News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Kebijakan Potongan Aplikator Ojek Online 8 Persen, Pengemudi Minta Segera Diatur dalam Aturan Resmi

Kebijakan tarif potongan aplikator ojek online dari 20 persen jadi 8 persen disambut baik para pengemudi.Pemerintah diminta segera tuangkan dalam aturan resmi.
Jumat, 8 Mei 2026 - 08:53 WIB
Kebijakan Potongan Aplikator Ojek Online 8 Persen, Pengemudi Minta Segera Diatur dalam Aturan Resmi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kebijakan Presiden Prabowo Subianto menurunkan tarif potongan aplikator ojek online dari 20 persen menjadi 8 persen disambut baik oleh para pengemudi.

Gabungan pengemudi ojek online (ojol) bahkan menggelar acara syukuran setelah pengumuman Presiden pada Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 awal Mei lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang pengemudi ojol bernama Yudi mengatakan, syukuran yang diadakan adalah bentuk apresiasi kepada para pengemudi.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak mengandung unsur politis.

“Ini saya perlu tegaskan tidak ada bersifat politis, tapi memang normatif murni aspirasi kami terkait potongan yang begitu menggila. Hari demi hari makin besar bahkan sampai 40-50 persen,” kata Yudi, Kamis (7/5/2026).

Terkait potongan 8 persen di dalam kebijakan baru, Yudi menilai hal ini sudah sesuai dengan harapan para rekan sejawatnya.

Yudi berharap pemerintah segera merealisasikan kebijakan tersebut, bukan sekadar pernyataan dari Presiden.

“Nah terkait untuk realisasi, ini kan baru statement dari Bapak Presiden,” katanya.

Acara syukuran tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu. Ia mengaku terkejut karena tuntutan awal para pengemudi ojol sebenarnya hanya meminta penurunan potongan menjadi 10 persen.

“Jadi perjuangan teman-teman driver ojek online adalah menurunkan tarif potongan 10 persen. Nah, kita kaget ketika kemarin Pak Prabowo mengatakan tidak 10 persen, tapi 8 persen,” kata Adian.

Adian menilai, kebijakan ini adalah kemenangan dari perjuangan para pengemudi yang telah bersuara sejak lama.

“Dalam konteks persentase tersebut, seluruh driver ojol saya lihat senang. Yang dia perjuangkan satu pertempuran sudah dimenangkan,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan agar negara tidak berubah menjadi pemain baru di sektor aplikator transportasi daring dengan membeli saham perusahaan aplikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, peran negara harusnya fokus pada mengawasi dan melindungi para pekerja termasuk pengemudi ojol.

“Cukuplah sebatas kepemilikan saham saja. Kenapa? Ada banyak aplikasi yang lain termasuk kayak JogjaKita, ada NuJek, ada Josal, banyak sekali,” tuturnya. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Periksa Eks Kapolres Bima Kota hingga Maulangi, Dalami TPPU Kasus Narkoba

Bareskrim Polri Periksa Eks Kapolres Bima Kota hingga Maulangi, Dalami TPPU Kasus Narkoba

Eko menerangkan, tim penyidik juga tenga menelusuri kemungkinan adanya pihak-pihak yang turut menikmati maupun membantu menyamarkan hasil kejahatan.
Cara Kiai Cabul di Pati Perdaya Santriwati, Korban Didoktrin Demi ‘Serap Ilmu’ dari Guru

Cara Kiai Cabul di Pati Perdaya Santriwati, Korban Didoktrin Demi ‘Serap Ilmu’ dari Guru

Bahkan, Kiai Ashari disebut telah melakukan perbuatan tersebut sebanyak 10 kali di lokasi berbeda.
Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.350 per Dolar AS di Tengah Potensi Kenaikan Harga BBM Akibat Tingginya Tekanan Fiskal

Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.350 per Dolar AS di Tengah Potensi Kenaikan Harga BBM Akibat Tingginya Tekanan Fiskal

Sementara perdagangan di pasar spot pada Jumat, 8 Mei 2026 hingga pukul 09.02 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.350 per dolar AS.
Betapa Kagetnya Orang Tua Temukan Uang Ratusan Ribu dalam Tas Anak Gadisnya, Ternyata Ia Bekerja Jadi PSK

Betapa Kagetnya Orang Tua Temukan Uang Ratusan Ribu dalam Tas Anak Gadisnya, Ternyata Ia Bekerja Jadi PSK

Kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan anak di bawah umur kembali mengguncang Kota Blitar. 
KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, pada Senin (4/5/2026) lalu. Sebut kalau...
Punya Tunggakan PBB-P2? Pemprov DKI Jakarta Beri Keringanan pada 2026

Punya Tunggakan PBB-P2? Pemprov DKI Jakarta Beri Keringanan pada 2026

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberikan insentif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 tahun 2026. 

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Banjir yang melanda kawasan dataran tinggi seperti Puncak dan Cipanas, Kabupaten Cianjur, memicu keprihatinan serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menemui Altaf, bocah asal Ternate yang dicemooh teman-temannya efek kerap bicara bahasa Inggris dengan turis.
Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat jujur, celetukan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat cicipi buah kenari Desa Sebelei langsung viral di medsos dan sukses bikin warganet tertawa.
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat

Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat

Tepati janji kampanye, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda kunjungi Suku Togutil, perjuangkan hunian untuk masyarakat adat.
Selengkapnya

Viral