News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

36 Saksi Sudah Digarap Terkait Kecelakaan Maut KRL Vs KA Argo Bromo! Hari Ini Giliran Pihak PT Vinfast

Polda Metro Jaya terus mendalami kasus kecelakaan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur
Selasa, 5 Mei 2026 - 12:15 WIB
Petugas mengamati gerbong KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Polda Metro Jaya terus mendalami kasus kecelakaan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Terbaru, penyidik memeriksa saksi dari PT Vinfast Auto terkait insiden maut tersebut.

Pemeriksaan dilakukan pada Selasa, 5 Mei 2026. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selasa, 5 Mei 2026. Saksi dari PT Vinfast Auto," kata dia.

Selain itu, polisi juga telah menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap sejumlah pihak lainnya. Salah satunya Richard Rudolf selaku taksi Green SM yang akan diperiksa bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).

Tak hanya itu, petugas pengawas stasiun selatan serta Kepala Sinyal dan Telekomunikasi (Sintel) dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Jumat, 8 Mei 2026.

"Kemudian, masih dalam proses pemanggilan aksi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Agus Puryantoko, Catur Nugroho, Muhammad Arif Hosen dan Fajar Karisma Putra," ujarnya.

Budi mengungkapkan, hingga saat ini total saksi yang telah diperiksa mencapai 36 orang. Mereka terdiri dari pelapor, korban, saksi di lokasi kejadian, pengemudi hingga pihak operasional Green SM serta Kementerian Perhubungan.

Sebagai langkah lanjutan, penyidik akan mengirimkan surat panggilan kedua kepada sejumlah pihak, termasuk permohonan untuk menghadirkan saksi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Selain itu, polisi juga melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, mengajukan penyitaan barang bukti, hingga pembuatan sketsa tempat kejadian perkara (TKP). Hasil visum korban juga tengah didalami untuk melengkapi berkas penyidikan.

"Saksi yang sudah diperiksa Sampai dengan saat ini, penyidik telah meminta keterangan dari 36 orang saksi," ujar dia lagi.

Sebelumnya diberitakan, penanganan kasus kecelakaan maut Kereta Rel Listrik (KRL) dengan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur terus bergulir. Polda Metro Jaya memastikan proses hukum kini telah naik ke tahap penyidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan, kasua tersebut saat ini ditangani oleh Subdirektorat Keamanan Negara (Subdit Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Terkait tentang update kasus kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, ini ditangani dalam proses penyelidikan dan penyidikan, ditangani oleh Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dan ini sudah naik tingkat penyidikan, tahap penyidikan,” ujar Budi, Kamis, 30 April 2026.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berita Foto: Banjir di Kebon Pala Surut, Warga Mulai Bersihkan Sisa Lumpur

Berita Foto: Banjir di Kebon Pala Surut, Warga Mulai Bersihkan Sisa Lumpur

Banjir yang merendam permukiman warga di kawasan Kebon Pala, Jakarta Timur, sejak Senin (4/5/2026) malam berangsur surut pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Bak Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, NAC Breda Resmi Dihukum KNVB usai Gagal Menang di Persidangan

Bak Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, NAC Breda Resmi Dihukum KNVB usai Gagal Menang di Persidangan

Seakan sudah jatuh lalu tertimpa tangga, NAC Breda resmi kena hukuman dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Mereka kini menunggu didegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie.
Miris, Eduardo Barbosa Pamit Sambil Bawa Kresek Merah, PSBS Biak Diduga Nunggak Gaji 3 Bulan hingga Degradasi  Liga 1

Miris, Eduardo Barbosa Pamit Sambil Bawa Kresek Merah, PSBS Biak Diduga Nunggak Gaji 3 Bulan hingga Degradasi Liga 1

Gelandang asing asal PSBS Biak asal Portugal Eduardo Barbosa menjadi sorotan setelah beredar kabar dirinya belum menerima gaji dari manajemen klub berjuluk ...
Profil Prediansyah, Pemain Asli Indonesia yang Cetak Gol di Liga Bosnia: Jebolan Akademi Persija yang Sempat Merantau ke Eropa

Profil Prediansyah, Pemain Asli Indonesia yang Cetak Gol di Liga Bosnia: Jebolan Akademi Persija yang Sempat Merantau ke Eropa

Mengenal Prediansyah, pemain asli Indonesia yang mencuri perhatian lewat golnya di Liga Bosnia. Pemain jebolan akademi Persija ini sukses menembus Liga Eropa.
Viral! Kawasan di Gandaria Utara Punya Sistem Keamanan ‘Suara Malam’ Logat Betawi, Polda Metro Jaya Beri Pujian

Viral! Kawasan di Gandaria Utara Punya Sistem Keamanan ‘Suara Malam’ Logat Betawi, Polda Metro Jaya Beri Pujian

Binmas Polda Metro Jaya, Kompol Susanto memberikan pujian ke warga di kawasan Gandaria Utara saat meninjau lokasi yang viral belakangan ini.
Alasan Juventus Buru Pemain Keturunan Indonesia Tijjani Reijnders, Ternyata Luciano Spalletti Punya Andil

Alasan Juventus Buru Pemain Keturunan Indonesia Tijjani Reijnders, Ternyata Luciano Spalletti Punya Andil

Kabar yang beredar di Italia dan Inggris mengatakan bahwa pemain keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders, bisa hengkang pada bursa transfer musim panas mendatang.

Trending

Respons Tegas Koh Doddy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Doddy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Doddy Tan
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
5 Alasan yang Buat Megawati Hangestri Diyakini Kian Dekat Berseragam Hyundai Hillstate

5 Alasan yang Buat Megawati Hangestri Diyakini Kian Dekat Berseragam Hyundai Hillstate

Setidaknya ada 5 alasan yang membuat volimania mulai menebak-nebak jika Megawati Hangestri akan berlabuh ke Hyundai Hillstate bukan Red Sparks musim depan.
Usai Dua Kali Dipecat, STY Siap Kembali Melatih: Dua Tawaran Asia

Usai Dua Kali Dipecat, STY Siap Kembali Melatih: Dua Tawaran Asia

Shin Tae-yong akhirnya buka suara soal masa depannya usai dua kali dipecat sepanjang 2025. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu mengaku tetap terbuka menerima.
Media Malaysia Soroti Comeback STY ke Indonesia sebagai Penasihat Teknik Timnas Football 7: Bukan Sosok Baru

Media Malaysia Soroti Comeback STY ke Indonesia sebagai Penasihat Teknik Timnas Football 7: Bukan Sosok Baru

Media Malaysia menyoroti kembalinya Shin Tae-yong (STY) ke Indonesia sebagai penasihat teknik Timnas Football 7 (F7) Indonesia: Bukan sosok baru.
Terpopuler Trend: Respons Istri dr Richard Lee Soal Kabar Sertifikat Mualaf Dicabut, hingga Akun Ahmad Dhani Mendadak Hilang

Terpopuler Trend: Respons Istri dr Richard Lee Soal Kabar Sertifikat Mualaf Dicabut, hingga Akun Ahmad Dhani Mendadak Hilang

Respons Istri dr Richard Lee soal kabar sertifikat Mualaf dicabut. Tanggapan Ahmad Dhani saat akun Instagramnya hilang buntut tudingan terhadap Maia Estianty
Niat dr Richard Lee Mualaf Diragukan, Doktif Bongkar Kelakuan DRL dalam Tahanan Sejak Sebulan Lalu

Niat dr Richard Lee Mualaf Diragukan, Doktif Bongkar Kelakuan DRL dalam Tahanan Sejak Sebulan Lalu

Dokter Detektif atau akrab disapa Doktif meragukan niat dr Richard Lee Mualaf, bahkan sebelum ramainya kabar dicabutnya sertifikat mualaf oleh Hanny Kristianto
Selengkapnya

Viral