News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Rabu, 29 April 2026 - 04:14 WIB
Direktur Eredivisie Turun Gunung, Ungkap Masalah Terbesar Dean James dan Nathan-Tjoe-A-On di Klub-klub Liga Belanda, Ada Apa
Sumber :
  • instagram Dean James

Jakarta, tvOnenews.com - Keinginan NAC Breda hanya satu, mengulang pertandingan tim melawan Go Ahead Eagles yang memainkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James. Namun bagi KNVB, skandal Paspoortgate menjadi ancaman dengan efek domino yang mengancam Liga Belanda.

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sidang terkait skandal Paspoortgate, NAC Breda tetap bersikeras agar pertandingan melawan Go Ahead Eagles yang berakhir dengan kekalahan 0-6 harus diulang atau dinyatakan tidak sah.

Klub asal Breda itu merasa dirugikan karena menilai bek Go Ahead Eagles, Dean James, tidak memiliki status sah untuk bermain. 

Sebagai pemain yang kini berstatus sebagai internasional Indonesia, James disebut tidak lagi memiliki izin kerja yang valid di Belanda, sehingga keikutsertaannya dalam laga tersebut dipertanyakan.

Dilansir dari laman Sport Nieuws, dalam persidangan, kuasa hukum NAC Breda menegaskan bahwa inti persoalan ini adalah penerapan aturan yang konsisten. 

“Ini tentang penerapan aturan secara konsisten. Jika ada penyimpangan, maka akan muncul ketidakadilan,” tegasnya di hadapan hakim.

NAC bahkan mengungkit kasus serupa pada 2018 sebagai preseden. Saat itu, pemain Jong Ajax, Teun Bijleveld, tetap dimainkan meski berstatus terkena sanksi. 

Federasi akhirnya memutuskan pertandingan tersebut diulang. Menurut pihak NAC, kebijakan itu seharusnya menjadi standar yang juga diterapkan dalam kasus saat ini.

“Keputusan untuk mengulang pertandingan dalam kasus sebelumnya tidak pernah dibantah oleh KNVB,” lanjut pengacara NAC memperkuat argumennya.

Namun di sisi lain, KNVB tetap bergeming dengan sikapnya. Federasi sepak bola Belanda itu menilai kasus ini tidak sesederhana satu pertandingan saja, melainkan ancaman efek domnino karena memiliki dampak luas terhadap keseluruhan kompetisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak ada situasi standar dalam kasus ini. Ada jauh lebih banyak yang dipertaruhkan daripada satu pertandingan. Ini menyangkut banyak pemain di Eredivisie, divisi satu, hingga liga wanita,” ujar perwakilan KNVB.

Pihak federasi juga menegaskan bahwa keputusan yang diambil telah melalui pertimbangan matang demi menjaga stabilitas kompetisi. Mereka khawatir jika tuntutan NAC dikabulkan, maka akan memicu gelombang gugatan dari klub lain.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alami Gangguan Teknis, Pesawat Saudi Airlines Bawa 380 Calon Haji asal Jawa Timur Tiba dengan Selamat di Madinah, Arab Saudi

Alami Gangguan Teknis, Pesawat Saudi Airlines Bawa 380 Calon Haji asal Jawa Timur Tiba dengan Selamat di Madinah, Arab Saudi

Pesawat Saudi Airlines yang sempat mengalami gangguan teknis saat membawa 380 calon haji asal Jawa Timur telah tiba dengan selamat di Madinah, Arab Saudi
Sentilan Menohok Dedi Mulyadi: Bandung Itu Penghasil Kopi Terbaik, tapi Wisatawan Disuguhi Sasetan

Sentilan Menohok Dedi Mulyadi: Bandung Itu Penghasil Kopi Terbaik, tapi Wisatawan Disuguhi Sasetan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti sebuah ironi besar di kawasan wisata populer Ciwidey dan Pangalengan. 
Forkopi dan MUI Sepakat Adanya Penguatan Koperasi Syariah

Forkopi dan MUI Sepakat Adanya Penguatan Koperasi Syariah

Forum Koperasi Indonesia (Forkopi) melakukan audiensi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan membahas penguatan kelembagaan dan regulasi koperasi syariah di Indonesiapada Selasa (28/4/2026).
Dudung Abdurachman Dinilai Sosok yang Tepat Jabat KSP

Dudung Abdurachman Dinilai Sosok yang Tepat Jabat KSP

Presiden RI, Prabowo Subianto resmi melantik Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) pada Senin (27/4/2026).
Program MBG Dinilai Sah Secara Konstitusional

Program MBG Dinilai Sah Secara Konstitusional

Program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka dinilai telah sah secara hukum dan konstitusional.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.

Trending

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Dedi Mulyadi Temui Putra Korban Kecelakaan KRL: Saya Sekolahkan Sampai Jadi Orang Hebat

Dedi Mulyadi Temui Putra Korban Kecelakaan KRL: Saya Sekolahkan Sampai Jadi Orang Hebat

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui putra korban kecelakaan KRL, tawarkan jadi anak asuh dan janji sekolahkan hingga dewasa. Momen haru ini tuai simpati publik luas.
Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

​​​​​​​Chat terakhir anak korban kecelakaan KRL terungkap, percakapan sederhana dengan sang ibu sebelum tragedi di Stasiun Bekasi Timur kini jadi kenangan pilu.
Kejutan! Indonesia Terhenti di Fase Grup Piala Thomas 2026

Kejutan! Indonesia Terhenti di Fase Grup Piala Thomas 2026

Indonesia harus puas finis di peringkat ketiga pada klasemen akhir Grup D Piala Thomas 2026.
Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) meminta pembangunan flyover dipercepat. Hal ini sikap atas tragedi kecelakaan kereta api (KA)-KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT