiananmen. 

Selain itu, ia bersama aktivis lain juga melakukan aksi di depan Kedutaan Besar Myanmar sebagai bentuk protes terhadap tindakan represif rezim militer terhadap mahasiswa.

Keterlibatan ini menunjukkan konsistensinya dalam memperjuangkan nilai demokrasi dan keadilan, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat global.

Setelah melalui berbagai fase perjuangan, Jumhur Hidayat melanjutkan aktivitasnya dengan bergabung dalam sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang fokus pada pemberdayaan usaha mikro dan kecil.

Ia juga mendirikan organisasi buruh dan saat ini memimpin Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), yang merupakan salah satu organisasi buruh terbesar dan tertua di Indonesia.

Pada tahun 2020, ia secara tegas menyuarakan penolakan terhadap Omnibus Law Cipta Kerja yang dinilai merugikan buruh dan masyarakat adat. 

Sikap kritis tersebut membuatnya kembali berhadapan dengan hukum dan dijatuhi hukuman penjara selama 10 bulan. 

Kemudian, pada tahun 2007, ia diangkat sebagai kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), yang kini dikenal sebagai BP2MI. Lembaga ini berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.

Salah satu tugas utama lembaga tersebut adalah melindungi tenaga kerja Indonesia di luar negeri serta memberantas praktik perdagangan manusia.

Selain aktif sebagai aktivis dan pejabat publik, Jumhur Hidayat juga dikenal sebagai penulis.

Ia telah menghasilkan sejumlah buku, di antaranya Jujur Terhadap Habibie (1999), Surat-Surat dari Penjara (2000), Manifesto Kekuatan Ketiga (2002), serta Menggugat Rezim Anti Demokrasi yang merupakan pembelaannya di pengadilan. Karya terbarunya berjudul Bumiputera Menggugat (2022), sementara buku Pikiran-Pikiran dari Penjara masih dalam proses penerbitan.

Profil Jumhur Hidayat menunjukkan perjalanan panjang seorang aktivis yang konsisten memperjuangkan keadilan sosial, hak buruh, serta demokrasi. 

Dari dunia mahasiswa hingga panggung internasional dan pemerintahan, kontribusinya mencerminkan komitmen yang kuat terhadap perubahan.

Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik menteri lingkungan hidup sekaligus kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup yang baru, yakni tokoh buruh Jumhur Hidayat, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelantikan Jumhur berlangsung pada Senin (27/4/2026) di Istana Negara, Jakarta Pusat, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 51 P tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

Dalam prosesi tersebut, Jumhur mengucapkan sumpah jabatan yang terlebih dahulu dibacakan oleh Presiden Prabowo Subianto. (aag) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah merampungkan perbaikan 26 dari 34 ruas jalan yang menjadi target penanganan sepanjang 2026. Artinya, sekitar 76 persen
PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa skuadnya tidak gentar menghadapi Persija Jakarta dalam pertandingan pembuka League Cup 2026/2027.
Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Lima UMKM binaan PT Pertamina (Persero) berhasil memanfaatkan forum internasional 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) 2026 di Bali, 16–28 Oktober lalu, untuk memperluas jangkauan pasar. 
Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Kasus pembunuhan bayi perempuan berusia 20 bulan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berikut 7 fakta soal kasus tersebut.
Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.
Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Timnas Indonesia berpotensi memiliki opsi baru di lini depan. Nama Siegert Baartmans layak dilirik berkat produktivitasnya bersama FC Eindhoven di Liga Belanda.

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral