Bakom RI Gandeng 40 Homeless Media Jadi Mitra Strategi Komunikasi Pemerintah, Qodari Akui Standar Pers Masih Jadi PR
- YouTube Bakom Pemerintah RI
Jakarta, tvOenews.com - Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah mengumumkan resmi merangkul kelompok media digital yang tergabung dalam New Media Forum.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bakom, Muhammad Qodari, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026).
Qodari menyebut bahwa New Media Forum yang dulu disebut Homeless Media kini digandeng sebagai mitra baru pemerintah dalam ekosistem media digital nasional.
"Kami menyambut hangat kehadiran teman-teman dari New Media Forum, mitra baru dari Badan Komunikasi Pemerintah dalam ekosistem media digital di Indonesia," ujar Qodari, dikutip Kamis (7/5/2026).
Qodari menjelaskan, para pelaku media digital yang disebut “homeless media” itu kini mulai bertransformasi menjadi entitas new media dengan struktur yang lebih jelas.
"New Media Forum ini wadah kolaborasi dari beberapa pelaku new media. Jadi dulu namanya dikenal dengan istilah homeless media, tapi teman-teman berusaha bertransformasi menjadi new media," katanya.
Alasan Bakom RI Rangkul 40 Homeless Media
Qodari mengklaim kehadiran media digital baru ini mampu menjangkau masyarakat lebih luas melalui kanal digital yang dimilikinya.
Karena itu, menurutnya, pemerintah perlu merangkul kelompok media ini agar kualitas dan standar produknya lebih baik.
Ia mengakui, media digital baru ini juga perlu didorong supaya memiliki standar kerja jurnalistik yang mendekati media konvensional, termasuk penerapan prinsip cover both side.
Qodari mengakui masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dibenahi dan menjadi pekerjaan rumah (PR) oleh New Media Forum, terutama terkait penyelarasan standar produk jurnalistik dengan media arus utama maupun lembaga seperti Dewan Pers.
Namun, ia menegaskan pendekatan yang dipilih pemerintah bukan menjauhkan, melainkan membina dan mengajak media-media tersebut berkembang bersama.
"Namun pandangan kami, New Media harus dirangkul agar dapat meningkatkan kualitas dan standar agar produk dari New Media ini makin berkualitas seperti halnya media konvensional."
Qodari juga mengungkapkan pihaknya sempat berdiskusi dengan para pelaku new media mengenai kemungkinan penerapan mekanisme jurnalistik seperti cover both side maupun sistem verifikasi informasi.
"Jadi kemarin saya diskusi kami diskusi di Bakom dengan teman-teman new media, apakah mungkin misalnya apakah bisa di new media itu ada mekanisme cover both side?"
"Kalau misalnya belum memungkinkan, metode apa lagi yang bisa dipakai, misalnya metode verifikasi, itu saran dari teman-teman new media."
Ia menambahkan, media-media itu saat ini memang hanya bermodal beberapa unsur kelembagaan, mulai dari badan usaha hingga struktur redaksi dan alamat kantor.
"Tapi beberapa aspek yang lain sudah dipenuhi, misalnya ada perusahaannya, ada semacam redaksinya, ya, ada alamatnya," imbuhnya.
Daftar 40 New Media yang Disebut Bakom
Dalam penjelasannya, Bakom tak menampik bahwa homeless media sebagai media digital yang sebelumnya belum memiliki bentuk kelembagaan seperti media arus utama.
Namun, perkembangan industri digital membuat sebagian dari mereka mulai bertransformasi menjadi perusahaan media dengan identitas organisasi yang lebih jelas.
Sejumlah nama populer turut disebut dalam konferensi pers tersebut, di antaranya Narasi milik Najwa Shihab, CXO Media, Folkative, Indozone, hingga USS Feeds.
Berikut adalah daftar 40 media yang diumumkan Bakom RI sebagai mitra pemerintah:
1. Folkative
2. Indozone
3. Dagelan
4. Indomusikgram
5. Infipop
6. Narasi
7. Muslim Folks
8. USS Feeds
9. Bapak-Bapak ID
10. Menjadi Manusia
11. GNFI
12. Cretivox
13. Kok Bisa
14. Taubatters
15. Pandemic Talks
16. Kawan Hawa
17. Volix
18. Ngomongin Uang
19. Big Alpha
20. Good Stats
21. Hai Dudu
22. Proud Project
23. Vibiz
24. Unframed
25. Kumpul Leaders
26. CXO Media
27. The Maple Media
28. How to be Nothing
29. Everest Media
30. Geometry Media
31. Folks Daily
32. Dream
33. Melodi Alam
34. NKTSHI
35. Modestalk
36. Lead Media
37. Nalar TV
38. Mahasiswa dan Jakarta
39. Notch Plus
40. Mature Indonesia. (rpi)
Load more