News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Sopir Taksi Green SM Baru 2 Hari Kerja, Kini Sebabkan Kecelakan Maut KRL vs KA Argo Bromo, Polisi: Baru Tahu Cara Pakai Mobil Listrik

Budi Hermanto juga melakukan pemeriksaan terhadap manajemen taksi Green SM untuk mengetahui sistem rekrutmen terhadap calon sopir.
Jumat, 1 Mei 2026 - 09:32 WIB
Taksi Green SM sampaikan Doa dan Ucapan Belasungkawa untuk Korban Kecelakaan Maut KA di Bekasi: Semoga Ada Kekuatan
Sumber :
  • X @TMCPoldaMetro

Jakarta, tvOnenews.com - Fakta baru terungkap di balik kecelakaan tragis yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di perlintasan sebidang dekat Stasiun Bekasi Timur. Sopir taksi Green SM yang menjadi pemicu insiden tersebut diketahui baru dua hari bekerja.

Seperti diketahui, taksi listrik tersebut berhenti di rel sehingga ditemper KRL. Hal itu menyebabkan terjadi tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto mengatakan, sopir taksi Green SM berinisial RRP itu mulai bekerja sejak 25 April 2026 atau dua hari sebelum kecelakaan terjadi pada 27 April malam.

“Dari hasil keterangan driver ataupun sopir taksi online yang sudah dimintai keterangan bahwa yang bersangkutan baru bekerja itu semenjak tanggal 25 April 2026,” kata Budi kepada wartawan, dikutip Jumat (1/5/2026).

Ia menjelaskan, RRP juga baru mengikuti pelatihan dasar pengoperasian kendaraan listrik selama satu hari, termasuk cara menghidupkan dan mematikan mobil, penggunaan lampu sein, hingga teknik parkir.

“Jadi terkait tentang bagaimana mengendarai, cara menghidupkan kendaraan tersebut, ini baru pengenalan dasar itu dilakukan satu hari,” ucap dia.

"Nah, bagaimana menyalakan, mematikan mobil serta cara lampu sein, parkir dan lain-lain. Ini terjadi, ini masih didalami oleh teman-teman penyidik,” lanjut Budi.

Budi Hermanto juga melakukan pemeriksaan terhadap manajemen taksi Green SM untuk mengetahui sistem rekrutmen terhadap calon sopir.

"Kami ingin lihat bagaimana sih SOP menerima seseorang menjadi calon seorang sopir taksi online, tentang bagaimana regulasi-regulasinya, sistem manajemen dari pelayanan yang dilakukan dari manajemen taksi online ini kita akan kaji bersama-sama,” bebernya.

Tidak hanya dari Green SM, polisi juga sudah memeriksa pihak dari PT KAI.

"Karena kan ini harus maraton yang ditangani jadi harus melihat satu perkara berbeda antara taksi online dengan KRL 5181," katanya.

Polisi sejauh ini sudah memeriksa tujuh saksi dari pihak PT KAI. Ketujuh saksi itu antara lain Kapusdal, kedua PPKA, ketiga petugas sinyal, keempat masinis KRL Commuter, kelima masinis KA Argo Bromo Anggrek, keenam asisten masinis Argo Bromo Anggrek, dan yang ketujuh pengendali.

“Ini proses permintaan keterangan masih berlangsung, kita tunggu bersama-sama dan kami Polda Metro Jaya tetap akan menangani secara prosedural, profesional, dan akuntabel,” tambahnya.

Mogok di Perlintasan

Kecelakaan bermula ketika taksi Green SM yang dikendarai RRP diduga mogok di perlintasan sebidang dan tertemper KRL lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam peristiwa tersebut, KRL rute Jakarta–Cikarang yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur ditemper KA Argo Bromo Anggrek dari arah belakang saat proses evakuasi kendaraan dilakukan.

Akibat kecelakaan tersebut, 16 penumpang dilaporkan meninggal dunia dan 90 lainnya mengalami luka-luka. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mojtaba Khamenei: Iran Pertahankan Teknologi Roket dan Nuklir

Mojtaba Khamenei: Iran Pertahankan Teknologi Roket dan Nuklir

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, Kamis (30/4) menyatakan Teheran akan melindungi pencapaiannya di sektor nuklir dan teknologi rudal. 
Natalius Pigai Klarifikasi Soal Status Aktivis HAM Ditentukan oleh Tim Asesor: Agar Pembela HAM Tak Bisa Dipidana

Natalius Pigai Klarifikasi Soal Status Aktivis HAM Ditentukan oleh Tim Asesor: Agar Pembela HAM Tak Bisa Dipidana

Pigai menangkap ada kekeliruan persepsi di masyarakat dalam memahami penyampaiannya mengenai tim asesor penentu status aktivis HAM. 
Ekonomi Digiital Marak, DPR Minta Pemerintah Bahas dan Sahkan RUU Pekerja Gig

Ekonomi Digiital Marak, DPR Minta Pemerintah Bahas dan Sahkan RUU Pekerja Gig

Pemerintah diminta segera membahas hingga mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Pekerja Gig. 
Buruh Desak Prabowo Hapus Outsourching hingga Ratifikasi Konvensi ILO 190

Buruh Desak Prabowo Hapus Outsourching hingga Ratifikasi Konvensi ILO 190

Puluhan ribu buruh memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).
Dinamika Harga Nikel Dunia Membaik, Kinerja Keuangan PT Vale Indonesia Solid pada Triwulan Pertama 2026

Dinamika Harga Nikel Dunia Membaik, Kinerja Keuangan PT Vale Indonesia Solid pada Triwulan Pertama 2026

Pada triwulan pertama tahun 2026, PT Vale mencatat produksi nikel matte sebesar 13.620 metrik ton (ton), dibandingkan dengan 17.052 metrik ton pada triwulan keempat tahun 2025 dan 17.027 metrik ton pada triwulan pertama tahun 2025.
Massa May Day 2026 Terbagi 3 Titik di Monas, Polisi Alihkan Arus Lalin di Kedubes AS

Massa May Day 2026 Terbagi 3 Titik di Monas, Polisi Alihkan Arus Lalin di Kedubes AS

Puluhan ribu personel gabungan, siap mengamankan jalannya aksi May Day Internasional 2026, yang akan digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026) besok.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Ngaku Ada Permintaan, Eks Kapten Jerman Rp43 Miliar Berdarah Surabaya Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Ngaku Ada Permintaan, Eks Kapten Jerman Rp43 Miliar Berdarah Surabaya Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Nama Laurin Ulrich kembali mencuri perhatian, terutama di kalangan suporter Timnas Indonesia. Eks kapten Jerman Rp43 miliar itu buka peluang membela Garuda.
Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Kabar mengejutkan datang dari Asia Tenggara setelah Timnas Indonesia resmi terpilih sebagai tuan rumah turnamen baru FIFA ASEAN Cup 2026. Media Malaysia heran.
DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

Fenomena banjir dan tanah longsor yang kian kerap menghantui wilayah Bandung dan sekitarnya mendapat sorotan tajam dari parlemen. 
AC Milan Ketiban Untung, 1 Pemain Tak Terpakainya Jadi Rebutan Klub Inggris dan Bakal Bawa Cuan di Bursa Transfer Nanti

AC Milan Ketiban Untung, 1 Pemain Tak Terpakainya Jadi Rebutan Klub Inggris dan Bakal Bawa Cuan di Bursa Transfer Nanti

AC Milan menghadapi potensi perubahan signifikan di bursa transfer musim panas mendatang. Salah satu sorotan utama tertuju pada masa depan Youssouf Fofana.
Selengkapnya

Viral