Hadapi El Nino, Pemerintah Andalkan 240 Bendungan untuk Amankan Ketahanan Pangan
- Abdul Gani Siregar-tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menyiapkan infrastruktur sumber daya air sebagai garda terdepan menghadapi ancaman fenomena El Nino yang berpotensi memicu kekeringan di berbagai wilayah Indonesia.
Sebanyak 240 bendungan yang telah beroperasi kini disiagakan untuk menjaga pasokan air, menopang produksi pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan pembangunan bendungan dan jaringan irigasi merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan sebagaimana tertuang dalam Asta Cita.
“Pembangunan bendungan dan jaringan irigasi merupakan bagian dari komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional sejalan dengan asta cita untuk mencapai kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor,” kata Kurnia dalam konferensi pers di Kantor Bakom, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).
Ia menjelaskan keberadaan bendungan menjadi elemen krusial bagi sektor pertanian karena menjamin ketersediaan air baku di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim.
Tanpa dukungan infrastruktur tersebut, banyak lahan pertanian masih bergantung pada hujan sehingga rentan mengalami gagal tanam saat musim kemarau panjang maupun terdampak banjir ketika curah hujan meningkat.
“Ketersediaan air baku menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan produksi pertanian di Indonesia. Tanpa dukungan bendungan dan irigasi yang memadai, banyak wilayah pertanian masih mengandalkan pola tanam tadah hujan yang rentan terhadap perubahan musim termasuk ancaman kekeringan saat El Nino maupun banjir curah hujan tinggi,” ujarnya.
Sebagai bagian dari penguatan infrastruktur air nasional, pemerintah saat ini juga tengah mempercepat pembangunan 15 bendungan baru yang ditargetkan selesai secara bertahap hingga 2029.
Proyek tersebut tersebar di 10 provinsi dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp32,806 triliun.
Menurut Kurnia, tambahan bendungan tersebut akan melengkapi kapasitas infrastruktur yang sudah ada untuk memastikan pasokan air bagi sektor pertanian tetap terjaga di tengah meningkatnya risiko iklim ekstrem.
Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum per 24 Juli 2026, sebanyak 240 bendungan yang telah beroperasi memiliki total kapasitas tampungan mencapai 9,74 miliar meter kubik air.
Load more