News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Siswa di Jateng Dikeluarkan dari Sekolah Usai Orang Tua Kritik MBG, BGN Ungkap Faktanya

Ia menjelaskan, persoalan yang sempat menjadi perbincangan sudah diselesaikan oleh pihak sekolah
Rabu, 6 Mei 2026 - 12:47 WIB
Penampakan menu MBG di SDN Pondok Kelapa 01, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (2/4/2026).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Beredar kabar seorang siswa SDN 01 Banjaranyar, Pemalang, Jawa Tengah (Jateng) dikeluarkan dari sekolah usai orang tuanya mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Menanggapi hal tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan informasi tersebut tidak benar.  Koordinator Regional BGN Jawa Tengah, Reza Mahendra, menegaskan bahwa informasi tersebut muncul akibat kesalahpahaman yang kini telah ditangani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kejadian di SDN 01 Banjaranyar mengenai siswa yang dikeluarkan karena kritis terhadap MBG itu tidak benar. Hingga saat ini, tidak ada siswa yang dikeluarkan. Siswa tersebut masih berstatus peserta didik," kata Reza, dikutip Rabu (6/5/2026).

Ia menjelaskan, persoalan yang sempat menjadi perbincangan sudah diselesaikan oleh pihak sekolah. Selain itu, orang tua murid juga telah diberikan pemahaman terkait penggunaan anggaran dalam program MBG yang sebelumnya dipersoalkan.

Menurut Reza, sumber polemik berasal dari kesalahan persepsi mengenai biaya paket makanan, terutama pada periode bulan puasa. Sekolah kemudian melakukan klarifikasi langsung melalui pertemuan dengan wali murid untuk meluruskan informasi tersebut.

Penanganan persoalan ini juga melibatkan aparat setempat dan dilakukan melalui proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Di sisi lain, penyedia layanan program, yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pemalang Randudongkal 2, telah melakukan evaluasi terkait kualitas menu yang disajikan.

Berdasarkan penelusuran, isu ini sebenarnya sudah muncul sejak akhir Januari 2026, namun kembali ramai pada pertengahan April dengan narasi yang berkembang menjadi tudingan pemberhentian siswa secara sepihak.

Awalnya, perdebatan di media sosial berfokus pada keluhan orang tua mengenai Lembar Kerja Siswa (LKS). Seiring waktu, pembahasan meluas hingga menyentuh program MBG.

Informasi tersebut bermula dari komunikasi antara Babinsa dan pihak SPPG terkait persoalan lama antara wali murid dan sekolah. Kritik yang disampaikan mencakup beberapa hal, seperti LKS, iuran, hingga pelaksanaan MBG.

Khusus terkait MBG, kesalahpahaman terjadi karena orang tua menduga harga paket makanan mencapai Rp15 ribu. Padahal, tarif sebenarnya berada di kisaran Rp8 ribu untuk porsi kecil dan Rp10 ribu untuk porsi besar.

Sekolah kemudian mengundang wali murid untuk memberikan penjelasan. Namun setelah pertemuan tersebut, siswa yang bersangkutan tidak kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Situasi semakin berkembang setelah muncul dugaan adanya perundungan oleh pihak sekolah yang ramai diperbincangkan di media sosial. Pihak sekolah disebut telah berupaya mengajak siswa dan keluarganya kembali, namun belum membuahkan hasil.

Kasus ini kemudian berlanjut ke ranah hukum setelah mediasi yang difasilitasi dinas pendidikan tidak mencapai kesepakatan. Dalam prosesnya, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan beberapa kali dengan fokus pada dugaan perundungan, bukan terkait kritik terhadap program MBG.

Hingga awal Mei 2026, proses hukum masih berlangsung dengan pendampingan dari tingkat provinsi. Pertemuan lanjutan antara pihak terkait juga telah dilakukan untuk mencari penyelesaian.

BGN menegaskan akan terus melakukan perbaikan agar pelaksanaan program MBG berjalan optimal di sekolah-sekolah.

Sementara itu, Kepala SDN 01 Banjaranyar, Sri Umbartiningsih, menyampaikan bahwa peserta didik di sekolahnya menyambut baik program tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Siswa di sekolah kami sangat antusias adanya MBG. Ini dibuktikan dengan siswa yang menunggu ketika MBG dibagikan. Siswa sering kali meminta untuk memakan MBG punya temannya yang tidak berangkat sekolah," ujarnya.

Program MBG di wilayah tersebut dilayani oleh SPPG Pemalang Randudongkal 2 yang telah beroperasi sejak 1 September 2025 dan saat ini menjangkau 3.608 penerima manfaat. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waketum PSI Bro Ron Dipolisikan Balik Oleh Terduga Pelaku Pemukulan, Soal Penganiayaan

Waketum PSI Bro Ron Dipolisikan Balik Oleh Terduga Pelaku Pemukulan, Soal Penganiayaan

Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron dilaporkan balik ke polisi oleh terduga pelaku pemukulan dirinya.
Jakmania Tetap Diizinkan Hadir di Laga Persija Vs Persib, Stadion Segiri Tetap Tanpa Bobotoh

Jakmania Tetap Diizinkan Hadir di Laga Persija Vs Persib, Stadion Segiri Tetap Tanpa Bobotoh

Sempat kesulitan mencari kandang, Persija akhirnya memilih Stadion Segiri, Samarinda untuk menjamu Persib pada Minggu (10/5/2026). 
Alami Spin di Awal Balapan F1 GP Miami 2026, Max Verstappen Ternyata Mengira Kalau Dirinya...

Alami Spin di Awal Balapan F1 GP Miami 2026, Max Verstappen Ternyata Mengira Kalau Dirinya...

Awal balapan di Grand Prix Miami nyaris berakhir buruk bagi Max Verstappen setelah mobilnya berputar di Tikungan 2.
Curahan Hati Seorang Ibu Langsung Dijawab Sherly Tjoanda, Gubernur Malut itu dapat Kecupan Kasih Sayang

Curahan Hati Seorang Ibu Langsung Dijawab Sherly Tjoanda, Gubernur Malut itu dapat Kecupan Kasih Sayang

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda mendapatkan kecupan kasih sayang saat dirinya kunjungan kerja bersama komisi V DPR di Ternate.
Bursa Transfer Inter Milan: Gebrakan Nerazzurri, Serius Intip Peluang Rekrut Curtis Jones dari Liverpool Musim Panas Nanti

Bursa Transfer Inter Milan: Gebrakan Nerazzurri, Serius Intip Peluang Rekrut Curtis Jones dari Liverpool Musim Panas Nanti

Klub Liga Italia, Inter Milan, membuat kejutan di bursa transfer musim panas mendatang dengan mengincar bintang Liverpool sebagai target.
Tak Gentar Atas Gugatan Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok, KPK Yakin Penanganan Perkara Sesuai Prosedur

Tak Gentar Atas Gugatan Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok, KPK Yakin Penanganan Perkara Sesuai Prosedur

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespon soal gugatan praperadilan yang diajukan oleh eks Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setiawan.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral