Jawab Jeritan Warga Tasikmalaya, Gubernur KDM Cuma Minta Satu Hal Atasi Kemacetan Air Irigasi Ciramajaya
- Pemprov Jabar
Permintaan KDM Ditanggapi Pemkab Tasikmalaya
Asep Sobari Al Ayubi, Wakil Bupati Tasikmalaya langsung menyatakan kesiapan menjalankan perintah dari KDM. Ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi Irigasi Ciramajaya belakangan ini.
Diketahui, Irigasi Ciramajaya memiliki panjang 16 kilometer. Jaraknya bermula dari Mangunreja hingga Sukaraja.
Hingga kini, jarak tempuh aliran air Irigasi Ciramajaya hanya mencapai sejauh 10 kilometer. Ironisnya, penyebab utama aliran irigasi ini macet karena persoalan debit.
Asep mengaku pemerintah harus segera melakukan normalisasi. Tujuannya aliran yang tersumbar kembali lancar dan bisa kembali menyuburkan sekitar 500 hektare lahan sawah yang sebelumnya kering.
"Saya malu sama masyarakat. Janji itu harus ditepati. Jangan sampai slogan 'Rehab Tuntas' itu hanya omon-omon saja," ucap Asep.
Melalui Instruksi Presiden (Inpres) revitalisasi Irigasi Ciramajaya harus segera diajukan terutama menyangkut pada penataan pada tahun 2026.
"Kita perjuangkan agar 2027 revitalisasi ini terlaksana," katanya.
Wakil Bupati Tasikmalaya itu mendukung KDM. Ia berharap warga di sepanjang aliran irigasi membantu penertiban bangunan untuk keperluan revitalisasi.
"Jika ada bangunan atau jembatan yang mengokupansi lahan irigasi, tolong sadar diri, ini tanah negara untuk kepentingan bersama," imbau dia.
(hap)
Load more