News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Dalami Provokator-Pemberi Uang ke 101 Orang Diduga Hendak Rusuh Saat Aksi May Day

Polisi masih menyelidiki terkait diamankannya sebanyak 101 orang yang diduga hendak melakukan aksi rusuh saat pelaksanaan May Day 2026, di Gedung DPR/MPR RI, Jumat (1/5/2026). 
Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:35 WIB
Massa Aksi di Peringatan May Day
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi masih menyelidiki terkait diamankannya sebanyak 101 orang yang diduga hendak melakukan aksi rusuh saat pelaksanaan May Day 2026, di Gedung DPR/MPR RI, Jumat (1/5/2026). 

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin mengungkapkan, diketahui ratusan orang yang diamankan ini diketahui akan mendapatkan uang jika ikut hadir dalam aksi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini adalah sejumlah uang yang berhasil kami amankan dari tangan salah satu koordinator di lapangan yang berdasarkan informasi yang bersangkutan kepada kami bahwa uang tersebut akan digunakan atau diberikan kepada mereka yang ikut hadir bersama-sama dengan kelompoknya,” ungkap Iman, kepada wartawan, dikutip Sabtu (2/5/2026).

Maka dari itu, saat ini tim penegakan hukum Polda Metro Jaya saat ini sedang melakukan pendalaman terhadap sumber-sumber informasi provokatif maupun sumber pendanaan bagi kegiatan mereka. 

“Mereka yang tertangkap tangan membawa barang-barang berbahaya pendukung kerusuhan, saat ini sedang menjalani pemberian keterangan untuk dilakukan pendalaman, terutama pendalaman terhadap sumber pendanaan maupun sumber-sumber informasi provokasinya,” jelas Iman.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya menyita sejumlah barang bukti milik 101 orang yang diduga hendak melakukan penyusupan dan membuat kerusuhan saat aksi penyampaian pendapat dalam rangka perayaan May Day 2026, di Gedung DPR/MPR RI, Jumat (1/5/2026).

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin menerangkan, ratusan orang yang diamankan ini meang telah merencanakan akan membuat rusuh. Salah satu barang bukti yang diamankan yakni dokumen rencana melakukan kerusuhan.

“Dan kami menemukan dokumen rencana untuk melakukan kerusuhan. Mereka sudah mempersiapkan rundown. Bisa tergambar dengan jelas mereka sudah mempersiapkan rundown acaranya. Jadi per jam mereka sudah mempersiapkan kapan mereka melakukan serangan atau serbuan,” kata Iman, di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5/2026).

Lebih lanjut Iman mengungkapkan, diduga para penyusup ini diketahui telah membuat alur datang hingga melarikan diri. Selain itu juga tertulis barang-barang yang dibawa saat kerusuhan.

“Kemudian juga bagaimana alur mereka datang dan mereka melarikan diri juga di sini sudah tergambar di mereka dan mereka persiapkan itu dengan baik. Dan apa saja yang harus dibawa itu sudah disebutkan juga,” ucap Iman.

“Di sini terlihat mengenai rencana dari mana mereka datang, di mana mereka berkumpul sebelum kejadian, dan harus melarikan diri ke mana pada saat petugas melakukan pengamanan atau penindakan tegas dan terukur. Titik-titik kumpulnya mereka sudah tentukan,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Iman menyebutkan, terlihat dalam pembicaraan mereka, yakni merencanakan akan mengadu domba antar elemen serikat buruh dengan melakukan penyusupan pada saat kegiatan sedang berlangsung. 

“Kemudian mereka juga akan melakukan pengrusakan terhadap fasilitas umum dan sarana publik. Mereka akan melakukan provokasi dan penyerangan terhadap petugas pengamanan yang sedang menjalankan tugas negara. Dan mereka juga akan menggunakan media sosial untuk melakukan upaya provokasi agar massa yang lebih beringas bisa bergabung atau massa memicu kemarahan massa yang lainnya,” tegasnya. (Ars/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Duel El Clasico Indonesia Persija vs Persib Berpeluang Digelar di Luar Jakarta, Begini Kata Ketua Panpel

Duel El Clasico Indonesia Persija vs Persib Berpeluang Digelar di Luar Jakarta, Begini Kata Ketua Panpel

Ketua Panitia Pelaksana Persija Jakarta, Ferry Indrasjarief, angkat bicara terkait ketidakpastian lokasi laga kontra Persib Bandung. Ia belum bisa memastikan.
Bhayangkara FC Buka Suara soal Video Viral Wahyu Subo Seto vs Marc Klok, Ungkap Dugaan Rasisme

Bhayangkara FC Buka Suara soal Video Viral Wahyu Subo Seto vs Marc Klok, Ungkap Dugaan Rasisme

Bhayangkara FC menegaskan sikapnya usai video keributan antarpemain menjadi viral di media sosial. Klub berjuluk The Guardians itu langsung berikan klarifikasi.
Kepengurusan Baru Mathla’ul Anwar, Jazuli Juwaini: Ini Bukan Sekadar Penyusunan Struktur

Kepengurusan Baru Mathla’ul Anwar, Jazuli Juwaini: Ini Bukan Sekadar Penyusunan Struktur

Konsolidasi elit kader Mathla’ul Anwar (MA) menandai fase baru penguatan organisasi menuju peran yang lebih strategis di tingkat nasional.
Begini Sosok Almarhumah Myta Aprilia Azmy, Dokter Magang di RSUD KH Daud Arif Jambi

Begini Sosok Almarhumah Myta Aprilia Azmy, Dokter Magang di RSUD KH Daud Arif Jambi

Kepergian dr Myta Aprilia Azmy menyisakan duka mendalam sekaligus sorotan serius terhadap sistem kerja dokter magang (internship). Dokter muda yang dikenal hang
Trump: Perang AS-Iran Sudah Berakhir Namun Ancaman Masih Ada

Trump: Perang AS-Iran Sudah Berakhir Namun Ancaman Masih Ada

Dalam surat tersebut, Trump juga menjelaskan bahwa militer AS tetap melakukan penyesuaian kekuatan di Timur Tengah sebagai langkah antisipasi.
Satu Tim Super League Dipastikan Degradasi ke Championship Sore Ini Jika Skenario Ini Terjadi

Satu Tim Super League Dipastikan Degradasi ke Championship Sore Ini Jika Skenario Ini Terjadi

Satu tim Super League dipastikan akan degradasi ke Championship pada sore ini, Sabtu (2/5/2026) jika skenario ini terjadi.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

Nama Maarten Paes kini mulai mendapat 'ancaman baru' di posisi kiper Garuda. Sosok Kayne van Oevelen yang eligible bela Timnas Indonesia jadi incaran Ajax.
Angkot Ngetem Bikin Macet Lembang, Dedi Mulyadi Tawarkan Jadi Sopir Mobil Sampah, Gaji Capai Rp4,2 Juta

Angkot Ngetem Bikin Macet Lembang, Dedi Mulyadi Tawarkan Jadi Sopir Mobil Sampah, Gaji Capai Rp4,2 Juta

Kebijakan ini ditawarkan sebagai bagian dari dukungan Pemprov Jabar dalam menata lalu lintas di area pasar dan destinasi wisata yang selama ini kerap padat.
Selengkapnya

Viral