News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terdakwa Irvian Bobby Klaim Terjebak Sistem Lama Kemnaker, Kuasa Hukum Sebut Pungutan Sudah Jadi 'Budaya' sejak Lama

Pihak Irvian Bobby meminta majelis hakim melihat perkara ini tidak hanya dari sisi individu terdakwa, tetapi juga sebagai bagian dari sistem yang telah terbentuk lama.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:35 WIB
Terdakwa kasus korupsi Kemnaker, Irvian Bobby, saat di pengadilan.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Fakta baru mencuat dalam persidangan dugaan korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Kuasa hukum terdakwa Irvian Bobby, Hervan Dewantara, menyatakan kliennya berada dalam situasi dilematis karena hanya menjalankan mekanisme yang telah lama berjalan.

Pihak kuasa hukum menjelaskan, praktik pungutan nonteknis yang kini dipersoalkan disebut telah berlangsung sejak 2012 dan berkembang menjadi 'budaya' di lingkungan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau dilakukan salah, tidak dilakukan juga salah di mata pimpinan,” ujar Hervan kepada wartawan di Jakarta, dikutip Sabtu (2/5/2026).

Ia menambahkan, Irvian Bobby dan para terdakwa di level bawah tidak memiliki peran dalam menentukan besaran pungutan. Menurutnya, penyedia jasa (PJK3) bahkan telah memahami nominal yang harus dibayarkan.

“Biasanya mereka langsung tanya, ini ditransfer ke mana, karena sudah tahu angkanya,” katanya.

Lebih jauh, ia menegaskan kliennya tidak memiliki kewenangan untuk menghentikan praktik tersebut. Situasi ini dinilai membuat terdakwa terjebak dalam sistem yang telah mengakar.

“Ini sudah lama dan meluas, bukan hanya di satu bidang. Jadi seolah-olah menjadi hal yang biasa,” ujarnya.

Kuasa hukum juga mengibaratkan kondisi tersebut seperti berada di lingkungan yang tidak sehat, di mana penyimpangan dianggap wajar karena terjadi terus-menerus.

“Kalau lingkungan bersih, orang pasti sungkan. Tapi kalau sudah kotor semua, jadi terbiasa,” jelasnya.

Menurut dia, penolakan terhadap praktik tersebut justru berpotensi membuat terdakwa dianggap tidak sejalan dengan pimpinan.

“Kalau pimpinan melarang, pasti diikuti. Tapi kalau tidak, tidak mungkin level bawah berani menentang,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pertimbangan itu, pihaknya meminta majelis hakim melihat perkara ini tidak hanya dari sisi individu terdakwa, tetapi juga sebagai bagian dari sistem yang telah terbentuk lama.

Persidangan akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan berikutnya. Fakta-fakta lanjutan di persidangan akan menjadi kunci untuk mengungkap peran masing-masing pihak dalam perkara ini.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AI Peppers Terancam Bubar, KOVO Akhirnya Beberkan Kondisi Terbaru Tim Termuda di V League Tersebut

AI Peppers Terancam Bubar, KOVO Akhirnya Beberkan Kondisi Terbaru Tim Termuda di V League Tersebut

Masa depan tim termuda di V league, AI Peppers, menjadi perhatian setelah kabar negosiasi akuisisi tertutup mencuat.
Megawati Hangestri Jelaskan Alasan Utama Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Akui Keputusan Itu Diambil Setelah...

Megawati Hangestri Jelaskan Alasan Utama Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Akui Keputusan Itu Diambil Setelah...

Federasi Bola Voli Indonesia yakni PBVSI, mengumumkan kabar mengejutkan di mana Megawati Hangestri secara resmi mundur dari skuad Timnas Voli Putri Indonesia.
Live Malam Hari! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Live Malam Hari! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 hadapi Jepang, Qatar, dan China di Piala Asia U-17 2026. Jadwal padat dan lawan berat jadi ujian Garuda Muda demi tiket ke Piala Dunia.
Dialog dengan Buruh di Kalteng, Gubernur Agustiar Sabran Soroti Perlindungan Pekerja yang Masih 51 Persen

Dialog dengan Buruh di Kalteng, Gubernur Agustiar Sabran Soroti Perlindungan Pekerja yang Masih 51 Persen

Gubernur Agustiar Sabran menekankan perlunya perhatian khusus terhadap pekerja informal, termasuk buruh musiman yang kerap belum terjangkau sistem perlindungan.
Tak Sesuai Prosedur, 23 Jemaah Dicegah Imigrasi Soetta Pergi ke Tanah Suci

Tak Sesuai Prosedur, 23 Jemaah Dicegah Imigrasi Soetta Pergi ke Tanah Suci

Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 23 WNI yang terindikasi akan berangkat haji secara nonprosedural.
Internal Real Madrid Pecah Jelang Nol Trofi Musim Ini, Bek Senior Terlibat Konflik di Latihan

Internal Real Madrid Pecah Jelang Nol Trofi Musim Ini, Bek Senior Terlibat Konflik di Latihan

Ruang ganti Real Madrid dilanda konflik panas, Rudiger ngamuk saat latihan hingga Ceballos berseteru dengan pelatih, situasi internal makin tak terkendali.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Dokter intership dr Myta Aprilia Azmy meninggal dunia, kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi jadi sorotan.
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
Selengkapnya

Viral