GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Kabar Laga Persija VS Persib Batal Akibat GBK Dipakai HUT GRIB Jaya, Jakmania: Ironis Sepak Bola Kalah dengan Ormas

Laga Persija melawan Persib yang sejatinya berlangsung di Jakarta pada 10 Mei 2026 dikaitkan dengan organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya.
Jumat, 8 Mei 2026 - 07:17 WIB
Ketua Umum GRIB Jaya Hercules
Sumber :
  • YouTube GRIB TV

Jakarta, tvOnenews.com - Laga Persija melawan Persib yang sejatinya berlangsung di Jakarta pada 10 Mei 2026 dikaitkan dengan organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya.

Pasalnya, pada saat bersamaan Gelora Bung Karno (GBK) yang direncanakan menjadi kandang Persija Jakarta melakoni tamunya Persib Bandung justru terjadwal digunakan acara HUT GRIB Jaya ke-15.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini tentu memupuk kekecewaan dari fans Persija yakni Jakmania yang berharap dapat menyaksikan jalannya pertandingan di Jakarta.

Bahkan, jagat media sosial turut diramaikan dengan informasi tergusurnya laga Persija melawan Persib di GBK akibat kegiatan HUT ke-15 GRIB Jaya besutan Rosario de Marshall alias Hercules.

Persib Vs Persija
Persib Vs Persija
Sumber :
  • Persib.co.id

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pun enggan mengomentari isu gagalnya pertandingan Persija di GBK akibat berbenturan dengan jadwal GRIB Jaya.

"Saya enggak mau berspekulasi karena terus terang saya enggak tahu kalau ada acara GRIB, secara pribadi ya saya enggak tau," kata Pramono kepada awak media, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Bukan hanya tak tahu akan kegiatan GRIB, Pramono juga mengaku merasa kecewa akan keputusan otoritas Liga 1 Indonesia dan stakeholder.

Kekecewaan ditengarai laga Persija melawan Persib yang tak lagi dapat berlangsung di Jakarta.

"Saya pribadi kecewa karena saya berharap bahwa pertandingan bisa diadakan di Jakarta," ujarnya.

Selain itu, Pramono mengaku tak dapat berbuat banyak usai keputusan laga Persija melawan Persib berlangsung di Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda.

Ia mengaku telah menemui sejumlah pihak terkait alasan dibatalkannya laga Persija dengan Persib di Jakarta.

"Saya tidak mau berpolemik terhadap hal itu karena saya reasoning atau alasan yang disampaikan oleh pihak-pihak yang berkompeten untuk penyelenggaraan ini saya sudah mendengarkan secara langsung," ungkapnya.

Jakmania Kecewa

Pendukung Persija, Jakmania banyak mengungkap kekecewaannya melalui sejumlah wadah informasi termasuk media sosial terkait batalnya laga tersebut di Jakarta.

Eks Ketua Umum Jakmania, Richard Ahmad mengaku jika dirinya banyak menampung rasa kekecewaan dari pendukung tim berjulukan Macan Kemayoran tersebut.

"Fiks pertandingan dipindahkan, dan ini menjadi elus dada, kecewa berat teman-teman dari grass root maupun darimanapun sangat kecewa kenapa tidak bisa di gelar di Jakarta," kata Richard dikutip dari akun YouTube @NusantaraTV.

Sindiran The Jakmania untuk Persija
Sindiran The Jakmania untuk Persija
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Dasar kekecewaan tersebut, Richard turut mempertanyakan alasan otoritas terkait memindahkan laga Persija melawan Persib.

Bukan hanya itu, dirinya turut menyinggung sejumlah agenda besar di Jakarta yang telah terlewati hingga tak bersinggungan dengan jadwal pertandingan tersebut.

"Satu sisi saya mencari informasi secara detail apa yang menjadi dasar itu. Nah kalau dasarnya ada agenda besar itu sudah terlewati misalnya May Day, atau aksi mahasiswa. Kenapa tidak bisa digelar di Jakarta ini menjadi tanda tanya besar," katanya.

Ia pun menyinggung soal adanya agenda HUT GRIB Jaya ke-15 yang akan berlangsung di GBK pada 10 Mei 2026.

Tak tanggung-tanggung, ia menyinggung janji Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang ingin memajukan sepak bola Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya juga nyimak ada informasi itu. Tapi kalau misalnya benar itu terjadi, ini adalah yang katanya Pak Presiden atau Pak Menpora atau Pak Erick Thohir sebagai ketua PSSI ingin memajukan sepak bola dan mengibarkan merah putih di internasional ini menjadi kemunduran," kata Richard.

"Ternyata sepak bola kalah dengan ormas yang akan menggelar acara di GBK dan ini sangat ironis. Dan kalau ini terjadi di tanggal 10 dilakukan oleh mereka, pastinya ini kekecewaan berat pecinta sepak bola seluruhnya," pungkasnya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelajar SMK dan Relawan SPPG di Sleman Jadi Korban Kekerasan Seksual Usai Dicekoki Miras

Pelajar SMK dan Relawan SPPG di Sleman Jadi Korban Kekerasan Seksual Usai Dicekoki Miras

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan seorang pelajar SMK dan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menjadi perhatian masyarakat. 
Marak Kecelakaan Akibat Pengguna Jalan Nekat Terobos Rel, KAI Daop 6 Yogyakarta Tutup 38 Perlintasan Liar

Marak Kecelakaan Akibat Pengguna Jalan Nekat Terobos Rel, KAI Daop 6 Yogyakarta Tutup 38 Perlintasan Liar

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta terus menggencarkan penutupan perlintasan liar di sejumlah wilayah operasionalnya. 
Bareskrim Polri Periksa Eks Kapolres Bima Kota hingga Maulangi, Dalami TPPU Kasus Narkoba

Bareskrim Polri Periksa Eks Kapolres Bima Kota hingga Maulangi, Dalami TPPU Kasus Narkoba

Eko menerangkan, tim penyidik juga tenga menelusuri kemungkinan adanya pihak-pihak yang turut menikmati maupun membantu menyamarkan hasil kejahatan.
Cara Kiai Cabul di Pati Perdaya Santriwati, Korban Didoktrin Demi ‘Serap Ilmu’ dari Guru

Cara Kiai Cabul di Pati Perdaya Santriwati, Korban Didoktrin Demi ‘Serap Ilmu’ dari Guru

Bahkan, Kiai Ashari disebut telah melakukan perbuatan tersebut sebanyak 10 kali di lokasi berbeda.
Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.350 per Dolar AS di Tengah Potensi Kenaikan Harga BBM Akibat Tingginya Tekanan Fiskal

Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.350 per Dolar AS di Tengah Potensi Kenaikan Harga BBM Akibat Tingginya Tekanan Fiskal

Sementara perdagangan di pasar spot pada Jumat, 8 Mei 2026 hingga pukul 09.02 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.350 per dolar AS.
Betapa Kagetnya Orang Tua Temukan Uang Ratusan Ribu dalam Tas Anak Gadisnya, Ternyata Ia Bekerja Jadi PSK

Betapa Kagetnya Orang Tua Temukan Uang Ratusan Ribu dalam Tas Anak Gadisnya, Ternyata Ia Bekerja Jadi PSK

Kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan anak di bawah umur kembali mengguncang Kota Blitar. 

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Banjir yang melanda kawasan dataran tinggi seperti Puncak dan Cipanas, Kabupaten Cianjur, memicu keprihatinan serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat jujur, celetukan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat cicipi buah kenari Desa Sebelei langsung viral di medsos dan sukses bikin warganet tertawa.
Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menemui Altaf, bocah asal Ternate yang dicemooh teman-temannya efek kerap bicara bahasa Inggris dengan turis.
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat

Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat

Tepati janji kampanye, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda kunjungi Suku Togutil, perjuangkan hunian untuk masyarakat adat.
Selengkapnya

Viral