Trending Topic: KDM Geram Perlintasan Kereta Bekasi Dikuasai Ormas, Masinis Ungkap Kecepatan KA Argo Bromo, hingga Penyebab Kematian Dokter Myta
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Pekan ini, perhatian publik terpusat pada tiga peristiwa besar yang mengguncang Jawa Barat hingga Jambi, mulai dari tragedi transportasi hingga isu perlindungan tenaga medis.
Di Bekasi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meradang dan langsung menginstruksikan pemasangan palang pintu digital guna memutus rantai pungutan liar oleh oknum ormas hingga munculnya kesaksian dari masinis KA Argo Bromo Anggrek mengenai dugaan malfungsi sistem sinyal yang merenggut belasan nyawa.
Sementara itu, dunia kedokteran berduka sekaligus bergejolak setelah wafatnya dr. Myta, dokter internship yang diduga meninggal akibat beban kerja tidak manusiawi.
Berikut tiga rangkuman berita terpopuler dan paling banyak dibaca di tvOnenews.com.
Â
1. KDM geram perlintasan kereta Ampera kembali dikuasai ormas
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan kekesalannya setelah mendapati lintasan kereta api Ampera di Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakat (ormas) pasca kecelakaan maut yang terjadi di lokasi tersebut.
Meskipun telah dipasang palang pintu manual, area tersebut tetap dijaga oleh oknum yang dilaporkan melakukan pungutan liar (pungli) terhadap para pengemudi mobil yang melintas.
Menanggapi situasi ini, pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini menegaskan bahwa keamanan lintasan kereta api adalah tanggung jawab aparatur negara, bukan ormas atau kelompok masyarakat.
Ia pun langsung berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda Kota Bekasi untuk segera mengambil tindakan di lapangan.
Baca selengkapnya:Â KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini
Â
2. Masinis ungkap kecepatan KA Argo Bromo Anggrek saat menabrak KRL
Tragedi kecelakaan hebat yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) lalu, kini memasuki babak investigasi intensif.
Peristiwa memilukan ini mengakibatkan total 107 korban, dimana 16 orang meninggal dunia dan 91 orang luka-luka.
Dalam proses penyelidikan, kesaksian masinis KA Argo Bromo Anggrek, Nofiandi, menjadi sorotan utama.
Nofiandi mengungkapkan adanya kejanggalan pada sistem persinyalan sesaat sebelum kecelakaan terjadi.
Baca selengkapnya:Â Masinis Ungkap Kecepatan KA Argo Bromo Anggrek saat Menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
Â
3. Dokter Myta diduga meninggal akibat beban kerja berat
Kabar meninggalnya dr. Myta, seorang dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi, pada Jumat (1/5/2026), memicu gelombang duka sekaligus desakan publik untuk mengusut tuntas penyebab kematiannya.
Sorotan tajam muncul setelah Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri)Â mengirimkan surat resmi kepada Kementerian Kesehatan RI yang mengungkap temuan mengkhawatirkan mengenai kondisi kerja di lokasi penugasan almarhumah.
Berdasarkan laporan tersebut, dr. Myta diduga mengalami beban kerja yang sangat berat, tanpa waktu istirahat yang memadai.
Baca selengkapnya:Â Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes
Itulah tiga berita terpopuler dan paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Anda bisa membaca artikel selengkapnya dengan mengklik tautan yang telah disematkan. (ism)
Â
Â
Load more