News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

101 Orang Diduga Hendak Rusuh Saat May Day Dipulangkan, Polisi Buru Provokator-Pemberi Dana

Namun, mengenai barang bukti yang ditemukan oleh pihak kepolisian, saat ini masih dilakukan pendalaman, termasuk selebaran rencana aksi rusuh tersebut.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:55 WIB
Replika Rudal Bertuliskan 'Stop War' Diarak Massa May Day 2026 di Depan Gedung DPR/MPR
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru dibalik diamankanya sebanyak 101 orang yang diduga hendak melakukan aksi rusuh saat pelaksanaan May Day 2026, di Gedung DPR/MPR RI, Jumat (1/5/2026). 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermato menerangkan, saat ini ratusan orang yang diamankan tersebut telah dipulangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semalam 101 orang tersebut sudah pulang kerumah masing-masing dengan di jemput keluarga dan pendampingan daei LBH Jakarta,” kata Budi, kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).

Namun, mengenai barang bukti yang ditemukan oleh pihak kepolisian, saat ini masih dilakukan pendalaman, termasuk selebaran rencana aksi rusuh tersebut.

“Tentunya barang yang ditemukan serta selebaran dan rencana aksi tetap dalam pendalaman Satgas Gakkum PMJ,” terangnya.

Selain itu, Budi mengatakan, pihak kepolisian saat ini juga masih mendalami soal orang yang memprovokasi dan memberi dana terhadap ratusan orang tersebut.

“(Penyandang dana) masih dalam pendalaman,” tukas Budi.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya mengamankan 101 orang diduga kelompok anarko yang hendak rusuh saat aksi penyampaian pendapat dalam rangka perayaan May Day 2026, di Gedung DPR/MPR RI, Jumat (1/5/2026).

“Di tengah kebahagiaan dan optimisme yang terbangun di Hari Buruh ini, masih ada upaya-upaya provokatif destruktif yang akan mencoreng marwah demokrasi. Upaya-upaya itu terlihat dari adanya kelompok anarkis atau perusuh yang berupaya menyusup ke dalam aksi buruh,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5/2026).

Lebih lanjut, Iman menerangkan, saat ini ratusan orang yang diamankan tersebut tengah dilakukan pemeriksaan dalam rangka permintaan keterangan dan selanjutnya akan dipulangkan.

“Sejumlah 101 orang sedang memberikan informasi kepada kami, dan kami sampaikan setelah selesai penyampaian informasi tersebut mereka akan segera kembali ke rumahnya masing-masing,” ujar Iman.

Sementara itu, Iman mengungkapkan, ratusan orang yang diamankan tersebut mengaku akan mengadu domba saat elemen buruh menyampaikan pendapat di muka umum, dan setelahnya akan melakukan penyusupan dan membuat kegaduhan.

“Berdasarkan dari keterangan yang mereka sampaikan atau informasi yang mereka sampaikan, upaya akan mengadu domba itu pada saat elemen buruh sedang melakukan aksi, mereka melakukan penyusupan ke dalam kemudian membuat kerusuhan dan membuat kegaduhan sehingga terjadi rusuh yang diharapkan oleh kelompok-kelompok tersebut. Itu yang dipersiapkan oleh kelompok-kelompok tersebut,” tegasnya.

Selain mengamankan para orang yang diduga kelompok anarko ini, pihak kepolisian turut menyita barang bukti yang akan digunakan untuk melakukan kerusuhan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang pertama ada botol kosong sebagaimana terlihat, itu botol kosong dan kain pemicu untuk membuat bom molotov. Termasuk kami juga menemukan atau mengamankan bensin atau bahan bakar yang bisa digunakan untuk dijadikan bom molotov tadi bersama-sama dengan botol dan kain pemicu apinya,” jelasnya.

Selanjutnya pihak kepolisian juga menemukan paku beton yang akan mereka gunakan untuk merusak bangunan ataupun pembatas-pembatas yang terbuat dari beton, kemudian juga sudah mempersiapkan ketapel dengan gotrinya. (Ars)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Persib Bandung Mengeluarkan Pernyataan Soal Tuduhan Rasis Marc Klok kepada Pemain Bhayangkara FC

Resmi! Persib Bandung Mengeluarkan Pernyataan Soal Tuduhan Rasis Marc Klok kepada Pemain Bhayangkara FC

Persib resmi bela Marc Klok dari tuduhan rasis. Henri Doumbia akui salah dengar dan minta maaf, namun manajer Bhayangkara FC tetap ngotot menuduh sang kapten.
Pascakecelakaan Kereta, KAI Daop 1 Jakarta Pasang Palang Pintu Semetara di Perlintasan Sebidang

Pascakecelakaan Kereta, KAI Daop 1 Jakarta Pasang Palang Pintu Semetara di Perlintasan Sebidang

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta memasang palang pintu sementara di perlintasan sebidang JPL 86 pascainsiden taksi Green SM di Bekasi Timur.
Ini Alasan Mendikdasmen Pilih Peringati Hardiknas di Banyuwangi

Ini Alasan Mendikdasmen Pilih Peringati Hardiknas di Banyuwangi

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banyuwangi dari tahun ke tahun terus naik. Itulah yang menjadi salah satu alasan Mendikdasmen Abdul Mu'ti, memilih untuk memperingati Hardiknas di Banyuwangi
5 Zodiak Paling Beruntung Soal Pekerjaan 3 Mei 2026, Nomor 3 Paling Menonjol

5 Zodiak Paling Beruntung Soal Pekerjaan 3 Mei 2026, Nomor 3 Paling Menonjol

Daftar lima zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal pekerjaan pada 3 Mei 2026! mulai dar peluang karier, promosi, dan rezeki tak terduga menanti.
Puluhan Ribu Kendaraan Masuki Kawasan Puncak, Satlantas Polres Bogor Siapkan Skema One Way

Puluhan Ribu Kendaraan Masuki Kawasan Puncak, Satlantas Polres Bogor Siapkan Skema One Way

Puluhan ribu kendaraan padati Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat melalui gerbang Tol Ciawi, Sabtu (2/5/2026).
2026 Jadi Tahun Sibuk Timnas Indonesia: Hadapi Piala AFF dan Berpeluang Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

2026 Jadi Tahun Sibuk Timnas Indonesia: Hadapi Piala AFF dan Berpeluang Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia menghadapi jadwal super padat di 2026 dengan dua turnamen besar dan laga uji coba. Rotasi pemain dan kesiapan fisik jadi kunci sukses Garuda.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Dokter intership dr Myta Aprilia Azmy meninggal dunia, kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi jadi sorotan.
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
Selengkapnya

Viral