News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasca Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Kemenhub Bongkar Temuan Awal Saat Sidak Pool Taksi Green SM

pengecekan mencakup kesiapan kendaraan sebelum beroperasi, kompetensi pengemudi, hingga kondisi kesehatan pengemudi.
Rabu, 29 April 2026 - 07:42 WIB
Taksi Green SM usai ditabrak KRL Commuter Line
Sumber :
  • X @gnocchiq2

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melakukan inspeksi mendadak ke pool taksi Green SM di Bekasi, Selasa (28/4/2026) malam.

Langkah ini dilakukan untuk meninjau penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU) di perusahaan tersebut pasca insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengatakan pemeriksaan bertujuan untuk memastikan seluruh standar keselamatan angkutan umum dijalankan sesuai aturan yang berlaku. 

Menurut dia, pengecekan mencakup kesiapan kendaraan sebelum beroperasi, kompetensi pengemudi, hingga kondisi kesehatan pengemudi.

“Dalam penyelenggaraan angkutan umum, terdapat sejumlah elemen keselamatan yang harus dipenuhi sesuai SMK PAU. Sidak ini untuk memastikan seluruh aspek tersebut dijalankan, mulai dari pemeriksaan kendaraan sebelum operasi hingga kompetensi dan kesehatan pengemudi,” kata Aan dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).

Aan menjelaskan pool Green SM di Bekasi dipilih sebagai lokasi inspeksi karena menjadi basis operasional armada yang diduga terkait dengan insiden tersebut.

 Dalam sidak itu, petugas memeriksa dokumen administrasi, kelayakan kendaraan, kesiapan armada, serta berbagai unsur pendukung keselamatan lainnya.

Ia menyebut hasil pemeriksaan awal menemukan sejumlah catatan yang masih akan ditelusuri lebih lanjut. 

“Kami ingin memastikan sistem manajemen keselamatan di perusahaan angkutan umum telah dijalankan sesuai ketentuan. Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat beberapa temuan yang akan kami dalami lebih lanjut,” ujarnya.

Kemenhub juga berencana melanjutkan evaluasi di pool pusat Green SM di Kemayoran, Jakarta. Langkah itu dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai penerapan sistem keselamatan perusahaan.

Selain audit internal, Ditjen Perhubungan Darat akan berkoordinasi dengan kepolisian dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mendalami dugaan keterlibatan kendaraan tersebut dalam kecelakaan KRL Cikarang dengan KA Argo Bromo Anggrek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Ditjen Hubdat Kemenhub Yusuf Nugroho yang memimpin inspeksi menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin terhadap implementasi SMK PAU sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 85 Tahun 2018.

“Dalam hal terjadi insiden, Ditjen Perhubungan Darat dapat melakukan audit dan inspeksi melalui pengamatan dan pemantauan,” kata Yusuf.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Hadapan Dedi Mulyadi, Anak Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Ceritakan Chat Terakhir ke Ibunya: "Mama di Mana?"

Di Hadapan Dedi Mulyadi, Anak Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Ceritakan Chat Terakhir ke Ibunya: "Mama di Mana?"

Di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, anak korban kecelakaan kereta di Bekasi menceritakan chat terakhir ibunya kepada dirinya. 
Bulent Karsioglu Dapat Apresiasi dari Dubes Turki Usai Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026

Bulent Karsioglu Dapat Apresiasi dari Dubes Turki Usai Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026

Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karsioglu mendapatkan sambutan hangat dari Duta Besar Turki, Talip Küçükcan usai membawa Megawati Hangestri dan kawan-kawan mempertahankan gelar juara di Proliga 2026.
“Mamah Pulang Malam” Chat Terakhir Guru Nurlaela ke Anak Semata Wayang Sebelum Tewas dalam Tragedi Kereta Bekasi

“Mamah Pulang Malam” Chat Terakhir Guru Nurlaela ke Anak Semata Wayang Sebelum Tewas dalam Tragedi Kereta Bekasi

Pesan singkat itu diterima sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu sang anak menanyakan keberadaan ibunya yang belum pulang.
Nasib Sopir Taksi Greem SM  Usai Diduga Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi: Tak Bisa Disebut Nerobos

Nasib Sopir Taksi Greem SM  Usai Diduga Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi: Tak Bisa Disebut Nerobos

Menurut Sandhi, dugaan sementara mengarah pada masalah teknis berupa gangguan kelistrikan pada taksi listrik tersebut,
Usai Kecelakaan Maut di Bekasi, Dedi Mulyadi Murka Soal Perlintasan Liar Kereta: Jangan Ada Korban Lagi!

Usai Kecelakaan Maut di Bekasi, Dedi Mulyadi Murka Soal Perlintasan Liar Kereta: Jangan Ada Korban Lagi!

Menurut Dedi Mulyadi, penyelesaian persoalan ini tidak bisa hanya dibebankan pada satu institusi. Ia menekankan perlunya sinergi antara pemerintah pusat, operator perkeretaapian, pemerintah daerah, hingga warga sekitar jalur rel.
Alasan KNVB Tak Mau Lihat NAC Breda Menangkan Tuntutan dalam Kasus Dean James: Liga Belanda dalam Bahaya!

Alasan KNVB Tak Mau Lihat NAC Breda Menangkan Tuntutan dalam Kasus Dean James: Liga Belanda dalam Bahaya!

KNVB tidak akan menginginkan NAC Breda untuk memenangkan tuntutan dalam kasus Dean James. Sebab, hal itu akan berdampak kepada Liga Belanda secara keseluruhan.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Selengkapnya

Viral