News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Terjadi insiden kecelakaan maut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Taksi Green SM berikan klarifikasi
Selasa, 28 April 2026 - 03:54 WIB
Taksi yang diduga menjadi penyebab tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, Senin (27/4/2026).
Sumber :
  • Tangkapan layar

tvOnenews.com - Telah terjadi insiden kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek yang menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

Kecelakaan yang terjadi pada Senin malam, (27/4/2026) ini disebut-sebut dipicu oleh adanya taksi listrik hijau yang mogok di perlintasan kereta hingga tertabrak KRL.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diungkapkan oleh Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo yang mengungkapkan kronologi kejadian.

“Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menabrak KRL di JPL Lintasan dekat Bulak Kapal ya yang membuat KRL-nya terhenti. KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo bromo,” ungkap Franoto Wibowo saat dihubungi tim tvOnenews, pada Senin (27/4/2026).

Berkaitan dengan kecelakaan tersebut, taksi Green SM menyatakan perhatian penuh terhadap insiden yang terjadi di area perlintasan yang mengakibatkan satu unit kendaraannya tertabrak kereta.

“Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas,” tulis pernyataan resmi manajemen Green SM, dikutip pada Selasa (28/4/2026).

Taksi yang diduga menjadi penyebab tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, Senin (27/4/2026).
Taksi yang diduga menjadi penyebab tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, Senin (27/4/2026).
Sumber :
  • Tangkapan layar

Setelah kejadian tersebut, pihaknya telah memberikan klarifikasi kepada pihak berwenang dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung,” ujarnya.

Manajemen taksi Green SM menegaskan komitmennya terhadap standar keselamatan menyusul insiden yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur.

Selain itu, Green SM juga menyatakan bahwa seluruh sistem operasional dan pengawasan terus ditingkatkan secara berkelanjutan sembari menunggu hasil verifikasi informasi lebih lanjut.

“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan,” terang manajemen Green SM.

“Kami akan terus memberikan pengembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi,” pungkasnya.

Update Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

Mobil ambulans terparkir saat evakuasi kecelakaan KRL Commuter Line dengan kereta api Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Mobil ambulans terparkir saat evakuasi kecelakaan KRL Commuter Line dengan kereta api Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Sumber :
  • Antara

Berdasarkan data jumlah korban dalam kecelakaan maut KRL dan KA Argo Bromo Anggrek ini dilaporkan terus bertambah hingga Selasa, (28/4/2026) dini hari.

Pemerintah Kota Bekasi telah mengonfirmasi korban luka-luka dalam kecelakaan hingga saat ini tercatat ada 74 orang.

Para korban tersebar di tiga titik penanganan medis untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Posisi terakhir 59 (korban luka) dirawat di RSUD, 12 RS Primaya, dan 3 di RS Bela,” unkap Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat dikonfirmasi pada Selasa (28/4/2026) dini hari.

Selain korban luka, Tri juga menyampaikan kabar duka mengenai adanya empat penumpang yang meninggal dunia akibat musibah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga pukul 01.45 WIB, tim gabungan masih melangsungkan proses penyelamatan terhadap para korban yang masih terjebak di dalam rangkaian kereta yang ringsek.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Selengkapnya

Viral