Dedi Mulyadi dan Kakanwil Kemenag Jabar Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas: Dedikasi KUA Beri Layanan di Hari Libur
- Kemenag Jabar
Kabupaten Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Jabar, Kang Dudu Rohman (KDR) menghadiri prosesi akad nikah pasangan penyandang disabilitas tuna rungu.
Dedi Mulyadi dan KDR menjadi saksi prosesi akad nikah pasangan disabilitas, Muhammad Sayyid Az Zahiri dan Naila Puja Rislani. Acara pernikahan ini digelar di Kantor Urusan Agama (KUA), Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jumat (1/3/2026).
Kehadiran Dedi Mulyadi dan KDR sebagai saksi lantaran sebelumnya pasangan mempelai tersebut meminta mereka hadir secara langsung. Permintaan Sayyid dan Puja pun sempat viral di media sosial hingga mengundang kerumunan warga di area KUA Baleendah.
KDM sapaan akrabnya selaku saksi pertama langsung menyetujui Sayyid dan Puja resmi menjadi pasangan suami istri. Hal itu terjadi setelah Sayyid mengucapkan akad nikah yang dipandu oleh Kepala KUA Kecamatan Baleendah, Rohman dan dibantu oleh juru bahasa isyarat.
"Sah," kata Dedi Mulyadi dikutip, Minggu (3/5/2026).
Pesan Dedi Mulyadi untuk Sayyid dan Puja usai Sah Jadi Suami Istri
- Kemenag Jabar
Dedi Mulyadi langsung memberikan jempol kepada pasangan disabilitas tersebut. Sementara, Sayyid dan Puja tak kuasa menahan tetesan air matanya setelah resmi menjadi pasangan suami istri.
Kemudian, Dedi Mulyadi dan KDR ikut berdoa yang kembali dipandu oleh Rohman. Rangkaian doa sebagai tanda prosesi akad nikah berlangsung khidmat dan lancar.
KDM dan KDR langsung memberikan selamat kepada Sayyid dan Puja. Kepala KUA Kecamatan Baleendah, Rohmat selaku penghulu turut mengucapkan selamat kepada pasangan tuna rungu tersebut.Â
Bahkan, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag RI, Ahmad Zayadi, Kakanwil Kemenag Kabupaten Bandung, Ramlan Rustandi, Kabid Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Jabar, Agus Sutisna yang hadir dalam prosesi akad nikah ini juga memberikan selamat kepada pasangan disabilitas itu.
Gubernur Jabar langsung memberikan pesan dan harapan pertamanya. Ia menginginkan Sayyid dan Puja bahagia setelah resmi membentuk keluarga kecil yang baru.
"Selamat ya. Pokoknya bahagia selalu," ucap KDM.
Selanjutnya, Dedi Mulyadi menyampaikan permintaan khusus kepada mereka. Pasangan disabilitas itu harus membangun rumah tangga yang harmonis, penuh kesabaran, dan saling pengertian.
Mantan Bupati Purwakarta ini menambahkan, jika Puja dan Sayyid bertengkar, pasangan ini diharapkan mampu menuntaskan permasalahan dengan baik.
"Jangan banyak bertengkar," minta Gubernur Jabar.
Dalam kesempatan yang sama, ibu kandung Puja, Fenty Feriyawati bersukur proses akad nikahnya dihadiri oleh KDM. Bahkan, acara ini merupakan pemberian dari Gubernur Jabar kepada anaknya.
"Terima kasih kepada Bapak gubernur yang sangat memperhatikan anak-akan kami dengan keterbatasannya," ungkap Fenty.
Fenty memberikan doa agar KDM selalu sehat dan diberikan umur panjang serta kelancaran dalam menjalani setiap pekerjaannya. Baginya, KDM sudah banyak membantu masyarakat Jabar.
"Kami bangga mempunyai pemimpin seperti Bapak gubernur saat ini. Hatur nuhun kepada Pak gubernur, Kanwil Depag Jabar, pihak Kecamatan Bale Endah, Kelurahan Rancamanyar yang tekah mendukung untuk nikah di KUA ini," terang Fenty.
Pernikahan Sayyid dan Puja: Komitmen Layanan KUA di Hari Libur
Sementara, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi mengapresiasi layanan diberikan KUA Baleendah. Dari pernikahan pasangan disabilitas ini menunjukkan komitmen KUA tetap melayani prosesi akad nikah walaupun terjadi di hari libur nasional.
Ahmad Zayadi menilai pelayanan dari KUA Baleendah sebagai contoh tidak hanya bersifat profesional. Menurutnya, KUA telah memberikan layanan secara inklusif dan ramah bagi semua kalangan.
"Kita menyaksikan langsung bagaimana saudara-saudara kita penyandang disabilitas dapat menjalani prosesi akad nikah dengan baik dan penuh penghormatan," terangnya.
Komitmen Kemenag, kata dia, saat ini fokus meningkatkan kapasitas para penghulu. Kemudian, kompetensi para penghulu menjadi fokus utama agar KUA terus mengembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ia menambahkan, prioritas Kemenag lainnya yakni menguatkan infrastruktur. Contohnya berencana melakukan pembangunan dan revitalisasi KUA Baleendah lewat skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada 2027.
Di kesempatan ini, Ahmad Zayadi memuji kolaborasi antara Pemprov Jabar dan Kemenag. Ia juga mengapresiasi Dedi Mulyadi menguatkan layanan KUA sebagai upaya meminimalisir gelaran pernikahan anak muda secara mewah terutama di Jabar.
Kakanwil Kemenag Jabar, KDR mengatakan bahwa, pihaknya tak berhenti mendukung adanya kolaborasi dari lintas sektor. Baginya, penguatan bagian ini sebagai cara meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat Jabar.
"Kami terus membangun jejaring dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satu upaya yang sedang didorong adalah pengembangan aula KUA agar dapat difungsikan sebagai tempat akad nikah yang representatif, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, sehingga lebih hemat dan mudah diakses," papar KDR.
Ia mengapresiasi para penghulu dan kepala KUA yang menyukseskan acara Sayyid dan Puja. Ia menilai KUA semakin berkualitas lantaran memberikan pelayanan tanpa mengenal hari libur.
"Kekuatan kita hari ini terletak pada kolaborasi, bukan hanya individu," tukas KDR.
(hap)
Load more