News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Prabowo Rombak BNPT, Bentuk Deputi Baru untuk Sikat Radikalisme dari Hulu

Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Perpres Nomor 9 Tahun 2026 yang merombak struktur Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) termasuk membentuk
Senin, 4 Mei 2026 - 18:48 WIB
Prabowo Rombak BNPT, Bentuk Deputi Baru untuk Hantam Radikalisme dari Hulu
Sumber :
  • tvOnenews - Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2026 yang merombak struktur Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), termasuk membentuk Deputi Bidang Kesiapsiagaan Nasional dan Kontra Radikalisasi.

Perpres yang ditetapkan pada 9 Februari 2026 dan diundangkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi ini menjadi langkah strategis negara untuk memperkuat pencegahan ekstremisme sejak dini, bukan hanya penindakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam aturan tersebut, struktur BNPT kini diperluas dengan empat deputi utama, yakni Deputi Kesiapsiagaan Nasional dan Kontra Radikalisasi, Deputi Deradikalisasi, Deputi Koordinasi Antarpenegak Hukum dan Pemulihan Korban, serta Deputi Kerja Sama Internasional.

Fokus utama perhatian tertuju pada deputi baru yang bertugas memperkuat benteng awal pencegahan radikalisme. Dalam Pasal (14) ditegaskan peran sentralnya.

“Deputi Bidang Kesiapsiagaan Nasional dan Kontra Radikalisasi mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan, strategi, dan program nasional penanggulangan terorisme di bidang kesiapsiagaan nasional dan kontra radikalisasi,” bunyi Perpres tersebut.

Fungsi deputi ini mencakup perumusan kebijakan hingga koordinasi lintas sektor untuk memastikan kesiapan nasional menghadapi ancaman ideologi radikal.

“Koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan penyiapan kesiapsiagaan nasional dan kontra radikalisasi,” jelas Perpres itu.

Tak hanya itu, deputi ini juga bertanggung jawab dalam standardisasi kebijakan, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan infrastruktur pendukung pencegahan terorisme.

“Koordinasi pelaksanaan program pelindungan dan peningkatan sarana dan prasarana di bidang kesiapsiagaan nasional,” kata Perpres itu.

Langkah progresif lainnya adalah pengembangan sistem pemetaan wilayah rawan radikalisme, termasuk klasifikasi tingkat kerawanan untuk memperkuat deteksi dini.

“Pemantauan, evaluasi, dan pelaporan penanggulangan terorisme di bidang kesiapsiagaan nasional dan kontra radikalisasi dan pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala,” jelas Perpres.

Dengan terbitnya Perpres ini, regulasi lama, yakni Perpres Nomor 46 Tahun 2010 beserta perubahannya, secara resmi dicabut. Artinya, pemerintah melakukan pembaruan menyeluruh terhadap pendekatan penanggulangan terorisme, dari yang sebelumnya lebih reaktif menjadi lebih preventif dan terstruktur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal. diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia,” tutup Perpres tersebut.

Kebijakan ini menegaskan arah baru pemerintah melawan radikalisme tidak hanya dengan penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun kesiapsiagaan nasional dan memperkuat daya tahan masyarakat dari hulu. (agr/aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Forum CSR DKI Jakarta Resmi Melantik Pengurus Jakarta Barat Periode 2024 – 2029

Forum CSR DKI Jakarta Resmi Melantik Pengurus Jakarta Barat Periode 2024 – 2029

Forum CSR DKI Jakarta secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus Forum CSR Wilayah Jakarta Barat periode 2024–2029.
Acara Pamitan Haji di Sleman Berujung Insiden, Puluhan Orang Alami Gejala Keracunan Usai Santap Nasi Boks

Acara Pamitan Haji di Sleman Berujung Insiden, Puluhan Orang Alami Gejala Keracunan Usai Santap Nasi Boks

Acara pamitan haji di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta berujung pada insiden keracunan massal. 
Kasus Pencabulan Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Menteri PPPA Turun Tangan, Izin Terancam Dicabut Permanen

Kasus Pencabulan Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Menteri PPPA Turun Tangan, Izin Terancam Dicabut Permanen

Kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memicu respon cepat pemerintah pusat.
Asa Persija Salip Persib Semakin Besar, Curi Poin dari Persijap Jepara

Asa Persija Salip Persib Semakin Besar, Curi Poin dari Persijap Jepara

Persija Jakarta mencuri poin penuh di kandang Persijap Jepara, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Senin (4/5/2026). 
Pemprov Jakarta dan Danantara Teken MoU, Bangun PSEL di Bantar Gebang dan Tanjung Kamal Muara

Pemprov Jakarta dan Danantara Teken MoU, Bangun PSEL di Bantar Gebang dan Tanjung Kamal Muara

Pemprov DKI Jakarta dan Danantara Indonesia resmi menandatangani kesepakatan kerja sama (MoU) terkait proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Viral Dugaan TNI Masuk Ruang Privat Pastor di Gereja Timika, MenHAM Pigai Turunkan Tim

Viral Dugaan TNI Masuk Ruang Privat Pastor di Gereja Timika, MenHAM Pigai Turunkan Tim

Pastor Paroki Katedral Tiga Raja Timika. Amandus Rahadat, menyampaikan keberatan atas dugaan masuknya oknum TNI ke ruang privat pastoran tanpa izin.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Jadwal Tryout dan Draft Pemain Asing Liga Voli Korea Pekan Ini: Vanja Bukilic Siap Comeback, Penentuan Nasib Megawati Hangestri

Jadwal Tryout dan Draft Pemain Asing Liga Voli Korea Pekan Ini: Vanja Bukilic Siap Comeback, Penentuan Nasib Megawati Hangestri

Jadwal tryout dan draft pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana momen ini juga bisa menjadi penentuan nasib mantan tandem Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
Selengkapnya

Viral