News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pria Nyaris Tertemper Kereta di Perlintasan Cimindi Saat Dorong Motor, Daop 2 Bandung au Warga Lebih Disiplin

Aksi tidak sabar pengguna jalan kembali terjadi di perlintasan sebidang kereta api. Kali ini insiden berlangsung di kawasan Cimindi, perbatasan Kota Cimahi dan Kota Bandung.
Jumat, 1 Mei 2026 - 10:26 WIB
Pria Nyaris Tertemper Kereta di Perlintasan Cimindi
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Bandung, tvOnenews.com - Aksi tidak sabar pengguna jalan kembali terjadi di perlintasan sebidang kereta api

Kali ini insiden berlangsung di kawasan Cimindi, perbatasan Kota Cimahi dan Kota Bandung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang pria yang mendorong sepeda motor nyaris tertemper kereta api yang melintas dengan kecepatan tinggi. 

Beruntung, petugas di lokasi sigap mencegah kecelakaan fatal tersebut, pada Kamis (30/4/2026).

Peristiwa menegangkan itu terekam video dan viral di media sosial. Dalam rekaman terlihat detik-detik pria tersebut nekat melintas saat kereta sudah mendekat. 

Situasi sempat membuat panik warga sekitar sebelum akhirnya petugas berhasil mengamankan kondisi.

Menanggapi kejadian tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung mengimbau masyarakat agar lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang. 

Pihak KAI menegaskan, kecelakaan di perlintasan sebidang hampir selalu diawali dari ketidakpatuhan pengguna jalan.

Masyarakat diminta untuk selalu mematuhi aturan dengan mendahulukan perjalanan kereta api, berhenti sejenak, serta menengok kanan dan kiri sebelum melintas.

Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyebutkan bahwa saat ini terdapat 342 perlintasan sebidang di wilayah Daop 2 Bandung. Namun, hanya 115 perlintasan yang dijaga secara resmi.

“Kewenangan penutupan perlintasan sebidang berada di pemerintah daerah maupun pusat, terutama untuk perlintasan yang dinilai membahayakan,” katanya, Kamis (30/4/2026).

Sementara itu, KAI Daop 2 Bandung mencatat sepanjang Januari hingga April 2026 telah terjadi 14 insiden warga yang menerobos perlintasan sebidang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah kasus bahkan berakhir fatal dengan korban meninggal dunia.

KAI kembali menekankan pentingnya kesadaran masyarakat demi keselamatan bersama, khususnya di titik-titik perlintasan yang tidak dijaga. (cep/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah

Trending

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen tenaga kerja di lingkungan pemerintah daerah.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Selengkapnya

Viral