Dedi Mulyadi Pastikan Pemprov Jabar Tanggung Seluruh Biaya Medis Korban Tragedi Tabrakan Kereta Bekasi
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Seluruh biaya perawatan medis bagi korban luka akibat kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur dipastikan akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Selain jaminan perawatan, Pemprov Jabar juga telah menyiapkan santunan kematian bagi keluarga para korban yang meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Keputusan krusial ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dari Gedung Pakuan, Bandung, pada Selasa (28/4) sore.
Langkah ini diambil sebagai respons atas tragedi yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang menelan banyak korban.
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat. Akan memberikan santunan kepada yang meninggal masing-masing Rp50 juta," tegas Dedi Mulyadi.
Berdasarkan laporan terkini hingga Selasa petang, jumlah korban jiwa tercatat mencapai 15 orang, sementara 76 orang lainnya mengalami luka-luka.
Insiden maut ini bermula ketika sebuah unit KRL tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur, namun secara mendadak dihantam oleh KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta-Surabaya yang melaju di jalur yang sama.
Bagi pria yang akrab disapa KDM ini, kebijakan pemberian bantuan materiil dan jaminan kesehatan tersebut merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah kesulitan warga.
Ia sangat terpukul dengan kejadian yang menimpa para pengguna transportasi publik rute Jakarta-Bekasi tersebut.
"Saya berharap, peristiwa itu menjadi kecelakaan terakhir kereta api," ujar Dedi.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi ketabahan para keluarga korban.
Saat ini, koordinasi intensif terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan otoritas terkait dan pihak rumah sakit guna memastikan seluruh penanganan medis berjalan lancar tanpa terkendala urusan biaya.
Pemprov Jabar berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para penyintas hingga benar-benar pulih. (ant/dpi)
Load more